Kamis, 21 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Lentera Hidup

Beginilah Bantal Rasulullah, Bagaimana Bantal Kita?

Bantal (ilustrasi)
Bagikan:

عن عائشة رضي الله عنها :كَانَ وِسَادَتُهُ الَّتِى ينَامُ عَلَيْهَا بِاللَّيْلِ مِنْ أَدَمِ حَشْوُهَا لِيْفٌ -الترمذي

Artinya: Dari Aisyah-radhiyallahu `anha-Bahwasannya bantalnya (Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam) yang mana beliau tidur di atasnya di malam hari (terbuat) dari kulit yang telah disama’, isinya daun korma. (Riwayat At Tirmidzi dan dihasankan oleh Al Hafidz As Suyuthi)

Hadits di atas menunjukkan bahwa Rasulullah Shallalahu Alaihi Wasallam memiliki kesempurnaan dalam zuhud, dan penolakan beliau terhadap dunia sekaligus perhiasannya serta berbangga terhadapnya.

Hadits di atas juga menunjukkan halalnya menggunakan bantal dan sejenisnya yang berupa alas serta tidur di atasnya. Akan tetapi para ulama menyatakan bahwa lebih utama bagi siapa saja yang sifat melasnya mendominasi, untuk tidak berlebih-lebihan dalam hal isi bantal atau alas. Karena hal itu menyebabkan banyaknya tidur dan lalai dari menyibukkan diri dari perkara-perkara kebaikan. Demikian penjelasan dari Al Allamah Abdur Ra’uf Al Munawi. (Faidh Al Qadir, 5/181)

 

 

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Bersin Rasulullah dan Bersin Manusia Awam

Bersin Rasulullah dan Bersin Manusia Awam

Ke Masjid, Raih Apa yang Engkau Niatkan!

Ke Masjid, Raih Apa yang Engkau Niatkan!

Berwibawa di Hadapan Makhluk

Berwibawa di Hadapan Makhluk

Yang Dibunuh dan yang Terbunuh di Neraka

Yang Dibunuh dan yang Terbunuh di Neraka

Tabung Kebaikan dengan Sembunyikan Musibah dan Sakit

Tabung Kebaikan dengan Sembunyikan Musibah dan Sakit

Baca Juga

Berita Lainnya