Doa-doa untuk Mengangkat Bala atau Musibah

Dengan membaca doa ini, atas izin Allah, kita akan dilindungi dan diproteksi dari musibah yang buruk, penyakit yang sangat membahayakan dan bala

Doa-doa untuk Mengangkat Bala atau Musibah
zulkarnain/hidayatullah.com
[Ilustrasi]

Terkait

Hidayatullah.com | DALAM hadits-hadits Nabi, disebutkan bahwa doa bisa mengangkat bala atau musibah. Berikut ini adalah beberapa doa yang disarikan dari sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Pertama, doa untuk melindungi diri dari penyakit yang membahayakan. Virus corona masuk dalam kategori ini.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ، وَالْجُنُونِ، وَالْجُذَامِ، وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ
“Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari penyakit kulit, gila, lepra, dan dari berbagai penyakit lain yang berbahaya.” (HR. Abu Dawud, Nasa`i, Ahmad dan Ibnu Hibban)

Kedua, dengan membaca doa ini Allah akan mengganti orang yang tertimpa dengan ganti yang lebih baik.

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
“Sesungguhnya kami milik Allah dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan. Ya Allah, berilah kami pahala karena mushibah ini dan tukarlah bagiku dengan yang lebih baik daripadanya.”

Ketiga, ketika doa ini dibaca, maka tidak akan ada yang membahayakannya sedikit pun atas izin Allah.

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan apa saja yang Dia ciptakan.” (HR. Muslim)

Keempat, dengan doa ini akan terselamatkan dari penyakit ‘ain (penyakit yang timbul dari mata kedengkian).

اللهُمَّ أَذْهِبْ عَنْهُ حَرَّهَا، وَبَرْدَهَا، وَوَصَبَهَا
“Ya Allah hilangkanlah panasnya, dinginnya dan sakitnya.” (HR. Ahmad)

Kelima, dengan doa ini bisa dilindungi dari beberapa musibah seperti kesengsaraan, takdir yang buruk dan cacian musuh.

اللهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ جَهْدِ البَلاَءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوءِ القَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ
“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari cobaan yang menyulitkan, kesengsaraan yang menderitakan, takdir yang buruk dan cacian musuh.” (HR. Bukhari)

Keenam, doa untuk melindungi diri dari hilangnya nikmat, lepasnya kesehatan, siksaan tiba-tiba dan murka Allah.

اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari lepasnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.” (HR. Muslim)

Ketujuh, doa untuk meminta kebaikan dunia-akhirat dan perlindungan diri dari semua kejahatan dan keburukan.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِي خَيْرًا
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu semua kebaikan, baik yang cepat (di dunia) maupun yang di tangguhkan (di akhirat), yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Dan aku berlindung kepada-Mu dari semua keburukan, baik yang cepat (di dunia) maupun yang ditangguhkan (di akhirat), yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan yang dimohonkan hamba-Mu dan Nabi-Mu kepada-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang hamba-Mu dan Nabi-Mu berlindung darinya kepada-Mu. Ya Allah, sungguh aku memohon surga memohon surga kepada-Mu dan semua yang mendekatkan diriku kepadanya dari perkataan atau perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan semua yang mendekatkan diriku kepadanya dari perkataan dan perbuatan. Serta aku memohon kepada-Mu agar Engkau menjadikan semua ketentuan yang Engkau tentukan kepadaku sebagai kebaikan.” (HR. Ibnu Majah)

Dengan membaca doa ini, atas izin Allah, kita akan dilindungi dan diproteksi dari musibah yang buruk, penyakit yang sangat membahayakan dan bala.

Penulis jadi ingat pernyataan Ibnu Hajar dalam kitab “Fath Al-Bari” bahwa doa laksana perisai atau tameng dalam perang. Kalau perisai melindungi orang dari tombak dan panah yang dilesatkan. Sementara doa untuk memproteksi diri dari hal buruk yang akan atau sedang menimpa.*Mahmud Budi Setiawan

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !