Saintek – Hidayatullah.com http://www.hidayatullah.com Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran Thu, 30 Aug 2018 22:00:59 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.6 61797197 Studi: Tak Ada Ukuran ” Aman” bagi Minuman Keras http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/08/28/149648/studi-tak-ada-ukuran-aman-bagi-minuman-keras.html Tue, 28 Aug 2018 05:33:18 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=149648

Hidayatullah.com–Penelitian tentang minuman alkohol (minuman keras) yang dilakukan di 195 negara menunjukkan angka 2,8 juta kematian prematur di seluruh dunia […]

The post Studi: Tak Ada Ukuran ” Aman” bagi Minuman Keras appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Penelitian tentang minuman alkohol (minuman keras) yang dilakukan di 195 negara menunjukkan angka 2,8 juta kematian prematur di seluruh dunia setiap tahunnya. Penelitian membuktikan tidak ada angka aman bagi alkohol, kutip DW.

“Tidak ada takaran alkohol yang aman,” ujar Max Griswold, peneliti di Institute for Health Metrics and Evaluation di Seattle, Washington dan penulis utama konsorsium riset yang terdiri dari lebih dari 500 ahli.

Padahal penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa jika hanya minum sedikit alkohol, itu bisa mengurangi penyakit jantung. Studi baru ini mematahkan studi sebelumnya.

“Efek perlindungan alkohol seimbang dengan risikonya,” demikian penjelasan Griswold kepada AFP dalam meringkas hasil studinya, yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet.

“Secara keseluruhan, risiko kesehatan yang terkait dengan alkohol meningkat sejalan dengan jumlah yang dikonsumsi setiap hari.”

Baca: Riset GeNAM: 14 Juta Remaja Indonesia Pernah Konsumsi Miras 

Peneliti memperkirakan satu gelas sehari meningkatkan risiko semakin berkembangnya penyakit sebesar 0,5 persen. Rata-rata dua minuman per hari, risikonya melesat hingga 7 persen.

“Itu adalah kematian yang seharusnya bisa dihindari,” kata penulis senior Emmanuela Gakidou, seorang profesor di Universitas Washington dan seorang direktur di Lembaga Metrik dan Evaluasi Kesehatan kepada AFP.

“Selalu ada jeda antara penerbitan bukti baru dan modifikasi serta adopsi pedoman yang direvisi,” kata Gakidou, yang mengaku “sesekali” ia juga minum akhokol.

“Bukti menunjukkan apa yang ditunjukkan dari bukti tersebut, dan saya – seperti 2,4 miliar orang lain di planet ini yang juga mengonsumsi alkohol – perlu menanggapinya dengan serius,”  tambahnya.

Baca: Riset: Miras Pemicu Remaja Jadi Pembunuh

Risiko alkohol

Minum alkohol menjadi faktor risiko utama ketujuh dalam kasus  kematian dini dan penyakit pada tahun 2016. Terhitung lebih dari dua persen kematian pada perempuan dan hampir tujuh persen pada pria disebabkan oleh alkohol.

Enam faktor pembunuh teratas adalah tekanan darah tinggi, merokok, berat badan rendah saat lahir dan kelahiran prematur, gula darah tinggi (diabetes), obesitas dan polusi.

Tetapi pada kelompok usia 15-49 tahun, alkohol muncul sebagai faktor yang paling mematikan dan bertanggung jawab atas lebih dari 12 persen kematian di antara para pria, demikian temuan studi tersebut .

Penyebab utama kematian terkait alkohol dalam kelompok usia ini adalah tuberkulosis, cedera di jalan dan “menyakiti diri sendiri”, terutama bunuh diri.

Profesor Robyn Burton dari King’s College London, yang tidak ambil bagian dalam studi itu, menggambarkannya sebagai “perkiraan paling komprehensif dari beban global penggunaan alkohol hingga saat ini.”

Baca: Setahun Penerapan Peraturan Alkohol Kekerasan di Sidney Turun

Memicu Penyakit

Hasil riset terbaru WHO tunjukkan fakta, konsumsi di atas 15 liter alkohol murni per tahun, memicu munculnya lebih 200 penyakit kronis diantarnya kanker dan sirosis hati. Setiap tahunnya lebih 3,3 juta orang meninggal sebagai dampak konsumsi minuman beralkohol berlebihan. Juara menenggak alkohol sedunia adalah warga Belarusia (17,5 liter) dan Rusia (15,1 liter) biasanya berupa minuman keras vodka.

Paling banyak di Denmark

Di antara pria, peminum alkohol pada tahun 2016 paling banyak tersebar di Denmark (97 persen), diikuti oleh Norwegia, Argentina, Jerman, dan Polandia (94 persen).

Di Asia, pria Korea Selatan memimpin, dengan 91 persen minum akohol paling tidak sesekali.

Di antara perempuan, Denmark juga menempati peringkat pertama (95 persen), diikuti oleh Norwegia (91 persen), Jerman dan Argentina (90 persen), dan Selandia Baru (89 persen).*

The post Studi: Tak Ada Ukuran ” Aman” bagi Minuman Keras appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
149648
Perlu Mengubah Pola Pikir Hadapi ‘Kepungan’ Potensi Gempa http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/08/07/147945/perlu-mengubah-pola-pikir-hadapi-kepungan-potensi-gempa.html Tue, 07 Aug 2018 11:25:21 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=147945

"Bagaimana mungkin negara yang dikepung gempa dan gunung api seperti tak peduli."

The post Perlu Mengubah Pola Pikir Hadapi ‘Kepungan’ Potensi Gempa appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Kapus Puslit Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) periode 2001-2006, Hery Harjono, menilai, pola pikir dalam menghadapi ‘kepungan’ potensi gempa semestinya diubah.

Selama ini riset-riset gempa tak banyak beranjak. Kalaupun ada riset, itu tidak menjadi fokus utama institusi. Kalau pun ada, itu atas usaha para peneliti dengan menggalang kerja sama dg mitra luar negeri.

“Bagaimana mungkin negara yang dikepung gempa dan gunung api seperti tak peduli. Kita baru terkejut kalau bencana itu datang,” ungkapnya dalam rilisnya diterima hidayatullah.com Jakarta (06/08/2018).

Pemerintah harus melakukan riset geologi laut. Tujuannya, agar bisa mengetahui potensi tsunami jika terjadi gempa. Selain itu, perlu dibuat jaringan seismograph bawah laut.

Baca: Gempa NTB, Jumlah Korban Terus Bertambah

Sepekan ini Indonesia dikejutkan oleh dua gempa yang menghantam Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya, khususnya Lombok Utara. Menurut Hery, dari sisi geologi, pada dasarnya tidak ada yang aneh dari dua gempa hampir berurutan ini.

Deputi Kepala LIPI Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian 2006-2011 ini memaparkan, pada tahun 1979, Lombok dan Bali Utara digoncang gempa bahkan saat itu diikuti tsunami. Tahun 1992, gempa dan tsunami dahsyat menghantam Flores.

“Kenapa gempa muncul di sana? Kalau kita cermati, di utara Flores hingga Lombok terdapat patahan atau sesar yang memanjang sejak dari Flores hingga Lombok. Patahan ini sebagai respons terhadap desakan Kontinen Australia,” jelasnya.

Patahan yang disebut Flores Thrust (Patahan Naik Flores) ini berada di bawah laut. Kenampakannya dari rekaman seismik refleksi (alat untuk melihat anatomi kerak bumi) sangat jelas. Dari ujung timur Laut Flores, tampak dasar laut terpatahkan, dimana bagian utara menyusup ke bawah.

Baca: Gempa Guncang NTB Lagi, DPR: Kita Perlu Muhasabah

Patahan itu dapat diikuti dengan jelas hingga Lombok. Di utara Bali, deformasi melemah atau tidak sekuat di bagian Lombok.

“Kebetulan pada tahun 1981saya ikut Ekspedisi Marine Geology – Rama 12 yang memetakan patahan ini. Ekspedisi dengan menggunakan kapal riset R/V Thomas Washington ini dipimpin oleh Prof. Eli Silver dari University of California Santa Cruz,” ungkapnya.

Masih penjelasannya, data gempa, baik lokasi gempa maupun focal mechanism (mekanisme pusat gempa) kedua gempa jelas berhubungan dengan keberadaan Flores Thrust.

Lantas apa yang penting (harus) dilakukan?

“Sejatinya baru Sumatera yang kita ketahui tentang kegempaannya. Selebihnya tak banyak kita ketahui. Jawa pun hanya sedikit yang kita ketahui. Saya kira kita perlu mempelajari deformasi yang terjadi di sepanjang Flores Thrust,” ujarnya.

Baca: Runtuhnya ‘Giri Suci’ di Rinjani

Masalahnya, kata Hery, letaknya ada di bawah laut. Apa boleh buat. “Kita perlu memetakan patahan itu lebih detil.”

Untuk itu, perlu membuat jaringan (temporary) OBS (Ocean Bottom Seismograph) guna memetakan pola gempa, dan tentu saja kapal riset untuk memetakan anatomi patahan.

“Studi deformasi dengan menggunakan GPS amat perlu. Kita beruntung ada beberapa pulau di utara NTB dan NTT yang memungkin kita menempatkan GPS,” terangnya.*

The post Perlu Mengubah Pola Pikir Hadapi ‘Kepungan’ Potensi Gempa appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
147945
Facebook Alami Kerugian Lebih dari Rp 217 Triliun dalam Semalam http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/07/27/147002/facebook-alami-kerugian-lebih-dari-rp-217-triliun-dalam-semalam.html Fri, 27 Jul 2018 15:40:08 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=147002

Facebook  juga harus berurusan dengan akun palsu, halaman dan grup di jaringannya, terutama pada saat pemilihan presiden 2016 di AS

The post Facebook Alami Kerugian Lebih dari Rp 217 Triliun dalam Semalam appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatulllah.com-Beriringan dengan saham Facebook  yang anjlok hingga 19 persen dan mengikis kapitalisasi pasar hingga 119 miliar dollar AS, kekayaan CEO Facebook Mark Zuckerberg pun turut tergerus hingga 15 miliar dollar AS atau sekitar Rp 217,5 triliun (kurs Rp 14.500 per dollar AS).

Sebelum harga saham Facebook  anjlok habis-habisan, Zuckerberg merupakan orang kelima terkaya di Amerika pad atahun 2018, degan jumlah pendapatan 71 miliar dollar AS berdasarkan data dari Forbes Billionaires List. Per hari Kamis (26/07/2018), kekayaannya turun menjadi sekitar 55,9 miliar dollar AS.

Ini akan membuat Zuckerberg terdepan dari daftar 10 orang terkaya di Amerika, dan berada pada posisi 11, di bawah co-founder Oracle Larry Elison.

  Baca: Pahami Sejarahmu: Google Sudah jadi Kontraktor Intelijen Sejak Awal

Sebagai informasi, sebelum laporan penghasilan kuartal II tahun 2018 ini, harga saham Facebook sempat menyentuh rekor tertingginya yakni 217,5 dollar AS per lembar saham.

Namun angka ini pun menyusut menjadi 172 dollar AS per lembar saham. Hal ini disebabkan, pengguna Facebook hanya tumbuh sekitar 1,54 persen pengguna secara bulanan, padahal pada kuartal sebelumnya pengguna Facebook tumbuh hingga 3,42 persen setiap bulannya.

Penjualan tumbuh menjadi 13,2 miliar dollar AS pada kuartal kedua dibandingkan dengan 9,3 miliar dollar AS setahun yang lalu. Perusahaan ini melaporkan laba 5,1 miliar dollar AS, atau 1,74 dollar AS per saham, dibandingkan dengan estimasi rata-rata 5,1 miliar dollar AS dan 1,72 dollar AS per saham di antara riset yang dikumpulkan oleh Thomson Reuters.

Baca: Inilah Semua Data Pribadi Anda yang Disimpan Facebook dan Google 

Facebook  juga harus berurusan dengan akun palsu, halaman dan grup di jaringannya, terutama pada saat pemilihan presiden 2016 di AS.

“Selama 18 bulan ke depan, ada pemilihan penting di luar AS di Brasil, India, dan Uni Eropa. Ini semua akan menjadi ujian nyata untuk Facebook,” kata Zuckerberg.

Zuckerberg, miliarder termuda di dunia, juga melihat kekayaannya menurun sekitar USD16 miliar menjadi sekitar USD67 miliar.*

The post Facebook Alami Kerugian Lebih dari Rp 217 Triliun dalam Semalam appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
147002
Uni Eropa Denda Google Sebesar 5 Miliar USD http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/07/18/146310/uni-eropa-denda-google-sebesar-5-miliar-usd.html Wed, 18 Jul 2018 15:49:56 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=146310

Uni Eropa mengenakan denda besar pada Google karena monopoli sistem telepon seluler Android-nya

The post Uni Eropa Denda Google Sebesar 5 Miliar USD appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com—Setelah penyelidikan tiga tahun, hari Rabu (18/07/2018) Uni Eropa menjatuhkan denda $ 5 miliar pada Google  karena melanggar aturan persaingan blok itu dengan sistem operasi Android-nya.

Perusahaan ini dituduh menyalahgunakan posisi dominannya di pasar lewat koneksi dengan pembuat ponsel seperti Samsung (Korea Selatan) dan Huawei (China), sehingga menghalangi saingan dan menghambat persaingan. Perusahaan ini diberi waktu 90 hari untuk mengakhiri praktik tersebut atau terancam dijatuhkan lebih banyak denda.

Komisi Eropa telah lama mengeluh bahwa Google  mengharuskan produsen untuk menginstal mesin pencari dan browser Google Chrome di ponsel dan mengatur Google Search sebagai default, sebagai syarat pemberian lisensi beberapa aplikasi Google seperti Google Play.

Baca: Inilah Semua Data Pribadi Anda yang Disimpan Facebook dan Google

Perusahaan arsitektur dan desain Snarkitecture yang berbasis di New York City menampilkan instalasi ini di gedung administrasi Milan. Insprirasinya dari gletser dan elemen-elemen alam lain yang dan menggabungkan uap, es dan air.

“Hari ini Komisi telah memutuskan untuk memberikan Google  denda sebesar € 4,34 miliar (US$ 5 miliar -Red) karena melanggar peraturan antimonopoli Uni Eropa,” ujar Komisaris Persaingan UE Margrethe Vestager pada konferensi pers di Brussel. “Google telah terlibat dalam praktik ilegal untuk memperkuat posisi pasarnya yang dominan dalam pencarian internet,” ujarnya kutip Deutsche Welle.

  Baca: Facebook Mengaku Amerika Minta Data Penggunanya

Menurut aturan Uni Eropa, Google dapat didenda hingga 10 persen dari pendapatan tahunan perusahaan induk Alphabet, yang mencapai US$ 110,9 miliar pada tahun 2017.

Vestager telah sangat vokal dan menargetkan serangkaian raksasa Silicon Valley seperti Apple dan Amazon dalam empat tahun jabatannya sebagai Komisaris Persaingan Uni Eropa. Ia mendapat pujian di Eropa tetapi membuat marah Washington.

Android adalah sistem operasi ponsel paling banyak digunakan di dunia dan beroperasi pada sekitar 80 persen perangkat seluler di seluruh dunia. Perangkat lunak open-source disediakan untuk produsen secara gratis, sementara Google memperoleh pendapatan dari iklan yang ditampilkan di aplikasinya, dikutip Reuters.*

The post Uni Eropa Denda Google Sebesar 5 Miliar USD appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
146310
Hamas Retas Anggota Tentara ‘Israel’ dengan Aplikasi Jodoh dan Piala Dunia http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/07/07/145516/hamas-retas-anggota-tentara-isrel-dengan-aplikasi-jodoh-dan-piala-dunia.html Sat, 07 Jul 2018 16:10:05 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=145516

Tahun 2014, surat kabar ‘Isrel’ Maariv mengabarkan serangan hacker terhadap sejumlah layanan keamanan dan badan intelijen ‘‘Isrel’’ “Mossad”

The post Hamas Retas Anggota Tentara ‘Israel’ dengan Aplikasi Jodoh dan Piala Dunia appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com—Harakah al-Muqawamah al-Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam) berhasil mendapatkan informasi sensitif mengenai militer dan beberapa pos-posnya di sekitar jalur Gaza dengan cara meretas handphone tentara ‘Isrel’.

Aplikasi-aplikasi tersebut memungkinkan Hamas menanam software berbahaya mereka kendalikan,yang memungkinkan mujahidin di Gaza mengakses gambar, nomer telepon dan alamat email para tentara penjajah yang ditempatkan dekat dengan perbatasan, dan bahkan memungkinkan kelompok pejuang pembebasan Palestina dan Masjid Al-Aqsha ini mengendalikan kamera dan microphone dari jarak jauh, tulis koran ‘Isrel’, Ha’aretz.

Dalam beberapa kasus, Hamas bisa merekam apa yang sedang terjadi di markas Pasukan Pertahanan ‘Isrel’ (IDF) tanpa para tentara sadari kalau telepon genggam mereka sedang diretas.

Dimulai pada Januari 2018, departemen keamanan informasi telah menerima sejumlah komplain dari para tentara dan komandan tentang upaya oleh orang-orang mencurigakan di jaringan sosial yang merekomendasikan mereka untuk mendownload aplikasi di Google Play Store resmi. Tentara yang mendownload aplikasi tersebut segera memberi Hamas semua akses pada informasi di telepon mereka.

Salah satu aplikasi yang digunakan Hamas ialah aplikasi jodoh dan aplikasi “Golden Cup,” yang menyediakan informasi langsung mengenai Piala Dunia tahun ini.

Baca: Media Zionis: Hamas Menang dalam Perang Elektronik 

Militer penjajah mulai memeriksa aplikasi-aplikasi itu dan segera menyadari bahwa Hamas berada dibalik itu, dan kelompok mujahidin telah mengoperasikan profil-profil Facebook palsu untuk membangun kepercayaan para tentara sejak 2017 agar mereka mendownload aplikasi itu.

Operasi oleh unit yang bertanggungjawab atas keamanan informasi dijuluki “Operasi Patah Hati.”

Hamas juga menggunakan aplikasi kebugaran untuk mengidentifikasi nomer telepon para tentara yang melakukan jogging di dekat perbatasan Gaza.

Beberapa menit setelah Hamas mendapatkan nomer telepon ini, mereka mulai mengirimkan permintaan untuk mendownload aplikasi “Kuda Trojan” mereka.

Meskipun kebocoran itu ditemukan relatif cepat, hanya beberapa minggu setelah kelompok mujahidin itu mulai meretas telepon genggam para tentara penjajah, Hamas masih berhasil mengumpulkan informasi jumlah markas ‘Isrel’ dan kendaraan bersenjata di markas tersebut.

Baca: Pakar Cyber Zionis Sibuk Hadang Serangan Hacker

Dalam beberapa tahun terakhir, pejuang Hamas telah melakukan upaya besar di area siber hacking dan pengumpulan informasi militer dan informasi para tentara, narasumber di sektor keamanan siber mengatakan.

Serangan terbaru terhadap smartphone itu, yang menggunakan aplikasi resmi di Google Play Store, profil-profil sosial media membuktikan kemampuan Hamas dalam meningkatkan taktiknya. Beberapa orang di industri tersebut menyebut Hamas sebagai organisasi non-negara paling maju di bidang keamanan siber.

“Hari ini, dengan beberapa puluh dollar, memungkinkan mempekerjakan para hacker dari negara-negara Eropa Timur dan Asia yang dapat melakukan serangan siber di tingkat yang sangat tinggi,” kata Nitzan Ziv, Wakil Presiden Keamanan Siber di Check Point.

“Sebuah organisasi yang ingin menyerang ‘Isrel’ dan memiliki informasi relevan tentang para tentara dapat melakukannya secara mandiri dan dapat beralih ke orang-orang di negara yang sama. Kami mengetahui bagaimana mengatakan dengan pasti hari ini bahwa hal ini sedang terjadi,” tambah Ziv.

Sebelum ini, tahun 2014, surat kabar ‘Isrel’ Maariv mengabarkan serangan hacker terhadap sejumlah layanan keamanan dan badan intelijen ‘‘Isrel’’ “Mossad” terus mengalami peningkatan dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Surat kabar tersebut menyatakan bahwa serangan dilakukan oleh hacker Palestina dengan mengirimkan email yang berisi virus komputer yang apabila dibuka akan menyebabkan kerusakan komputer dan hancurnya data dan informasi yang disimpan didalamnya.**/Nashirul Haq AR

The post Hamas Retas Anggota Tentara ‘Israel’ dengan Aplikasi Jodoh dan Piala Dunia appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
145516
WHO: Kecanduan Game Masuk Gangguan Kejiwaan http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/06/20/144620/who-kecanduan-game-masuk-gangguan-kejiwaan.html Wed, 20 Jun 2018 12:21:44 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=144620

Hidayatullah.com– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan kecanduan main video game ke dalam daftar kondisi penyakit gangguan kejiwaan. Langkah ini diharapkan […]

The post WHO: Kecanduan Game Masuk Gangguan Kejiwaan appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan kecanduan main video game ke dalam daftar kondisi penyakit gangguan kejiwaan. Langkah ini diharapkan akan membantu diagnosis dan pilihan perawatan oleh para dokter.

Organisasi Kesehatan  Dunia memasukkan kecancuan game dalam daftar referensi penyakit yang dapat dikenali dan didiagnosis atau yang dikenal sebagai International Classification of Diseases (ICD).

Pembaruan untuk daftar referensi internasional ini berarti diagnosis dan pendanaan pengobatan orang yang kecanduan main game dipermudah dan “melayani tujuan kesehatan masyarakat bagi negara-negara untuk lebih siap mengidentifikasi masalah ini,” demikian menurut badan kesehatan PBB dikutip Deutsche Welle.

Baca: Keasyikan Main Game, Anak Bisa Malas Belajar

ICD juga digunakan oleh perusahaan asuransi kesehatan yang penggantian pembayarannya tergantung pada klasifikasi.

WHO mengatakan diagnosis baru mempengaruhi mereka yang kehilangan kendali atas kebiasaan bermain game dan menyebabkan mereka mengabaikan hal lain dalam hidup mereka. Mereka seakan tetap terjebak di dunia maya, walau masalah di dunia nyata yang dihasilkan dari kecanduan mereka menjadi semakin jelas.

Baca: Permainan Digital Dinilai Bikin Anak Anti Sosial

Klasifikasi kontroversial

Beberapa pengeritik bersikeras bahwa kecanduan game bukanlah diagnosis itu sendiri melainkan gejala kondisi yang mendasari seperti depresi, autisme atau gangguan bipolar dan bahwa jumlah orang yang benar-benar kecanduan sangat kecil.

Para pendukung klasifikasi terpisah berpendapat bahwa penting untuk mengidentifikasi pecandu video game dengan cepat karena mereka biasanya remaja atau orang dewasa muda yang segan mencari bantuan sendiri.*

The post WHO: Kecanduan Game Masuk Gangguan Kejiwaan appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
144620
HiPOS, Aplikasi untuk Permudah Komunitas Muslim Bersosmed http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/05/31/143402/hipos-aplikasi-untuk-permudah-komunitas-muslim-bersosmed.html Thu, 31 May 2018 10:31:29 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=143402

Aplikasi terintegrasi ini bisa digunakan sebagai messenger (pegganti whastapp), untuk pembelian tiket pesawat, kereta api, pembayaran listrik, zakat, infak hingga pembayaran BPJS

The post HiPOS, Aplikasi untuk Permudah Komunitas Muslim Bersosmed appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Era digitalisasi yang kini terus berkembang sejatinya menjadi tantangan dan peluang untuk pengembangan dakwah di tengah masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan praktisi IT dari HGC Tecnolgy, Asih Subagyo.

Menurut Bagyo, demikian pria ini biasa disapa, kebutuhan ummat Islam terhadap kebutuhan sarana digital terutama untuk bersosial media dan sarana pembayaran adalah sebuah keniscayaan.

“Atas dasar itulah HiPOS  ini dihadirkan, “ ujar Bagyo kepada hidayatullah.com, Kamis (31/05/2018).

HiPOS, terang Bagyo, adalah aplikasi terintegrasi yang dibangun dalam tiga tahap. Tahap awal, yang diluncurkan pada hari ini, 31 Mei 2018, berupa aplikasi Messenger yang dilengkapi dengan fasilitas pembelian pulsa, pembayaran listrik, PAM, BPJS, dan sebagainya.

Baca: Kalangan Muda Muslim Eropa Promosikan “Aku Muslim”

Untuk tahap kedua, kata Bagyo, akan dibangun Fintech berbagai fasilitas bayar zakat, infaq, shadaqah, wakaf tunai, spp, dan lain macamnya. “Nah, berikutnya pada tahap ketiga akan dibangun market place sebagai pasar Muslim,” tutur Bagyo.

Baca: Aplikasi Muslim Dirilis di Bandung

Semua fasilitas yang dibangun dalam tiga tahap itu berada dalam satu aplikasi. “Sehingga memungkinkan semua aktivitas dalam satu genggaman,” ulas Ketua Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah.

Teknologi yang merupakan besutan dari HGC Technology dan Jatis Mobile ini dapat digunakan oleh siapa saja, dan sangat mudah. Di dalam aplikasi itu bisa digunakan sebagai messenger (sejenis whastapp) juga, kata Bagyo, dapat juga dilakukan pembelian tiket pesawat dan kereta api.

“Jika ingin menggunakan aplikasi ini bisa unduh di Playstore Android,” imbuh Bagyo. Ke depan, harap Bagyo, HiPOS  ini menjadi aplikasi terintegrasi bagi umat Islam.*

The post HiPOS, Aplikasi untuk Permudah Komunitas Muslim Bersosmed appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
143402
Usai Penyalahgunaan Data Facebook , Cambridge Analytica Umumkan Tutup http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/05/03/141656/usai-penyalahgunaan-data-facebook-cambridge-analytica-umumkan-tutup.html Thu, 03 May 2018 06:31:07 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=141656

Sekitar 87 juta pengguna media sosial di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang datanya didistribusikan ke Cambridge Analytica dalam kasus pencruian data

The post Usai Penyalahgunaan Data Facebook , Cambridge Analytica Umumkan Tutup appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Cambridge Analytica, lembaga konsultan politik yang tersangkut kasus penyalahgunaan data pengguna Facebook  mengumumkan akan akan berhenti beroperasi.

Dikutip BBC Kamis, (05/04/2018) perusahaan yang dituding telah memanfaatkan data pengguna Facebook  tanpa izin dan menggunakannya untuk kepentingan politik kliennya ini menyatakan akan menghentikan kegiatan operasionalnya.

Cambridge Analytica merupakan sebuah konsultan politik kelas dunia, yang dibakarkan berhasil memenangkan nama Donald Trump di Pilpres Amerika Serikat pada tahun 2016.

Baca: Inilah Semua Data Pribadi Anda yang Disimpan Facebook dan Google

Perusahaan tersebut memakai data melalui survei dan metode lainnya sehingga memiliki ‘big data‘ guna menggiring opini publik,  tulis  BBC, Jumat (06/04/2018).

Cambridge Analytica mengatakan psikografi adalah alat yang paling efektif untuk mengendalikan kejiwaan calon pemilih dalam Pemilu. Perkawinan antara data pribadi dengan tes psikologi menghasilkan anak yang sangat berguna, yakni pemetaan psikologi pemilih.

Dalam kasus Facebook , Cambridge Analytica diduga mengambil data pengguna melalui aplikasi kuis atau survei online. Banyak orang secara sukarela mengisi survei online yang tampil di laman Facebook  mereka.

Baca: Data 87 Juta Pengguna Facebook Dicuri, Indonesia Korban Terbanyak Ketiga

Hasilnya dikombinasikan dengan data pribadi pemilik akun Facebook  itu sendiri, misalnya kebiasaan berbelanja, mobil apa yang biasa mereka gunakan, hingga tema apa yang mereka sukai di media sosial. Hasilnya adalah profil psikologis pemilik akun Facebook  yang mempermudah politisi untuk menyajikan materi kampanye khusus kepada seorang pemilik akun, atau segolongan pemilik akun itu.

Sekitar 87 juta pengguna media sosial di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang datanya didistribusikan ke Cambridge Analytica dalam kasus pencruian data ini.

kandal penyalahgunaan data itu membuat Facebook  menjadi sorotan dunia dan regulator berbagai negara telah memanggil manajemen media sosial tersebut untuk menjelaskan duduk perkaranya.*

The post Usai Penyalahgunaan Data Facebook , Cambridge Analytica Umumkan Tutup appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
141656
Mengenal EM-10, Bahan Penghancur Sampah Karya Dosen Muslimah http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/04/27/141345/mengenal-em-10-bahan-penghancur-sampah-karya-dosen-muslimah.html Fri, 27 Apr 2018 02:29:59 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=141345

Elpawati juga memastikan komposisi bahan produksinya terhindar dari zat kimiawi yang tidak halal, seperti zat babi dan semacamnya.

The post Mengenal EM-10, Bahan Penghancur Sampah Karya Dosen Muslimah appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Dr Elpawati, dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, baru saja menerima Sertifikat Paten Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) atas temuannya berupa bahan penghancur sampah organik hingga bisa menjadi pupuk.

Produk yang diberi nama EM-10 tersebut dipamerkan pada Intellectual Property Expo dalam rangka peringatan Hari Kekayaan Intelektual Internasional. Pameran ini digelar di Monas, Jakarta, Kamis (26/04/2018) oleh Kemenkumham.

Ditemui di stan pameran, Elpawati berbagi cerita tentang proses penelitiannya hingga menemukan EM-10. Menurutnya, proses produksi EM-10 berawal dari penelitian Elpawati di Institut Pertanian Bogor (IPB). Saat itu, bahan penghancur sampah yang ada dikenal dengan EM-4 yang merupakan produk luar negeri.

Dari situ, muncul pertanyaan, apakah bakteri EM-4 relevan dengan kondisi Indonesia yang berbeda dari musim hingga tradisi keagamaannya?

“Setelah diadakan uji coba untuk mencari bahan lokal dari dalam negeri, selama praktik di laboratorium, lalu muncul EM-5. Istilah EM ini berasal dari Mikroorganisme bakteri, lalu disebut EM,” jelasnya di Jakarta, kemarin lansir Kementerian Agama, Jumat (27/04/2018).

Baca: Temukan Alat Penghancur Sampah Organik, Dosen Muslimah Kantongi Paten

Penelitian yang dilakukan Elpawati ini didukung Pemerintah Kota Tangerang Selatan, utamanya dalam rangka penanggulangan sampah. Penelitian ini juga didukung LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Tahun 2011, Elpawati mendapat bantuan dana penelitian dari LP2M UIN Syarif Hidayatullah. Dari penelitian tersebut, dihasilkan produk yang kemudian diberi nama EM-8. Namun, produk ini hanya digunakan secara terbatas dan oleh kalangan terbatas.

Kelahiran produk EM-10 sendiri berawal dari penelitian lanjutan setelah mendapat dana penelitian LIPI. Menurut Elpawati, saat itu pihak LIPI memberi tantangan agar dirinya bersama tim menghasilkan produk sekaligus hak paten.

Proses penelitian dilanjutkan. EM-8 kembali diuji coba di laboratorium, tidak hanya pada sampah organik, tetapi juga sampah non-organik. Hasil riset menunjukan, EM-8 lebih efektif (95 persen) menghancurkan sampah organik. Untuk sampah non-organik, prosentase paling tinggi sekitar 70 persen.

Uji coba berikutnya, lanjut Elpawati, dikembangkan pada pemanfaatan sampah yang telah dihancurkan sebagai pupuk tanaman, sayuran, dan buah-buahan. Hasilnya, sampah organik jauh lebih bermanfaat daripada non-organik. Sampah organik juga lebih mudah diperoleh di perumahan, bekas sampah dapur. Mekanisme penghancurannya lebih mudah dan efektif apabila dimulai dari tempat sampah yang kecil.

Baca: Kenya Perlu Percepat Daur Ulang Sampah Elektroniknya

Menurut Elpawati, penelitian tentang sampah ini juga pernah ditawarkan menjadi beberapa penelitian untuk laporan akhir mahasiswa program studi Sarjana Agro Bisnis Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah. Sekurang-kurangnya terdapat delapan judul skripsi yang mendukung kelahiran hak paten.

Sunandar, alumni tahun 2015 jurusan Agro Bisnis, adalah salah seorang mahasiswa yang mengambil judul penelitian hasil bimbingan Elpawati.

Kini, Sunandar menjadi salah satu tim peneliti Elpawati juga untuk penelitian tentang lebah yang tidak menyengat (Stingless Bee). Lebah ini menjadi proyek penelitian berikutnya dari Elpawati yang masih berlangsung sejak setahun belakang. Riset ini mengingatkan tentang beberapa cerita lebah dalam al-Qur’an.

Elpawati (dua dari kanan) di stannya pada pameran di Monas, Jakarta, Kamis (26/04/2018). [Foto: Kemenag.go.id]

Sebagai dosen UIN, Elpawati mengaku terinspirasi dari ayat al-Qur’an saat mengembangkan penelitian. Jelasnya, al-Qur’an mengajarkan bahwa tanaman dan tumbuhan bisa dijadikan sebagai sumber energi. Hal ini antara lain dijelaskan dalam al-Qur’an Surat Yasin: 80, An-Nur: 35, dan Al-Waqiah: 71-72.

“Dari situ, saya jadikan sampah organik yang berasal dari tanaman dan tumbuhan untuk dijadikan sebagai uji coba dalam proses riset menuju hak paten,” tuturnya.

Elpawati juga memastikan komposisi bahan produksinya terhindar dari zat kimiawi yang tidak halal, seperti zat babi dan semacamnya. Itulah salah satu pembeda EM-10. Elpawati mengaku sering mendorong mahasiwanya untuk melakukan penelitian, termasuk dalam rangka memahami ayat-ayat al-Qur’an.

Baca: Kemenag Buka Kembali Bantuan Program Penelitian

Mengaku Diklaim Sepihak

Elpawati bersyukur hasil penelitiannya kini sudah memiliki Hak Paten. Bahkan, penelitiannya juga sudah menghasilkan lima HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) atas tulisan hasil riset yang dimuat pada jurnal ilmiah.

Sebelum dipatenkan, Elpawati mengaku ada klaim sepihak dari orang-orang yang mengaku sebagai penemu komposisi bahan penghancur sampah organik ini. Klaim itu bermula dari pertemuan untuk membahas rencana kerja sama penanggulangan sampah di salah satu wilayah.

Selain klaim, ada juga pihak-pihak yang berusaha membeli resep temuanya. Menurut Elpawati, salah satu anggota timnya mengaku ada yang diiming-imingi sejumlah uang untuk memberikan resep komposisinya.

Dari situ, Elpawati bersama timnya mulai berhati-hati dalam berbagi resep komposisi EM-10. Alhamdulillah, kini paten EM-10 sudah keluar. Semoga bermanfaat!*

The post Mengenal EM-10, Bahan Penghancur Sampah Karya Dosen Muslimah appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
141345
Temukan Alat Penghancur Sampah Organik, Dosen Muslimah Kantongi Paten http://www.hidayatullah.com/iptekes/saintek/read/2018/04/26/141263/temukan-alat-penghancur-sampah-organik-dosen-muslimah-kantongi-paten.html Thu, 26 Apr 2018 01:25:11 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=141263

"Penghancur sampah organik ini terdiri dari bakteri dan jamur, yang berperan untuk mempercepat dekomposisi (penghancur) sampah organik."

The post Temukan Alat Penghancur Sampah Organik, Dosen Muslimah Kantongi Paten appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Salah seorang dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memperoleh hak paten atas karya inovasinya.

Adalah Dr Elpawati. Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini menerima Sertifikat Paten tertanggal 24 April 2018 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Sertifikat diberikan atas temuannya yang berjudul “Komposisi Penghancur Sampah Organik dan Proses Pembuatannya”.

Menurut Elpawati, penelitian ini dilakukannya sejak 2011. Saat itu, dia menerima dana Rp 75 juta dari LP2M UIN Syarif Hidayatullah. Penelitian ini dilanjutkan pada 2012 dengan dana dari LIPI sebesar Rp 150 juta.

Belum selesai juga dan terus dihinggapi rasa penasaran, penelitian ini dilanjutkan pada 2013 dan 2014 dengan dana sendiri.

“Pada bulan Desember 2014, riset selesai dan diusulkan ke PATEN. 3 tahun 4 bulan, akhirnya keluar sertifikat paten,”  ungkapnya di Jakarta, Kamis (26/04/2018) lansir Kementerian Agama.

Baca: Kemenag Buka Kembali Bantuan Program Penelitian

Menurut Elpawati, latar belakang penelitian ini sederhana. Dia ingin menciptakan penghancur sampah organik sendiri, dari mikroorganisme yang berasal dari lingkungan sendiri, bukan dari negara lain.

“Penghancur sampah organik ini terdiri dari bakteri dan jamur, yang berperan untuk mempercepat dekomposisi (penghancur) sampah organik. Selain menghancurkan sampah organik juga berfungsi sebagai pupuk cair, karena bila disiramkan ke dalam media tanam dapat meningkatkan penyerapan unsur hara di dalam tanah. Itu yang berbeda dengan negara lain,” paparnya.

“Temuan ini akan diikutkan pada pameran menyambut Hari Kekayaan Intelektual Internasional di Monas (Jakarta), hari ini,” lanjutnya.

Sertifikat atas temuan Dr Elpawati, yang berjudul “Komposisi Penghancur Sampah Organik dan Proses Pembuatannya”. [Foto: Kemenag]

Prestasi dosen PTKIN ini diapresiasi Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Arskal Salim GP.

“Selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Saya tahu prosesnya cukup panjang dan berliku,” ujar Arskal yang pernah menjadi Ketua LP2M UIN Syarif Hidayatullah saat Elpawati melaksanakan risetnya.

“Semoga capaian ini dapat menjadi contoh yang baik bagi dosen PTKIN lainnya untuk mendapatkan hak paten dan merasa percaya diri bahwa dosen PTKIN juga dapat meraih hak paten.

Sertifikat paten ini dapat pula memberi motivasi sehingga bermunculan lebih banyak lagi riset-riset yang mempunyai implikasi paten di masa depan, bukan sekadar publikasi,” harapnya.

Hal sama disampaikan Sesditjen Pendidikan Islam M Ishom. Dia berharap capaian prestisius diikuti temuan lainnya. Dia mendorong Diktis ke depan daat menyusun direktori HAKI PTKIN.

Baca: Mengenal EM-10, Bahan Penghancur Sampah Karya Dosen Muslimah

“Dengan adanya direktori Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di PTKIN, maka kita mempunyai data yang lebih lengkap, termasuk di dalamnya hak paten. Keilmuan apa saja yang tercatat dalam HAKI akan diketahui dan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui kebijakan,” ujarnya.

Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi, mengatakan, Elpawati adalah penerima Sertifikat Paten pertama di lingkungan PTKI.

Sementara Kasi Penelitian dan Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual, Diktis Mahrus, mengatakan, saat ini sudah lebih 1.000 dosen PTKI yang memiliki hak kekayaan intelektual. Namun, untuk pemilik hak paten, Elpawati adalah yang pertama.*

The post Temukan Alat Penghancur Sampah Organik, Dosen Muslimah Kantongi Paten appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
141263