Tazkiyatun Nafs

Berkaca Kepada Figur Teladan

Pemimpin yang baik harus sabar, pandai, tahan godaan, kuat perencanaan, serta memulai kebaikan dari diri sendiri dan keluarganya.Oleh: Sholih Hasyim*

Selengkapnya

Mereka Bersatu, Kita Beradu

Orang-orang Yahudi bersama, tetapi tidak bekerjasama. Secara fisik bersatu, tetapi tidak ada keakraban hati. Mereka tidak berkumpul, tetapi hanya berkerumun. Apakah kita seperti itu?

Selengkapnya

Pesan Moral Idul Qurban dan Ruhul Ukhuwwah

Allah tidak akan pernah memberikan kemuliaan kepada siapapun/bangsa mana pun dalam perpecahan, baik pada umat terdahulu atau di zaman akhir

Selengkapnya

Mari Kembali ke Masjid

Di zaman Nabi, masjid memiliki multifungsi. Maka ketika hijrah ke Madinah pertama kali yang didirikan adalah masjid. Selain sebagai tempat ibadah, juga berfungsi mengatasi problematika sosial

Selengkapnya

Kehidupan Berperadaban

Islam datang membawa perubahan. Kehadiran Islam untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya (iman). Itulah kehidupan yang berperadabanOleh Sholih Hasyim

Selengkapnya

Menyikapi Karakteristik Zaman

Inilah zaman baru, di mana umat Islam harus mengalami krisis multidimensional (‘azmah kubro) dan fitnah. Bisakah kita lalui ini?

Selengkapnya

Hindari Bencana, Waspadai Sikap Thagha!

Kehancuran bangsa-bangsa yang pernah jaya pada zaman dahulu pemicunya adalah melestarikan sikap thagha

Selengkapnya

Memahami Epistemologi Islam

Solusinya kita mesti memperkenalkan kembali para ulama kita yang mu’tabar kepada kaum muslimin

Selengkapnya

Tazkiyatu Nafs: Menerangi Kegelapan Hati

Cahaya itu merupakan kunci menuju bagian pengetahuan yang lebih besar. Cahaya itu sendiri bukanlah ungkapan kebenaran. Kebenaran itu harus dicari, tetapi kini ia telah menemukan keterbatasan akal

Selengkapnya

Page 44 of 44« First...102030...4041424344