Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Tekno

Menghafal Doa Harian Lewat Game “Mendoan” karya Mahasiswa ITTP

Dok. pribadi/ANTARA/HO
Bagikan:

Hidayatullah.com– Banyak cara menghafal doa-doa harian, termasuk di era teknologi canggih pada masa kini. Karya mahasiswa Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP), Jawa Tengah, ini bisa menjadi salah satu pilihan.

Adalah Dzulfaqqor Amin, mahasiswa ITTP, yang sukses membuat sebuah aplikasi game edukasi syariah, yang diberi nama “Mendoan”, kepanjangan dari “Menghafal Doa Harian”.

Dzulfaqqor Amin menjelaskan, aplikasi tersebut memadukan antara permainan dan pengetahuan agama.

Kata mahasiswa S1 Teknik Informatika ini, game “Mendoan” itu berbasis Android, sehingga dapat digunakan dalam ponsel pintar.

“Berdasarkan hasil pengamatan saya, aplikasi game menghafal doa yang dipadukan dengan teknologi masih minim, sehingga saya membuat game ‘Mendoan’ ini dengan menggunakan metode Game Development Life-Cycle (GDLC) yang terdiri atas berbagai tahapan,” jelasnya di Purwokerto, Kamis (13/06/2019).

Baca: KH Mu’tashim Billah: Aplikasi KESAN Bermanfaat Bagi Santri

Dzulfaqqor Amin menjelaskan tahapan dimaksud. Yaitu, meliputi inisiasi, praproduksi, produksi, pengujian, dan lain sebagainya. “Dalam pengembangan juga diterapkan prinsip-prinsip dasar yang dalam tahapan ini dilakukan proses analisis fungsi untuk menentukan siapa targetnya, perilaku apa yang diubah dan menggunakan metode apa,” sebutnya kutip Antaranews.com.

Sementara itu, salah seorang dosen pembimbing, Apri Junaidi mengatakan, apikasi yang dibuat itu telah layak untuk bersaing dengan game edukasi lainnya.

“Selain sistem dalam game sudah baik, konsep dari permainan yang menggunakan pengetahuan dalam menghafal doa masih sangat jarang, terutama permainan dengan jenis petualangan seperti ini, sehingga generasi milenial sangat cocok sekali menjalankan permainan edukasi ini,” jelas Apri.

Baca: Ilmuwan Teliti Cara Membunuh Malaria sebelum Jadi Penyakit

Game “Mendoan” tersebut dinilainya efektif karena memberikan pengetahuan agama dengan teknologi yang bisa diakses melalui ponsel pintar.

“Dengan menggunakan aplikasi ‘Mendoan’, anak bisa belajar sambil bermain, waktu yang digunakan oleh mereka menjadi lebih efektif dan menambah pengetahuan,” ungkapnya.

Saat aplikasi tersebut sudah terbuka, pemakai akan mendapati empat tombol dalam tampilan game “Mendoan”. Keempatnya berfungsi sebagai tombol mulai main untuk memulai permainan, tombol daftar doa untuk membuka daftar doa, tombol pengaturan, dan tombol keluar.

Dzulfaqqor Amin menyebut, terdapat karakter utama dalam game ‘Mendoan’, yaitu Nissa, yang akan berpetualang mencari adiknya yang hilang melawan para buto (raksasa musuh) menggunakan hafalan doa.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Radiasi Ponsel Pintar Bisa Rangsang Remaja jadi Pelupa

Radiasi Ponsel Pintar Bisa Rangsang Remaja jadi Pelupa

Gubernur Khofifah Luncurkan Program ‘One Pesantren One Product’

Gubernur Khofifah Luncurkan Program ‘One Pesantren One Product’

Peretas Turki Blokir Akun Medsos Menteri Rusia

Peretas Turki Blokir Akun Medsos Menteri Rusia

Data 87 Juta Pengguna Facebook Dicuri,  Indonesia Korban Terbanyak Ketiga

Data 87 Juta Pengguna Facebook Dicuri, Indonesia Korban Terbanyak Ketiga

Trending Topic #PrayForRohingya, Netizen Desak Presiden Tarik Dubes di Myanmar

Trending Topic #PrayForRohingya, Netizen Desak Presiden Tarik Dubes di Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya