Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Lebih dari Setengah Penduduk China Kelebihan Berat Badan

Bagikan:

Hidayatullah.com — Lebih dari setengah populasi orang dewasa di China, atau lebih dari setengah miliar orang, kini mengalami kelebihan berat badan, menurut penelitian. Angka tersebut meningkat secara signifikan dibanding tahun 2002, ketika 29% orang dewasa mengalami kelebihan berat badan, kutip BBC.

Pertumbuhan ekonomi yang pesat di negara itu dalam beberapa dekade terakhir telah menyebabkan pola perubahan besar pada gaya hidup, pola makan dan kebiasaan olahraga.  Massa tubuh yang lebih tinggi, meningkatkan risiko sejumlah penyakit, termasuk penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Masalah obesitas telah menjadi fokus baru selama pandemi Covid-19 karena penelitian menunjukkan bahwa orang yang kelebihan berat badan atau obesitas lebih cenderung menderita komplikasi parah atau bahkan kematian akibat Covid-19.  Pada Oktober, pemerintah China mengumumkan rencana untuk mengatasi meningkatnya tingkat obesitas yang dialami penduduknya.

Laporan komisi kesehatan nasional China yang dirilis Rabu (23/12) menemukan bahwa lebih dari 50% orang dewasa dikategorikan memiliki kelebihan berat badan, 16% di antaranya mengalami obesitas.

Laporan itu menyebut faktor yang menyebabkan lingkar pinggang penduduk di negara itu kian membesar ialah penurunan aktivitas fisik, dengan kurang dari seperempat populasi orang dewasa yang berolahraga setidaknya sekali seminggu.  Kurang dari seperempat populasi orang dewasa di China berolahraga setidaknya sekali seminggu.

Nafsu makan yang meningkat untuk daging dan rendahnya konsumsi buah juga diidentifikasi sebagai faktor di balik peningkatan tersebut. Wang Dan, seorang ahli gizi di kota Harbin, mengatakan kepada kantor berita AFP, bahwa banyak orang dewasa di China kini “berolahraga terlalu sedikit, terlalu banyak tekanan, dan memiliki jadwal kerja yang tidak sehat”.

China bukan satu-satunya negara yang mengalami peningkatan jumlah orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dalam beberapa tahun terakhir. Awal tahun ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan banya tingkat obesitas di seluruh dunia meningkat tiga kali lipat sejak 1975, termasuk di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah.

Hampir 40% populasi orang dewasa di seluruh dunia kelebihan berat badan pada 2016 dan sekitar 13% mengalami obesitas, menurut perkiraan WHO.  Qatar merupakan negara yang memiliki tingkat obesitas tertinggi, dengan lebih dari 70% penduduknya kelebihan berat badan atau obesitas.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Hubungan Sosial dapat Perpanjang Umur Lansia

Hubungan Sosial dapat Perpanjang Umur Lansia

Ganggu Kerja Enzim, Diabetes Sebabkan Serangan Jantung

Ganggu Kerja Enzim, Diabetes Sebabkan Serangan Jantung

Angka Remaja Lesbian di AS  Meningkat

Angka Remaja Lesbian di AS Meningkat

Pria Homo Lebih Tinggi Terkena Kanker, Ayo Hidup Normal [1]

Pria Homo Lebih Tinggi Terkena Kanker, Ayo Hidup Normal [1]

Kekurangan Vitamin D Saat Anak-anak Beresiko Masalah Jantung Saat Dewasa

Kekurangan Vitamin D Saat Anak-anak Beresiko Masalah Jantung Saat Dewasa

Baca Juga

Berita Lainnya