Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Hikmah

Mendoakan Kebaikan untuk Pencuri

Bagikan:

IBNU MAS’UD Radhiyallahu Anhu suatu saat berdagang di sebuah pasar dan menyimpan uang dirham di sorban beliau. Namun saat hendak mengambil uang dirham tersebut beliau tidak mendapatinya, padahal beliau tidak pergi ke mana-mana.

Orang-orang yang berada di sekitar Ibnu Mas’ud pun berdoa,”Ya Allah potonglah tangan pencuri yang telah mengambilnya.” Ibnu Mas’ud pun berdoa,”Ya Allah jika pencuri itu melakukan pencurian karena kebutuhan maka berkahilah ia. Namun jika ia melakukannya karena dorongan maksiat maka jadikanlah perbuatannya ini adalah perbuatan yang terakhir.” (Ihya’ Ulumuddin, 9/1671)

Meski orang yang terdzalimi doanya mustajab, Ibnu Mas’ud tidak menggunakannya untuk mendoakan keburukan kepada si pencuri yang telah mendzalimi beliau, bahkan justru berdoa untuk kebaikan si pencuri.

Rep: Thoriq
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Yang Pandai dan yang Bodoh dalam Fatwa

Yang Pandai dan yang Bodoh dalam Fatwa

Imam An Nawawi Enggan Masuk Surga Sendirian

Imam An Nawawi Enggan Masuk Surga Sendirian

Temuan Ilmiah Modern: Amal Baik Membahagiakan

Temuan Ilmiah Modern: Amal Baik Membahagiakan

Imam As Syafi’i Menolak Mendebat Guru

Imam As Syafi’i Menolak Mendebat Guru

Meski Buta, Perhari Hafal 100 Baris Lebih

Meski Buta, Perhari Hafal 100 Baris Lebih

Baca Juga

Berita Lainnya