Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Saintek

Kegemukan Ancaman Keamanan AS

Bagikan:

 Hidayatullah.com–Meningkatnya jumlah orang yang kegemukan di kalangan pemuda Amerika dapat merusak masa depan militer AS, karena orang yang direkrut berpotensi terlalu gemuk untuk melakukan tugas militer, kata purnawirawan jenderal, Jumat (30/4) kemarin.
 “Angka kegemukan mengancam kesehatan Amerikat dan kekuatan masa depan militer kita secara keseluruhan,” kata pensiunan jenderal John Shalikashvili dan Hugh Shelton, keduanya mantan pemimpin Kepala Staf Gabungan AS, dalam satu komentar.
 Kegemukan membuat gugur makin banyak orang yang akan direkrut untuk bertugas di militer dibandingkan dengan faktor medis lain, tulis kedua mantan panglima itu di Washington Post.
 Kedua jenderal tersebut mendesak Kongres untuk mensahkan peraturan yang akan menjamin gizi lebih di sekolah, dan menawarkan lebih banyak sayuran, buah serta makanan dari gandum dan pada saat yang sama mengurangi kandungan tinggi gula, sodium dan lemak buat anak-anak.
 “Kami menganggap masalah ini sangat serius dari perspektif keamanan nasional sehingga kami bergabung dengan lebih dari 130 pensiunan jenderal lain, laksamana dan pemimpin senior militer dalam menyeru Kongres agar mensahkan peraturan baru mengenai gizi buat anak-anak,” tulis kedua mantan komandan itu, bagian dari kelompok nir-laba yang disebut “Mission: Readiness”.
 Satu studi yang disiarkan pada Maret memperingatkan makin banyak anak Amerika menjadi sangat gemuk pada usia sangat muda, sehingga mereka menghadapi resiko tewas beberapa dasawarsa lebih muda dibandingkan dengan anak-anak dengan berat normal dan menderita sakit usia tua saat mereka berusia 20 tahun.
 Militer AS juga menghadapi masalah dengan tentara yang sudah bertugas tapi memiliki tubuh tambun. Sebagian tentara kehilangan promosi akibat kegagalan mereka untuk memenuhi standard kesehatan.
 Meskipun militer menghadapi angka rekrutmen yang memecahkan rekor tahun lalu, para pejabat mengatakan masalah kegemukan yang meningkat pada gilirannya dapat menjadi gangguan serius bagi upaya perekrutan.
 Kedua pensiunan jenderal tersebut sepakat dengan rencana pemerintah Presiden Barack Obama untuk menambah dana sebesar satu miliar dolar AS per tahun selama 10 tahun ke depan bagi program gizi anak.
 Menanam modal pada sektor gizi masuk akal karena negara itu sudah mengeluarkan 75 miliar dolar AS per tahun untuk biaya medis yang berkaitan dengan kegemukan, kata mereka.
 Dengan mengutip jumlah dari Walter Reed Army Institute of Research, mereka mengatakan di dalam komentar mereka bahwa bagian orang yang berpotensi direkrut dan gagal dalam pemeriksaan fisik karena mereka sangat gendut telah melonjak hampir 70 persen sejak 1995.
 Shalikashvili, yang memimpin Kepala Staf Gabungan AS dari 1993 sampai 1997, dan Shelton, yang memangku jabatan yang sama dari 1997 sampai 2001, mengutip peraturan peluncuran sekolah yang disahkan pada 1946 sebagai contoh.
 Pada saat yang sama para pemimpin militer mengakui gizi buruk mengurangi calon yang berkualitas bagi angkatan bersenjata, kata mereka.
 “Kita harus bertindak, sebagaimana kita lakukan setelah Perang Dunia II, untuk memastikan bahwa anak-anak kita pada satu hari dapat mempertahankan negara kita, jika itu diperlukan,” kata mereka. [ant/snd/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ponsel Menjadi Wahana Penampung Bakteri Pemiliknya

Ponsel Menjadi Wahana Penampung Bakteri Pemiliknya

Kurma, Buah Spesial Bagi Kaum Wanita

Kurma, Buah Spesial Bagi Kaum Wanita

Gregor Dekatkan Matahari pada Bumi

Gregor Dekatkan Matahari pada Bumi

Neil Amstrong Wafat, Tinggalkan Misteri Pendaratan Manusia di Bulan

Neil Amstrong Wafat, Tinggalkan Misteri Pendaratan Manusia di Bulan

Mesir Temukan 14 Patung Kuno di Luxor

Mesir Temukan 14 Patung Kuno di Luxor

Baca Juga

Berita Lainnya