Sabtu, 18 September 2021 / 11 Safar 1443 H

Oase Iman

Rasa Takut yang Benar

Bagikan:

SETIAP orang pernah mengalami rasa takut. Seorang muslim juga harus memiliki sifat takut dalam hidup, namun pada dimensi yang tepat.

Betapa banyak orang mengalami ketakutan dalam hidupnya namun tidak pada jalan yang benar. Takut tatkala dipecat bosnya, takut disaingi bisnisnya, takut miskin karena menyekolahkan anak dan masih banyak ketakutan-ketakutan lainnya. Takut seperti itu tidak benar. Allah Subhanahu Wata’ala telah singgung tentang orang-orang seperti tipe diatas.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

ولا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا (الإسراء 31)

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.”

Disisi lain, Allah Subhanahu Wata’ala menceritakan orang-orang yang menempatkan rasa takut yang pada posisi yang tepat. Mereka itu adalah pewaris para nabi.

Baca: Tumbuhkanlah Rasa Takut pada Allah

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

ۗ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ (فاطر 28)

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

Dari pemaparan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa rasa takut itu sangat perlu, namun harus pada domain yang benar; karena jangan sampai rasa takut yang dititipkan Allah swt kepada kita di salah artikan.*/Wandi Bustami

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kaki Tangan Penguasa dan Tanda Akhir Zaman

Kaki Tangan Penguasa dan Tanda Akhir Zaman

Mengikuti Jejak Ikhlas Para Nabi Allah

Mengikuti Jejak Ikhlas Para Nabi Allah

Tua dan Sakit dalam Pandangan Islam (1)

Tua dan Sakit dalam Pandangan Islam (1)

Pelajaran dari Wanita Pelit

Pelajaran dari Wanita Pelit

Belajar dari Kisah Ibrahim, Ayahnya, dan Kaumnya

Belajar dari Kisah Nabi Ibrahim, Ayahnya, dan Kaumnya

Baca Juga

Berita Lainnya