Jum'at, 22 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Kesehatan

Kemenkes, BPOM hingga TNI Sepakat Hentikan Uji Klinis Vaksin Nusantara, Ini Harapan Terawan

vaksin nusantara Warta Kota
Dokter Terawan Agus Putranto ditunjuk sebagai Menkes oleh Presiden Joko Widodo.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyayangkan keputusan tiga lembaga pemerintah yang sepakat untuk menghentikan uji klinis vaksin Nusantara. Padahal, uji klinis yang dilakukan sudah mencapai fase 3. Tiga lembaga itu yakni, Kementerian Kesehatan, KSAD TNI, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Jika ditanya apakah vaksin Nusantara akan masuk ke uji klinis fase 3, jawabannya tidak bisa kalau dalam kondisi seperti ini, karena kami sangat taat pemerintah. Bagi kami pemerintah itu wakil Tuhan di dunia,” kata Terawan dalam rapat virtual bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (16/06/2021).

Menurut Terawan, karena adanya kesepakatan 3 pejabat pemerintah untuk menghentikan vaksin Nusantara, maka sekali lagi dikatakan, uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 dengan sel dendritik tidak bisa dijalankan. “Ini bukan soal biaya kami tak bisa lanjutkan. Kalau biaya, kami mampu selesaikan,” ujarnya.

Dalam uji klinis, kata Terawan, bisa dilakukan di negeri sendiri, bisa di negara lain bersama-sama dengan negara sendiri, atau sepenuhnya di negara lain. “Saya pribadi sangat berharap dan berdoa, vaksin Nusantara dapat dilakukan fase 3 di negeri sendiri,” pintanya.

“Kami mohon bantuan teman-teman di Komisi VII DPR RI mengizinkan kami melakukan riset di Indonesia, menyelesaikan ini semua karena tinggal selangkah lagi yaitu uji klinis fase 3,” bebernya.

Lebih jauh, Terawan turut meyakinkan Komisi VII dengan menjelaskan bahwa vaksin tersebut telah tercatat di Badan Kesehatan Dunia (WHO) sampai uji klinis fase 2. Lalu, selanjutnya hasil uji klinis fase 2 tersebut rencananya akan dilaporkan ke clinicaltrials.gov.

“Kami juga akan segera publikasikan hasil uji klinis fase 2 vaksin Nusantara di publikasi Internasional terstandar tinggi. Saat ini sedang disiapkan tulisannya,” ungkapnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Covid-19: Angka Kematian di AS Lampaui Korban Perang Dunia II, Sejak Februari 420 Ribu Warga AS Meninggal

Covid-19: Angka Kematian di AS Lampaui Korban Perang Dunia II, Sejak Februari 420 Ribu Warga AS Meninggal

Riwayat Pemberian ASI Hafidt dan Assifa Dipertanyakan

Riwayat Pemberian ASI Hafidt dan Assifa Dipertanyakan

Awas! Kecanduan Pornografi Bisa Bikin Impoten dan Kerusakan Otak

Awas! Kecanduan Pornografi Bisa Bikin Impoten dan Kerusakan Otak

Coca Cola Mengumumkan Minat Produksi Minuman beraroma Ganja

Coca Cola Mengumumkan Minat Produksi Minuman beraroma Ganja

ASI Seorang Ibu Hanya Berlaku untuk Anaknya Sendiri

ASI Seorang Ibu Hanya Berlaku untuk Anaknya Sendiri

Baca Juga

Berita Lainnya