Kamis, 21 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Saintek

FireMe!, Berkicau di Twitter PHK Mengancam

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sebuah aplikasi baru di Twitter sudah memasuki pasar dengan kemampuan melacak para pengguna situs mikroblogging yang berkeluh-kesah buruk tentang pekerjaan, teman, bos atau perusahaan tempatnya bekerja.

Pikir dua kali jika anda ingin berkomentar buruk seputar dunia kerja yang anda geluti di Twitter. Sebab bisa jadi aplikasi FireMe! (Pecat Saya!) akan melacak komentar tersebut sehingga atasan anda mengetahuinya, lalu anda mendapatkan nasib buruk dikeluarkan dari pekerjaan karenanya.

Sekali terlacak oleh FireMe! Pesan-pesan yang ada di Twitter akan dikelompokkan dalam empat kategori, yaitu haters, horrible bosses, sexual intercourse dan potential killers. Sesuai namanya, umpama berbicara buruk tentang atasan, maka pesan negatif anda akan terlacak dan dimasukkan kategori ‘horrible bosses’. Begitu seterusnya.

Para pengembang yang berasal dari Universitas Hannover, Jerman, sudah melakukan studi pasar sebelum aplikasi itu diluncurkan. Penelitian mereka menunjukkan bahwa 22.000 orang dalam satu pekan saja pada bulan Juni tahun lalu menuliskan pesan buruk di Twitter terkait pekerjaannya.

Pelacakan pesan dikerjakan dengan algoritma yang memindai kata atau frasa atas ucapan buruk tentang suatu pekerjaan dan majikan. Begitu terindikasi, FireMe! Akan memperingatkan si pemilik akun dengan pesan berbunyi, ”Dapatkah anda bayangkan jika bos mengetahui apa yang anda katakan: ‘saya sangat benci dengan pekerjaan saya!’ Anda mengatakannya di Twitter dan seluruh dunia dapat melihatnya!”

Aplikasi tersebut juga mencakup FireMeter!, sebuah skala yang mengukur seberapa sering pengguna Twitter mengucapkan kalimat buruk tentang pekerjaannya dalam 100 pesan terakhir, sehingga bisa dijadikan ukuran kira-kira seberapa besar kemungkinan bakal dipecat karena berperilaku buruk di dunia maya.

Para pengembang di Jerman itu mengatakan, aplikasi FireMe! menguntungkan para pengguna tidak berpengalaman, sebab seringkali mereka tidak sadar bahwa apa yang diutarakannya di Twitter bisa menimbulkan kerugian di kemudian hari. Demikian dilaporkan Russia Today mengutip Economic Times, Rabu (27/3/2013).*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Awas, Ada Madu Dicampur Antibiotik!

Awas, Ada Madu Dicampur Antibiotik!

Peneliti: Virus MERS Diindikasikan Menyebar Melalui Udara

Peneliti: Virus MERS Diindikasikan Menyebar Melalui Udara

Susu Tercemar China Sebabkan Perkembangan Seksual Dini

Susu Tercemar China Sebabkan Perkembangan Seksual Dini

Teh Hijau Hanya Sedikit Turunkan Kolesterol

Teh Hijau Hanya Sedikit Turunkan Kolesterol

Makan Bersama Bikin Keluarga Lebih Harmonis

Makan Bersama Bikin Keluarga Lebih Harmonis

Baca Juga

Berita Lainnya