Senin, 25 Oktober 2021 / 18 Rabiul Awwal 1443 H

Tekno

Facebook Tawarkan Pegawainya WFH Permanen

WFH
Bagikan:

Hidayatullah.com–Raksasa media sosial, Facebook, telah menawarkan kepada para pegawainya “siapapun yang perannya (pekerjaannya) dapat dilakukan dari jarak jauh dapat mengajukan pekerjaan jarak jauh (work from home atau WFH)”.

Apple dan Google baru-baru ini diketahui meminta para pegawainya untuk kembali ke kantor dalam beberapa bulan mendatang.

Dilansir BBC pada Minggu (13/06/2021), kepala eksekutif Facebook Mark Zuckerberg mengatakan kepada para pegawai bahwa dia berencana untuk menghabiskan hingga setengah tahun 2022 bekerja dari rumah atau WFH.

Dia sebelumnya mengatakan bahwa setengah dari 60.000 pegawai perusahaan dapat bekerja dari rumah dalam satu dekade.

Kantor Facebook diperkirakan akan dibuka dengan kapasitas penuh pada bulan Oktober, tetapi pegawai tanpa izin untuk bekerja dari jarak jauh harus datang setidaknya separuh waktu.

Seorang eksekutif Facebook, dikutip oleh Wall Street Journal, menolak untuk mengatakan berapa banyak pegawai yang saat ini memiliki izin untuk WFH, tetapi menyebut perusahaan telah menyetujui sekitar 90% dari permintaan.

WFH Tidak Berlaku Bagi Kontraktor

Facebook mengatakan kepada BBC bahwa kebijakan WFH yang baru hanya berlaku untuk pegawai Facebook, dan bukan subkontraktor, yang banyak dipekerjakan untuk melakukan moderasi konten dan tugas lainnya.

Pada November 2020, moderator konten secara terbuka menuduh Facebook memaksa mereka kembali ke kantor.

Pada saat itu, perusahaan mengatakan bahwa mayoritas dari 15.000 peninjau konten globalnya telah bekerja dari jarak jauh, dan akan dapat melakukannya selama pandemi.

Zuckerberg mengisahkan pengalamannya sendiri tentang bekerja jarak jauh dalam memo terpisah kepada pegawainya.

Dia mengatakan berada di luar kantor telah membuatnya “lebih bahagia dan lebih produktif bekerja”. Ia menambahkan WFH memberinya “lebih banyak ruang untuk berpikir jangka panjang” dan memungkinkannya untuk “menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga saya”.

Zuckerberg menghabiskan sebagian waktunya di estate pribadinya di Hawaii.

Rep: Nashirul Haq
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Investigasi Al Jazeera: Bangladesh Membeli Peralatan Mata-Mata Massal dari Perusahaan Zionis

Investigasi Al Jazeera: Bangladesh Membeli Peralatan Mata-Mata Massal dari Perusahaan Zionis

Meminta Maaf, Facebook Mengakui Hapus Semua Postingan Bela Palestina

Meminta Maaf, Facebook Mengakui Hapus Semua Postingan Bela Palestina

Anggota DPR: RUU Perlindungan Data Pribadi Perlu Mengatur Penggunaan Algoritma Internet

Anggota DPR: RUU Perlindungan Data Pribadi Perlu Mengatur Penggunaan Algoritma Internet

Perusahaan Jepang Luncurkan Lampu UV yang Dapat Secara Aman Bunuh Virus Corona

Perusahaan Jepang Luncurkan Lampu UV yang Dapat Secara Aman Bunuh Virus Corona

Kesiapan Orang Tua Modal Utama Untuk Anak Gunakan Gadget

Kesiapan Orang Tua Modal Utama Untuk Anak Gunakan Gadget

Baca Juga

Berita Lainnya