Sabtu, 29 Januari 2022 / 25 Jumadil Akhir 1443 H

Kesehatan

Pakar: Kasus Aktif Covid-19 Realnya Tiga Kali Lipat dari yang Terdeteksi

[Ilustrasi]
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kasus aktif pandemi Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan. Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menyampaikan bahwa virus itu belum terdeteksi seluruhnya. Ini mengakibatkan data kasus aktif Covid-19 yang dilaporkan pemerintah belum merepresentasikan kejadian sesungguhnya.

“Sebenarnya yang terjadi di lapangan itu realnya tiga kali lipat dari yang terdeteksi. Misalnya sekarang kasus aktif 110.000, kemungkinan masih ada 330 ribu,” kata Hermawan seperti melansir media Merdeka, Senin (14/06/2021).

Hermawan menyatakan tidak terdeteksinya seluruh kasus aktif Covid-19 ini karena testing yang dilakukan pemerintah rendah. Seharusnya, pemerintah melakukan testing minimal 250.000 hingga 300.000 spesimen per hari. Sementara saat ini, testing Covid-19 baru mencapai 75.000 spesimen per hari.

Terlebih menurut Hermawan Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Sebab, kasus Covid-19 belum mencapai puncak namun keterpakaian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 nyaris penuh.

“Jadi sebenarnya yang dikatakan apakah kasus kita sudah paling tinggi? Belum. Masih akan naik, tetapi apakah sudah darurat? Sudah sangat mengkhawatirkan,” tuturnya.

Sebelumnya, juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan kasus positif Covid-19 di enam provinsi Pulau Jawa naik drastis pada periode 1 hingga 10 Juni 2021. Kenaikan tertinggi terjadi di DKI Jakarta yakni lebih dari 300 persen.

“DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus paling signifikan. Di mana dalam 10 hari saja, kasusnya meningkat lebih dari 300 persen,” jelasnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Jumat (11/06/2021).

Wiku menyebut, pada 1 Juni 2021, kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta hanya 519. Pada 10 Juni 2021 langsung naik menjadi 2.091 dalam sehari.

Kenaikan cukup tinggi juga terjadi di DI Yogyakarta mencapai 107 persen. Dari 1 Juni hanya mengalami peningkatan 219, 10 Juni 2021 naik menjadi 455 kasus.

“Jawa Timur kasus hariannya meningkat 89 persen dari yang sebelumnya bertambah 225 kasus tanggal 1, di tanggal 10 kemarin semakin tinggi yaitu 425 kasus,” beber Wiku.

Jawa Tengah juga mencatat kenaikan kasus Covid-19 signifikan, yakni 80 persen. Data 1 Juni, kasus Covid-19 harian di Jawa Tengah hanya 851, 10 Juni 2021 naik menjadi 1.535 dalam sehari.

Sedangkan Jawa Barat mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 49 persen dalam 10 hari terakhir dan Banten 57 persen.

Adapun, data terakhir, pada Minggu (13/06/2021), kasus aktif Covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 113.388 dari total 1.911.358 kasus positif.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Kemenkes: Susu Kental Manis Lebih Banyak Mengandung Gula dan Lemak daripada Protein

Kemenkes: Susu Kental Manis Lebih Banyak Mengandung Gula dan Lemak daripada Protein

Khamr Melahirkan Kampung Janda

Khamr Melahirkan Kampung Janda

Penelitian: Ibu Menyusui Ternyata Lebih Langsing Kembali

Penelitian: Ibu Menyusui Ternyata Lebih Langsing Kembali

WHO: Kekebalan terhadap Antibiotika Semakin Mencemaskan

WHO: Kekebalan terhadap Antibiotika Semakin Mencemaskan

Penelitian: Susu Kambing  Kaya Nutrisi dan Turunkan Kolesterol Jahat

Penelitian: Susu Kambing Kaya Nutrisi dan Turunkan Kolesterol Jahat

Baca Juga

Berita Lainnya