Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Saintek

Walah, Remaja Inggris Dianjurkan Seks Bebas !

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dalam selebaran yang diberi judul “Pleasure” atau kesenangan, National Health Service (NHS) kota Sheffield, menginformasikan bahwa para pelajar remaja memiliki “hak” untuk menikmati kehidupan seks yang menyenangkan. Selebaran yang dibagikan di banyak kota itu juga menyatakan bahwa hubungan intim yang teratur baik bagi kesehatan jantung.

Selebaran yang mulai dibagikan sejak bulan Juli lalu itu diterbitkan dan dibagikan ke masyarakat sebagai panduan bagi orangtua, guru dan pembimbing pemuda, dan dimaksudkan untuk memperbaharui materi pendidikan seks dengan menyebutkan keuntungan dari hubungan seks yang menyenangkan.

Sudah terlalu lama para pakar hanya menekankan pada perlunya “hubungan seks yang aman.” Sementara alasan paling utama mengapa orang melakukan hubungan seks, yaitu untuk kesenangan, tidak pernah diperhatikan. Demikian tulis pengarang materi selebaran itu.

Jika selama ini orang dianjurkan makan sebuah apel sehari agar tidak perlu ke dokter, maka slogan dalam selebaran itu menganjurkan orgasme sebagai gantinya. “An orgasm a day keeps the doctor away“, demikian tulisnya. Tidak hanya itu, slogan tersebut ditambah dengan anjuran yang berbunyi, “Para pakar pemerhati kesehatan menganjurkan untuk mengkonsumsi 5 porsi buah dan sayuran sehari, dan 30 menit gerak badan tiga kali seminggu. Bagaimana dengan hubungan seks atau masturbasi dua kali seminggu?”

Steve Slack, Direktur Pusat HIV dan Kesehatan Seksual di NHS Sheffield, yang juga merupakan salah seorang penulis materi selebaran itu, berdalih bahwa materinya tidak menganjurkan hubungan seks di kalangan remaja, tapi justru menganjurkan anak-anak muda agar menunda melepas keperawanan/keperjakaan mereka hingga saatnya mereka yakin bahwa mereka akan menikmati hubungan seks itu.

Slack percaya, sepanjang para remaja  dibekali dengan informasi yang lengkap mengenai seks, dan bebas memutuskan tanpa tekanan terkait hubungan asmara, mereka mempunyai hak yang sama untuk mendapat kehidupan seks yang baik sebagaimana orang dewasa.

Anthony Seldon, pengajar di Wellington College, Berkshire, yang mengisi kelas tentang emosi manusia, mengatakan pendekatan yang digunakan dalam selebaran itu “tercela.”

Masyarakat dan pemerintah Inggris sepertinya begitu sibuk dengan urusan seks. Sebelumnya pada bulan Maret tahun ini juga, pemerintah menyebarkan brosur yang berjudul “Talking to Your Teenager About Sex and Relationships“. Brosur yang merupakan inisiatif dari pejabat yang menangani urusan anak-anak, Beverley Hughes, itu menganjurkan orangtua agar menghindari  metode salah dan benar ketika berbicara mengenai seks kepada anak-anak mereka.

Brosur yang dikeluarkan sebagai reaksi dari kasus Alfie Patten–bocah laki-laki berusia 13 tahun asal East Sussex yang memiliki anak hasil hubungannya dengan gadis usia 15 tahun, menganjurkan orangtua agar “terbuka” menerima pandangan anak-anak tentang seks. Orangtua juga dianjurkan untuk menerangkan masalah seks kepada anak-anak sedini mungkin, daripada mereka menerima informasi yang salah dari temannya ketika besar nanti.

Brosur yang disebut “amoral” oleh sebagian masyarakat Inggris itu juga memberikan informasi teknis mengenai perbedaan bentuk alat-alat kontrasepsi, mulai dari kondom hingga implan.

Simon Calvert, Deputi Direktur Christian Institute, menyerang selebaran itu dengan mengatakan, “Gagasan pemerintah agar keluarga tidak menyampaikan nilai-nilai (moral)  adalah keterlaluan. Melindungi anak-anak yang masih lugu adalah hal yang sangat penting.  Kita  mengharapkan lebih banyak bahasa yang  semisal itu, daripada pendekatan tidak bermoral ini yang mencekoki anak-anak dengan aktivitas seksual dan membiarkan mereka dengan pemikirannya sendiri.”

Keberhasilan upaya menanggulangi masalah kehamilan remaja di Inggris sepertinya memang masih pasang surut. Dari tahun 1998 hingga 2006, kehamilan remaja usia di bawah 18 tahun mencapai angka 12,9%, terendah sejak pertengahan tahun 1980-an. Tapi tahun lalu, angka itu sepertinya mulai meningkat lagi.[di/to/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Microsoft Pensiunkan Messenger Pengguna Dialihkan ke Skype

Microsoft Pensiunkan Messenger Pengguna Dialihkan ke Skype

Lima Penyebab Utama Perceraian di Kabupaten Mamuju

Lima Penyebab Utama Perceraian di Kabupaten Mamuju

Micro-Algae untuk Sumber Energi Alternatif

Micro-Algae untuk Sumber Energi Alternatif

Cameron Desak Mesin Pencari Hentikan Pornografi Anak

Cameron Desak Mesin Pencari Hentikan Pornografi Anak

Antidepresan Dapat Bantu Cegah Penyakit Alzheimer

Antidepresan Dapat Bantu Cegah Penyakit Alzheimer

Baca Juga

Berita Lainnya