Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Saintek

Cadangan Uranium Dunia hanya Sampai 3.600 Tahun Mendatang

Bagikan:

Hidayatullah.com–Cadangan energi fosil dunia diperkirakan hanya mampu bertahan memenuhi kebutuhan energi dalam jangka waktu yang tidak lama. Seperti pada minyak bumi yang hanya mampu mencukupi kebutuhan energi dunia sampai 42 tahun lagi, gas alam cair bertahan hingga 62 tahun ke depan. Kendati begitu pemenuhan kebutuhan energi masih bisa diantisipasi dengan pemanfaatan sumber energi terbarukan, salah satunya adalah uranium yang merupakan sumber energi nuklir. Ketersediaan uranium dunia diprediksikan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi dunia hingga 3.600 tahun mendatang.

Demikian disampaikan Staf Ahli Menristek Bidang Energi dan Material Maju, Dr. Agus R. Hoetman, Rabu (05/12/2012) dalam “Seminar Diseminasi Penelitian dan Arah Kebijakan Penelitian untuk Ketahanan Pangan dan Energi” di Fakultas MIPA Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta.

Di Indonesia sendiri potensi cadangan uraniumnya tersebar di beberapa daerah luar Pulau Jawa sehinga memungkinkan penggunaan energi nuklir untuk pembangkit listrik jika kedepannya sudah tidak ada lagi suplai dari energi fosil,” ujar Agus dikutip laman UGM.

Disebutkan Agus, penggunaan energi Indonesia pada tahun 2010 masih didominasi dengan suplai energi fosil sebesar 95,2 1 persen. Sementara energi terbarukan baru dimanfaatkan kurang dari 5 persen. Melihat kondisi pasokan energi fosil yang terus menipis, menurutnya memaksimalkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan menjadi langkah tepat karena Indonesia memiliki potensi besar terhadap sumber energi baru.

“Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan variasi sumber energi baru dan terbarukan seperti air, angin, biomassa, panas bumi, dan matahari,” ujarnya.

Cara lain untuk memperbarui energi dengan melakukan penghematan atau konservasi energi. Melalui konservasi akan lebih menghemat biaya dibandingkan dengan melakukan penambahan kebutuhan.

“Penyediaan energi termurah dengan konservasi, namun dalam pelaksanaanya butuh ketelitian dalam menganalisisnya,” kata Agus.

Sementara Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D. Eng., Guru Besar Jurusan Kimia FMIPA UGM menyebutkan bahwa hidrogen merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi digunakan sebagai alternatif dalam pemenuhan kebutuhan energi . Selain bersifat terbarukan, hidrogen juga bersifat ramah lingkungan. Tidak seperti pada energi fosil yang banyak menyumbang emisi karbon yang membahayakan lingkungan dan kesehatan. “Hidrogen untuk bahan bakar cukup ramah lingkungan,” terangnya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Terbongkarnya Penipuan Profesor Evolusionis Jerman (Bagian 1)

Terbongkarnya Penipuan Profesor Evolusionis Jerman (Bagian 1)

Micro-Algae untuk Sumber Energi Alternatif

Micro-Algae untuk Sumber Energi Alternatif

Perokok Pasif, Beresiko Gangguan Mental

Perokok Pasif, Beresiko Gangguan Mental

Minum Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan

Minum Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan

Jadikan Twitter untuk Menolak Kemunkaran Miss World

Jadikan Twitter untuk Menolak Kemunkaran Miss World

Baca Juga

Berita Lainnya