Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Saintek

Kebiasaan Anak Menonton TV Meniru Orangtua

Bagikan:

ANAK-anak seringkali meniru kebiasaan orangtuanya, termasuk dalam kebiasaan menonton televisi dan layar komputer, ungkap satu penelitian.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Bristol Inggris menemukan indikasi kuat adanya keterkaitan kebiasaan orangtua dan anak dalam menonton televisi, ketika mempelajari kebiasaan anak berusia lima sampai enam tahun dari 1.000 keluarga.

Dalam studi sebelumnya para peneliti menyatakan, berada di depan monitor terlalu lama akan membahayakan kesehatan orang dewasa dan anak-anak.

Para peneliti mengajukan pertanyaan kepada orangtua, berapa lama mereka dan anak mereka menghabiskan waktu di depan televisi dan menggunakan komputer, games, dan smartphone.

Waktu menonton

Hasil penelitian yang dipublikasikan International Journal of Behavioural Nutrition and Physical Activity dan dilansir BBC ini menunjukkan, selama akhir pekan 12% anak laki-laki dan 8% anak perempuan, serta 30% orangtua menonton televisi selama lebih dari dua jam setiap hari kerja.

Dalam keluarga yang orangtuanya memiliki kebiasaan menonton televisi lebih dari dua jam pada hari kerja, anak-anak mereka menghabiskan waktu 3,4 kali lebih banyak dibandingkan ayahnya, dan 3,7 kali lebih banyak dibandingkan ibunya yang menyaksikan siaran TV lebih dari dua jam.

Anak-anak memiliki kebiasaan hampir lima kali lipat lebih banyak, dibandingkan orangtua mereka yang menghabiskan waktu menonton televisi sekitar dua jam selama akhir pekan.

Kebiasaan orangtua menghabiskan waktu dengan bermain games dan telepon genggam, juga ‘menurun’ pada anak-anak mereka.

Risiko kesehatan

Penemuan mengenai kebiasaan orangtua yang mempengaruhi anak-anak dalam menonton televisi atau menghabiskan waktu di depan komputer, merupakan hal penting karena risiko kesehatan yang akan dihadapi.

Aktivitas ini telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan semua penyebab kematian di kalangan orang dewasa dan peningkatan risiko obesitas pada anak.

Prof Russ Jago, yang memimpin penelitian dari Universitas Bristol mengatakan, “Kami tahu bahwa terlalu banyak menonton tak baik bagi kesehatan anak.”

“Data kami menunjukan bahwa sebagian anak-anak menghabiskan waktu terlalu banyak menonton televisi dan peralatan yang memiliki layar pada akhir pekan.”

Dia menambahkan, keluarga seharusnya membantu mengurangi kebiasaan anak-anak dan orangtua di depan layar.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Yuk Jalan Kaki, Bisa Cegah Kepikunan

Yuk Jalan Kaki, Bisa Cegah Kepikunan

Kelakuan Anak Saat Dewasa Bisa Diprediksi Dari Umur 3 Tahun

Kelakuan Anak Saat Dewasa Bisa Diprediksi Dari Umur 3 Tahun

Awas! Pornografi Anak Berkeliaran Lewat Internet

Awas! Pornografi Anak Berkeliaran Lewat Internet

Riset: Karyawan yang Religius lebih Sehat

Riset: Karyawan yang Religius lebih Sehat

LIPI Sebut Gempa Magnitudo 7,4 Berulang 30-50 Tahun

LIPI Sebut Gempa Magnitudo 7,4 Berulang 30-50 Tahun

Baca Juga

Berita Lainnya