Senin, 29 Maret 2021 / 15 Sya'ban 1442 H

Saintek

Rupert Murdoch luncurkan koran digital The daily

Bagikan:

Hidayatullah.com–Konglomerat media Rupert Murdoch kembali meramaikan industri berita dengan meluncurkan koran yang diberi nama The Daily.

Koran yang dijual Murdoch tidak menggunakan kertas sebagai medium.

Di era internet, Murdoch memanfaatkan komputer tablet -dalam hal ini iPad buatan Apple- untuk menjangkau pembaca.

“Tidak perlu kertas. Tidak perlu mesin cetak yang berharga jutaan dollar. Tidak perlu kendaraan untuk keperluan distribusi,” kata Murdoch dalam peluncuran The Daily di Museum Guggenheim di New York, Rabu (2/2).

Hasil penghematan ini dialihkan kepada para pembaca. “Itulah sebabnya kami bisa menawarkan The Daily hanya 14 sen dollar per hari,” papar Murdoch.

Dengan 14 sen itu, lanjut Murdoch, pembaca mendapatkan desain yang unik, berita-berita yang ditulis secara profesional dengan tampilan seperti majalah, berita yang selalu segar, dan gaya penulisan khas seperti surat kabar.

Murdoch, yang antara lain memiliki kerajaan media di Inggris, merekrut 100 wartawan dan mengeluarkan dana tak kurang dari US$30 juta untuk membuat The Daily.

Tidak perlu kertas. Tidak perlu mesin cetak yang berharga jutaan dollar. Tidak perlu kendaraan untuk keperluan distribusi

Rupert Murdoch

Menurut beberapa laporan, diperlukan US$500.000 per minggu untuk mengoperasikan koran digital ini.

Pemimpin Redaksi The Daily Jesse Angulo mengklaim koran digital yang ia pimpin menghadirkan koran dengan bentuk yang sama sekali baru.

Lebih interaktif

“Misalnya foto 360 derajat. Dengan foto ini, pembaca bisa melihat gambar dengan perspektif utuh, 360 derajat. Ini adalah cara baru untuk mengkonsumsi media,” kata Angulo.

The Daily mendapat sambutan yang beragam di Amerika Serikat.

Sejumlah kalangan mengatakan dari sisi tampilan The Daily disebut segar, namun dari sisi isi sebenarnya tidak banyak hal baru yang ditawarkan. Audio dan video telah lama ditempelkan di berita.

Namun, tak sedikit pula yang menyambut gembira kehadiran koran digital ini. Lance Ulanoff, pemimpin redaksi majalah PC Magazine mengatakan pembaca bisa melakukan eksplorasi untuk mendapatkan data atau informasi tambahan dari satu berita.

Koran digital The Daily hadir ketika pendapatan iklan koran turun, sementara pembaca masih enggan mengeluarkan biaya untuk membaca berita online. Memang beberapa media tidak lagi menggratiskan berita online mereka, namun masih perlu dilihat apakah model semacam ini akan bertahan.

Penjualan tablet

Yang pasti, makin populernya komputer tablet menerbitkan harapan tersendiri bagi media cetak.

“Semua pengusaha media ingin sekali melihat ada strategi yang bisa dipakai untuk mendongkrak pendapatan. Itu sebabnyak mereka begitu berharap komputer tablet seperti iPad bisa dipakai sebagai medium baru untuk mempertahankan industri surat kabar dan majalah,” kata Jennie Gibson, pemimpin redaksi koran Guardian.co.uk edisi online.

“Namun pada saat yang sama, kami juga menyadari bahwa kelangsungan industri surat kabar tidak mungkin bisa digantungkan pada satu piranti saja.”

Tahun lalu iPad terjual lebih dari 15 juta unit. Tahun ini angka penjualan tablet diyakini akan menembus 55 juta. Proyeksi penjualan tablet membuat Murdoch yakin ada potensi pasar yang bisa digarap.

Industri media dipastikan akan mengikuti dengan seksama perjalanan The Daily. Bila ternyata sukses, ia bisa menjadi nyawa tambahan bagi industri koran dan majalah.

Pendapatan iklan koran terus menurun dalam beberapa tahun terakhir sementara sebagian besar pembaca masih enggan merogoh kocek untuk membaca berita online.

Dan mungkin saja, diam-diam mereka berdoa The Daily akan mendapat sambutan hangat dari pembaca. *

Rep: Muhammad Usamah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Zat Kimia Produk Sehari-hari Pengaruhi Kualitas Sperma

Zat Kimia Produk Sehari-hari Pengaruhi Kualitas Sperma

Lembur Malam Beresiko Kanker?

Lembur Malam Beresiko Kanker?

Keranjingan Junk Food Setara Kecanduan Obat

Keranjingan Junk Food Setara Kecanduan Obat

Pesawat Panel Surya Sukses Terbang Lintas Benua

Pesawat Panel Surya Sukses Terbang Lintas Benua

Dampak Negatif Facebook dan Twitter

Dampak Negatif Facebook dan Twitter

Baca Juga

Berita Lainnya