Senin, 15 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Saintek

Orang Bahagia Pembicaraannya Mendalam

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ahli psikologi University of Arizona,  Matthias Mehl dan Simine Vazire dari University of Washington di St. Louis mempublikasikan sebuah studi yang menemukan bahwa orang yang lebih bahagia membicarakan topik-topik besar, cinta, tata-krama, arti kehidupan, dan sebagainya.

Dalam sebuah berita yang dirilis dari universitasnya, Mehl mengatakan, “Indikasi awal adalah bahwa kehidupan yang bahagia ialah bersosialisasi ketimbang kesendirian dan percakapannya (bermakna) lebih ‘mendalam’ ketimbang (yang bermakna) dangkal.”

Para peneliti mendengarkan dengan diam-diam apa yang dikatakan oleh relawan dengan menggunakan alat perekam yang diaktifkan, atau EAR.

Peralatannya mengambil ribuan contoh percakapan pada selang waktu yang teratur. Para relawan dan teman-temannya memerinci kegiatan mereka dengan baik.

Orang yang paling bahagia – dalam studi itu – mempunyai omongan sebanyak sepertiga obrolan sepele dan sebanyak dua kali lipat hal-hal yang (bermakna) dalam. Pembicaraan filosofis kebanyakan orang yang paling tidak bahagia. [epoch/erb/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Subhanallah, Tumbuhan Saling Berkomunikasi

Subhanallah, Tumbuhan Saling Berkomunikasi

Bakteri Semakin Kebal terhadap Antibiotik

Bakteri Semakin Kebal terhadap Antibiotik

Setelah Guetemala, Muncul Lobang Raksasa di China

Setelah Guetemala, Muncul Lobang Raksasa di China

Kacang Mede Berpotensi Obati Diabetes

Kacang Mede Berpotensi Obati Diabetes

Profesor Belanda: Psikologi ala Darwin Ternyata Keliru

Profesor Belanda: Psikologi ala Darwin Ternyata Keliru

Baca Juga

Berita Lainnya