Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Hikmah

Penghutang yang Lari dari Imam Abu Hanifah

Bagikan:

Suatu saat ketika Imam Abu Hanifah pulang mengunjungi salah satu sahabatnya yang sakit, saat di perjalanan ia melihat seorang laki-laki yang berusaha bersembunyi dan mencoba menghindar mencari jalan lain.

“Wahai fulan! Tetaplah dalam jalan yang engkau lalui!”, seru Imam Abu Hanifah.

Ketika lelaki itu tahu bahwa Imam Abu Hanifah telah melihatnya ia pun terlihat salah tingkah dan berhenti, lalu Imam Abu Hanifah pun menghampirinya.

“Kenapa engkau membatalkan untuk berjalan melalaui jalan yang engkau telah lalui?”, tanya Imam Abu Hanifah.

“Wahai Abu Hanifah, aku memiliki masih hutang kepadamu 10 ribu dirham dan dalam waktu yang cukup lama hingga saat ini aku belum melunasinya. Maka ketika aku melihatmu, aku malu kepadamu”, jawab lelaki tersebut.

“Maha Suci Allah, hingga engkau sampai dalam keadaan seperti ini, jika engkau melihatku engkau bersembunyi. Aku telah merelakan hartaku itu kepadamu dan engkau sekarang sudah bebas dari tanggungan itu”, jawab Imam Abu Hanifah. (Al Manaqib Imam Abi Hanifah, 1/206).

Rep: Sholah Salim
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Imam Ja’far Ash Shadiq Amalkan Satu Ayat

Imam Ja’far Ash Shadiq Amalkan Satu Ayat

Lebih Mencintai Shalat daripada Kuda

Lebih Mencintai Shalat daripada Kuda

Inilah Orang yang Paling Berbakti kepada Orang Tua di Kufah

Inilah Orang yang Paling Berbakti kepada Orang Tua di Kufah

Seorang Faqih Peroleh Ilmu dari Istrinya

Seorang Faqih Peroleh Ilmu dari Istrinya

Cara Fuqaha dan Para Sufi Berperang di Saat Nuruddin Zanki Tidur di Malam Hari

Cara Fuqaha dan Para Sufi Berperang di Saat Nuruddin Zanki Tidur di Malam Hari

Baca Juga

Berita Lainnya