Kamis, 4 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Saintek

Studi: Depresi Lebih Tinggi pada Orang Obesitas

Bagikan:

Hidayatullah.com– Sebuah studi baru asal Inggris menunjukkan, risiko depresi cenderung lebih tinggi pada mereka yang mengalami obesitas. Penelitian untuk melihat hubungan antara obesitas dan depresi.

Para peneliti melibatkan 519.500 orang dewasa yang kelebihan berat badan atau obesitas antara tahun 2000-2016, lalu ditindaklanjuti hingga 2019. Mereka menemukan insiden 92 kasus depresi baru per 10.000 orang per tahunnya.

Para peneliti juga menemukan, antidepresan diresepkan untuk sekitar dua per tiga orang dewasa yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Resep untuk fluoxetine (sejenis antidepresan yang biasa digunakan untuk mengobati depresi, gangguan obsesif kompulsif, atau bulimia turun dari 20,4 persen pada tahun 2000 menjadi 8,8 persen pada 2018, sementara sertraline (antidepresan lain) meningkat dari 4,3 persen di 2000 hingga 38,9 persen pada 2018.

“Temuan kami menyoroti hubungan kompleks antara depresi dan obesitas,” kata penulis utama Freya Tyrer dari Universitas Leicester, Inggris, seperti dilansir Indian Express, Jumat (10/4) dikutip Antaranews.

“Kami ingin melihat panduan khusus resep antidepresan dan layanan yang berfokus pada suasana hati dan perilaku untuk meningkatkan hasil bagi orang-orang ini,” ujar Tyrer yang studinya dipublikasikan dalam Jurnal Obesity itu.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Badai Matahari Bisa Ganggu Satelit Komunikasi di Bumi

Badai Matahari Bisa Ganggu Satelit Komunikasi di Bumi

Studi: Angka Harapan Hidup Global Naik, Tapi Alami Kesakitan Lebih Lama

Studi: Angka Harapan Hidup Global Naik, Tapi Alami Kesakitan Lebih Lama

Eropa Khawatir Kebijakan Privasi Baru Google

Eropa Khawatir Kebijakan Privasi Baru Google

Situs Porno Akibatkan Penyakit Mental pada Anak

Situs Porno Akibatkan Penyakit Mental pada Anak

Pakar: Kelelawar Sumber Banyak Virus, Bisa Termasuk Coronavirus

Pakar: Kelelawar Sumber Banyak Virus, Bisa Termasuk Coronavirus

Baca Juga

Berita Lainnya