Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Oase Iman

Keajaiban Surat Ar Rahman

Bagikan:

GURU besar Universitas al-Azhar Syeikh Prof. Abdul Hayy Al-Farmawi memberi pesan:

Diantara keajaiban yang luar biasa dalam al- Qur’an, khususnya Surat Ar Rahman. Sudah maklum bahwa firman Allah ta’alaa berbunyi;

فَبِأَيِّ آﻵءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ “fa biayyi aalaa-I robbikumaa tukadz-dzibaan” (Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi, yang kamu dustakan?)

Ayat ini disebutkan dalam surah “Ar-Rahmaan” sebanyak 31 kali. Pengulangan ayat tersebut diklasifikasikan sebagai berikut;

8 kali diantaranya:  Setiap ayat-ayat tersebut disebutkan setelah Allah azza wa jalla berfirman dengan ayat-ayat-Nya yang menunjukkan keagungan dan kekuasaan-Nya baik di alam ini maupun dalam diri manusia.

7 kali diantaranya:  Setiap ayat-ayat tersebut disebutkan setelah Allah ‘azza wa jalla berfirman dengan ayat-ayatnya yang menunjukkan tentang peringatan dan ancaman terhadap siapa saja yang ingkar dan mendustai ayat-ayat yang 8 sebelumnya atau salah satu diantaranya.

8 kali berikutnya:  Sisebutkan untuk memberi kabar gembira bagi “siapa saja yang takut terhadap kebesaran Tuhannya” dan juga menahan diri dari keinginan hawa nafsunya dan beriman dengan seluruh ayat-ayat Allah.. untuknya dua surga.

Selanjutnya permulaan ayat 36 sampai akhir ayat 61 memaparkan tentang gambaran dua buah surga tersebut dan apa saja yang ada di dalamnya berupa bermacam-macam nikmat yang membuat manusia bahagia dan memotivasi mereka untuk taat terhadap Allah.

8 kali berikutnya :  Disebutkan untuk memberi kabar gembira bagi (siapa saja yang takut terhadap kebesaran Tuhannya) dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya dan beriman kepada seluruh ayat-ayat Allah.. bahwa untuk mereka ada dua surga yang lain yang menjadi bonus dari dua surga sebelumnya, sebagai bentuk penghormatan dan anugerah untuk para wali-Nya yang sholih.

Selanjutnya permulaan ayat 62 sampai akhir ayat 78 (akhir surah) memaparkan tentang gambaran dua surga tersebut begitu juga apa saja yang ada di dalamnya berupa kenikmatan yang membahagiakan manusia dan memotivasi mereka untuk taat terhadap Allah.

Semoga Allah menolong kita sehingga kita menjadi golongan hamba-Nya yang takut terhadap kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsu sebagai bentuk ketaatan terhadap Allah dan mendekatkan diri keharibaan-Nya. Aamiin.

الْعَبْدُ الْفَقِيْرُ إِلَى عَفْوِ مَوْﻻَهُ   عَبْدُاْلحَيِّ اَلْفَرْمَاوِيّ

(Hamba yang sangat membutuhkan ampunan Tuhannya).*/Pesan Syeikh Abdul Hayyi Al-Farmawi disampaikan pada Fahmi Salim

 

 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sempurnakan Cintamu Kepada Rabb-mu

Sempurnakan Cintamu Kepada Rabb-mu

Islam dan “Ekonomi Percintaan”

Islam dan “Ekonomi Percintaan”

Antara Amal Muslim dan Amal Orang Kafir

Antara Amal Muslim dan Amal Orang Kafir

Waspada! Ujub Penghancur Segala Amal Kebaikan

Waspada! Ujub Penghancur Segala Amal Kebaikan

Rasulullah Sebagai Suri Tauladan yang Luar Biasa

Rasulullah Sebagai Suri Tauladan yang Luar Biasa

Baca Juga

Berita Lainnya