Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Hikmah

Beginilah Jalannya Rizki Abu Ya’qub Al Bishri

Bagikan:

SYEIKH ABU YA’QUB AL BISHRI suatu saat ketika berada di Makkah menderita kelaparan selama 10 hari. Akhirnya Abu Ya’qub Al Bishri memutuskan untuk pergi ke padang pasir guna mencari hal yang bisa dimakan.

Sesampainya di padang pasir ia menemui sayur lobak terbuang yang sudah busuk, kemudian Abu Ya’qub Al Bishri pun mengambilnya. Namun kemudian di dalam hati Abu Ya’qub muncul perasaan jijik, seakan-akan sayur itu mengatakan padanya,”Kamu datang selama 10 hari, dan diakhirnya jatahmu hanya lobak busuk”. Abu Ya’qub pun akhirnya melempar lobak itu dan ia kembali masuk ke Masjid Al Haram.

Tak lama kemudian datanglah seorang laki-laki datang Abu Ya’qub Al Bishri dengan membawa bungkusan besar lalu mengatakan,”Ini untuk Anda”.

Abu Ya’qub pun bertanya kepada lelaki itu, kenapa ia sampai mengkhususkan bungkusan itu kepadanya. Laki-laki itu pun menjelaskan bahwa sebelumnya ia bersama teman-temannya berada di sebuah kapal yang hendak tenggelam di laut dan saat itu semua yang berada di atas kapal bernadzar jika selamat. Sedangkan laki-laki itu bernadzar akan memberikan bungkusan yang seharga 500 dinar itu kepada orang yang pertama kali ia lihat saat berada di masjid Al Haram, dan ternyata orang itu adalah Abu Ya’qub Al Bishri.

Abu Ya’qub pun meminta lelaki itu membuka bungkusan tersebut, yang ternyata di dalamnya terdapat berbagai macam makanan mewah antara lain roti samid, biji-biji almound, gula dan semacamnya. Abu Ya’qub pun mengambil sebagian dan sisanya ia hadiahkan kembali kepada anak-anak lelaki tersebut.

Setelah mengalami peristiwa yang tidak terduga itu Abu Ya’qub pun berkata dalam hati,”Wahai jiwaku, rizkimu berjalan kepadamu selama 10 hari, sedangkan engkau mencarinya di padang pasir”. (Raudh Ar Rayahin, hal. 114,115)

 

 

Rep: Sholah Salim
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Majusi Masuk Islam karena Akhlak Ulama

Majusi Masuk Islam karena Akhlak Ulama

Menjadi Kismis Sebelum Anggur Mentah

Menjadi Kismis Sebelum Anggur Mentah

Imam As Syafi’i Membagi Malam Jadi 3

Imam As Syafi’i Membagi Malam Jadi 3

Haji Sunnah Saat Banyak Kaum Miskin

Haji Sunnah Saat Banyak Kaum Miskin

Utamakan Pihak Lain dalam Berfatwa

Utamakan Pihak Lain dalam Berfatwa

Baca Juga

Berita Lainnya