Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Saintek

Zionis Belanjakan Jutaan Dollar untuk ‘Perang’ via YouTube

Bagikan:

Hidayatullah.com–Angkatan bersenjata Zionis ‘Israel’ kembali melancarkan agresinya – kali ini bukan dengan rudal dan peluru, tapi dengan layar dan keyboard komputer dan wifi berkecepatan tinggi untuk memerangi musuh-musuhnya dalam sebuah ‘perang media baru’, demikian Electronic Intifada baru-baru ini.

Pada awal Februari lalu, jurubicara militer Zionis Avi Benayahu mengumumkan pihaknya menginvestasikan sekitar US$1,6 juta untuk melatih lebih dari 100 orang “pejuang media” Zionis yang akan menggunakan berbagai alat media sosial untuk membanjiri seluruh penjuru dunia dengan berbagai propaganda Zionis lewat Internet.

“Kami harus membangun kepercayaan publik (kepada kami), dan membantu kementerian luar negeri membangun legitimasi yang dibutuhkan angkatan bersenjata kami untuk melancarkan operasi militer di utara atau selatan,” demikian Benayahu dalam sebuah konferensi para neokonservatif yang disebut the Herzliya Conference, di Interdisciplinary Center, di Herzliya, awal bulan lalu.

Dalam konferensi itu, hadir tokoh-tokoh pemerintahan, bisnis dan akademisi Zionis dan Amerika, untuk membicarakan posisi negara penjajah itu dalam berbagai masalah lokal, regional dan global.

Benayahu sendiri membawakan topik pembahasan “Media Baru Sebagai Senjata Strategis,” dan menyatakan bahwa para serdadu pemerintahan penjajah itu terpaksa harus lebih sadar bahwa para pengguna media baru dapat mengawasi dan mendokumentasi semua gerak-gerik mereka.

Benayahu juga menyatakan, pemerintahan Zionis itu kini memprioritaskan berbagai sumber daya mereka bagi perang media baru itu.

Penjajah Zionis “menyempurnakan” kampanye “hasbara“-nya pada saat penyerangan brutalnya terhadap Gaza pada pergantian tahun 2008-1009. “Hasbara” – dari bahasa Ibrani yang berarti “penjelasan” – adalah istilah yang menggambarkan upaya propaganda Zionis untuk membuat masyarakat dunia mendukung kejahatan mereka. Berbagai alat media sosial seperti YouTube dan Facebook menjadi bagian dari persenjataan mereka.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Badan Keamanan AS Bisa Akses Komputer yang Tak Online

Badan Keamanan AS Bisa Akses Komputer yang Tak Online

Polisi Turin Italia Pakai Drone untuk Pantau Kriminalitas

Polisi Turin Italia Pakai Drone untuk Pantau Kriminalitas

Ponsel “Halal” Terbaru ala Yahudi Diluncurkan

Ponsel “Halal” Terbaru ala Yahudi Diluncurkan

Indonesia “Kiblat” Baru Muslim Dunia

Indonesia “Kiblat” Baru Muslim Dunia

Lebih 500.000 Warga Jerman Kecanduan Internet

Lebih 500.000 Warga Jerman Kecanduan Internet

Baca Juga

Berita Lainnya