Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Hikmah

Pergi dari Baghdad Tatkala Sahabat Rasulullah Dicela

Bagikan:

SYEIKH ABU KHAIR AL QAZWINI merupakan ulama besar dalam fiqih madzhab Asy Syafi’i juga seorang sufi. Ia merupakan ulama yang mengajar di Nidzamiyah Baghdad. Meriwayatkan hadits dari kitab-kitab besar seperti Shahih Muslim, Sunan Al Baihaqi, Musnad Ishaq serta lainnya.

Tatkalah Ibnu Shahib, salah satu pemimimpin di istana Baghad menampakkan diri sebagai penganut Rafidhah, Al Qazwini mendatangi Abu Ahmad bin Sukainah di malam hari, untuk berpamitan menuju negerinya Qazwin.

Abu Ahmad bin Sukainah pun menahannya,”Engkau di sini lebih baik, bisa memberi manfaat kepada manusia.”

Al Qazwini pun menjawab,”Aku berlindung dari Allah jika aku tinggal di negeri dimana ada orang terang-terangan menghina sahabat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.”

Kemudian Al Qazwini pun keluar dari Baghdad menuju Qazwin, dan di negerinya itu ia wafat. (Thabaqat Asy Syafi’iyah Al Kubra, 6/11)

 

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Abu Hanifah Berfatwa untuk Bedah Perut Mayat

Abu Hanifah Berfatwa untuk Bedah Perut Mayat

Amalan “Andalan” Abu Utsman Al Hiri

Amalan “Andalan” Abu Utsman Al Hiri

Ketika Para Ulama Sufi berada di Tengah-Tengah Pertempuran

Ketika Para Ulama Sufi berada di Tengah-Tengah Pertempuran

Rela Menginap untuk Peroleh Tempat di Majelis

Rela Menginap untuk Peroleh Tempat di Majelis

“Apakah di Dunia Ini Hanya Ada Dinarmu Saja?”

“Apakah di Dunia Ini Hanya Ada Dinarmu Saja?”

Baca Juga

Berita Lainnya