Jum'at, 22 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Lentera Hidup

Melakukan Dosa, Menyesallah!

Bagikan:

(عن ابن عباس قالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم: كَفَّارَةُ الذَّنْبِ النَّدَامَةُ (الطبراني

 Artinya: Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu bahwasannya Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Penutup dosa adalah penyesalan.” (Riwayat Ath Thabarani, dihasankan oleh Imam As Suyuthi)

Dalam hal ini Ibnu Razin berkata,”Bagian dari kekhususan umat ini, bahwasaanya penyesalan merupakan bentuk pertaubatan. Sedangkan di kalangan Bani Israil, jika salah satu dari mereka melakukan kesalahan, maka diharamkan kepadanya seluruh macam makanan yang baik dan kesalahaannya akan tertulis di pintunya rumahnya. (Faidh Al Qadir, 5/8)

Penyesalan merupakan bagian yang tidak terpisah dari pertaubatan. Imam An Nawawi menyatakan bahwasannya taubat memiliki beberapa syarat. Dalam perkara dosa yang berhubungan dengan hak Allah, maka syarat taubat adalah beristighfar, menyesal, dan berazam untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut. Jika berkenaan dengan hak sesama manusia, maka tiga syarat tersebut ditambah dengan mengembalikan haknya atau meminta kerelaanya dan maafnya. (Al Adzkar, hal. 309. 310)

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Siapa yang Memudahkan, Maka Allah Memudahkannya Dunia-Akhirat

Siapa yang Memudahkan, Maka Allah Memudahkannya Dunia-Akhirat

Dengan Al Qur`an, Allah Angkat Dan Hinakan Kaum

Dengan Al Qur`an, Allah Angkat Dan Hinakan Kaum

Misk, Rajanya Parfum

Misk, Rajanya Parfum

Yang Shalih Beristighfar, Bagaimana Pendosa?

Yang Shalih Beristighfar, Bagaimana Pendosa?

Mencari Nafkah Adalah Sedekah

Mencari Nafkah Adalah Sedekah

Baca Juga

Berita Lainnya