Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Gaya Hidup Muslim

Teladan Rasulullah ﷺ kepada Istri

Ilustrasi.
Bagikan:

Hidayatullah.com | BAGINDA Nabi ﷺ adalah suri teladan yang terbaik buat semua suami di dunia. Berikut adalah beberapa kisah dan hadits tentang akhlak Rasulullah ﷺ sebagai seorang suami:

Rasulullah ﷺ membantu istri di rumah. Al-Aswad pernah bertanya kepada Aisyah terkait kegiatan Nabi ﷺ di rumah. Aisyah lalu menjawab:

عن الأسود قال سألت عائشة ما كان النبي صلى الله عليه وسلم يصنع في أهله قالتكان في مهنة أهله فإذا حضرت الصلاة قام إلى الصلاة

Dari Al-Aswad, ia bertanya pada ‘Aisyah, “Apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan ketika berada di tengah keluarganya?” ‘Aisyah menjawab,  “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu salat, beliau berdiri dan segera menuju shalat.” (HR: Bukhari).

Dalam hadits lain disebutkan;

عن عمرة عن عائشة بلفظ ” ما كان إلا بشرا من البشر ، كان يفلي ثوبه ، ويحلب شاته ، ويخدم نفسه. أخرجه الترمذي . ولأحمد من رواية الزهري عن عروة عن عائشة بزيادة ويرقع دلو

“Tidaklah beliau itu seperti manusia pada umumnya, beliau menjahit bajunya, memerah kambing dan melayani dirinya sendiri. (HR: Tirmidzi).

Membelikan hadiah buat isteri juga dianggap sebagai perilaku baik seorang suami. Amru ibn Umayyah pernah menghadiahkan buat isterinya pakaian.

Saat ditanya oleh sahabat Nabi yang lain, beliau menjawab aku hadiahkan pakaian buat isteriku dan hal ini sama seperti pahala sedekah. Saat diceritakan perkara ini kepada Rasulullah, Baginda ﷺ membenarkan tindakan Amru.

Ini menggambarkan sumbangan atau perbelanjaan kita buat istri dan keluarga, jika diniatkan dengan tujuan yang betul ia mengandung pahala yang sangat besar.

Sabda Rasulullah ﷺ:

إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا سَقَى امْرَأَتَهُ الْمَاءَ أُجِرَ

Sesungguhnya seorang laki-laki jika memberikan air minum kepada istrinya, ia akan mendapatkan pahala.” (HR: at-Thabarany dari al-Irbadh bin Sariyyah)

Rasulullah ﷺ melindungi para isterinya

Ketika Safiyyah diejek karena berketurunan Yahudi, Rasulullah ﷺ membujuk Safiyyah dengan berkata:

إِنَّكِ ابْنَةُ نَبِيٍّ، وَإِنَّ عَمَّكِ لَنَبِيٌّ، وَإِنَّكِ لَتَحْتَ نَبِيٍّ

Sesungguhnya kamu adalah anak (cucu) Nabi, pamanmu juga Nabi dan suamimu juga Nabi.” (HR Ahmad).

Bujukan ini diberikan kepada Sofiyyah karena dia adalah keturunan Nabi Harun, dan pamannya adalah Nabi Musa.

Rasulullah ﷺ menyantuni isteri-isteri Baginda

Menurut Anas bin Malik, beliau pernah melihat Rasulullah menyediakan tempat duduk buat Sofiyyah supaya beliau dapat duduk dalam keadaan yang nyaman. Baginda juga duduk sedikit supaya Sofiyyah dapat memijak lutut (kaki) Baginda untuk naik ke atas tunggangannya.

Dalam suatu perjalanan, Rasulullah pernah membawa Anjasyah sebagai penuntun unta bagi istri-istri Nabi. Ketika melihat Anjasha membawa unta dengan cepat, Rasulullah memerintahkan Anjashah untuk memperlambat unta karena khawatir keadaan tersebut dapat melukai istri Nabi. Sabda Rasulullah ﷺ:

رُوَيْدَكَ يَا أَنْجَشَةُ، سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِ

“Pelankan sedikit wahai Anjashah, sesungguhnya (di atas tunggangan itu adalah wanita yang seperti) kaca-kaca (yang dimaksudkan adalah para isteri Baginda).”

Begitulah beberapa tauladan dan akhlak Rasulullah sebagai seorang suami.*/AS Azmi, MUIS

Rep: Admin Hidcom
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Sehatkan Jiwa Raga Kita dengan Akhlak Mulia

Sehatkan Jiwa Raga Kita dengan Akhlak Mulia

Empat Pilar Amalan Mengisi Waktu lebih Berkah [2]

Empat Pilar Amalan Mengisi Waktu lebih Berkah [2]

Empat Kunci Dapatkan Kebaikan yang Disegerakan Allah

Empat Kunci Dapatkan Kebaikan yang Disegerakan Allah

Selalu Berikhtiar dan Memilih Jalan yang Baik-baik

Selalu Berikhtiar dan Memilih Jalan yang Baik-baik

Inilah Empat Profil Pemuda Muslim Unggulan  [1]

Inilah Empat Profil Pemuda Muslim Unggulan [1]

Baca Juga

Berita Lainnya