Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

RS Wakaf Ibu dan Anak akan Dibangun di Bandung

sinergi
Master plan Rumah Sakit Wakaf Ibu dan Anak RBC di Jl Raya Soreang, Kp Lembur Tegal, Desa Pamekaran, Soreang Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peletakan batu pertama akan digelar pada Sabtu (14/04/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Dalam ikhtiar membantu masyarakat menengah ke bawah yang kesulitan mendapat akses kesehatan memadai, Sinergi Foundation berencana membangun Rumah Sakit Wakaf Ibu dan Anak (RSWIA).

Rencana ini ditandai dengan digelarnya acara Peletakan Batu Pertama: “Rumah Sakit Wakaf Ibu dan Anak RBC” di Jl Raya Soreang, Kp Lembur Tegal, Desa Pamekaran, Soreang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/04/2018) besok lusa.

Baca: Rancangan UU Kebidanan, DPR Berharap Bidan Lebih Berdaya

Menurut CEO Sinergi Foundation, Ima Rachmalia, RSWIA merupakan tahap pengembangan dari Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) yang telah berkiprah sejak 13 tahun lalu, dan keberadaannya telah menangani sekira 158.270 layanan kesehatan dan lebih dari 7.500 kelahiran bayi dari kalangan dhuafa.

Hal ini, kata Ima, hanya bagian kecil dari upaya menyelamatkan ibu dan generasi.

Apalagi, mengingat data dari Kemenkes tahun 2016, yang menyebut angka kematian bayi (AKB) mencapai 32.007 kasus dan angka kematian ibu (AKI) yang menginjak 4.912 kasus.

Baca: Kembangkan Potensi Wakaf Produktif, BWI Bangun Rumah Sakit Mata

Ima berharap melalui RSWIA, mereka bisa terus meningkatkan layanan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan.

Meski tentu Ima memahami, ada tahap-tahap lain pula yang harus terus digiatkan agar cita-cita menjadi RSWIA bisa tercapai. Ia mengatakan, target jangka pendek berupa Klinik Wakaf, yang kelak dicita-citakan bertumbuh menjadi RSWIA.

“Kami ingin terus meningkatkan layanan, tentunya agar bisa menjadi RSWIA.

Baca: Resmi Sebagai Nazhir Wakaf Uang, BMH Buka Program Wakaf Pendirian Rumah Sakit, Minimarket, dan Sekolah Unggulan

Layanan yang harus prima, namun tetap cuma-cuma bagi para dhuafa. Karena RBC berkomitmen sejak awal akan melayani dhuafa sampai selesai.

Kalaupun kelak mereka harus dirujuk, kami tak akan lantas lepas tangan,” tuturnya dalam rilisnya diterima hidayatullah.com, Kamis (12/04/2018).

Acara ini akan diisi dengan tausiyah pencerahan “Sumbangsih Wakaf untuk Peradaban Islam” khususnya di bidang kesehatan dari Pakar Ilmu Al-Qur’an dan Hadits, Founder Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat dan Ketua MUI Bandung sekaligus Ketua Dewan Pembina Sinergi Foundation, Prof Dr KH Miftah Faridl.*

Baca: Pesan Prof Abdul Aziz Darwis, Umat Islam Harus Punya Rumah Sakit

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Laporan:   30% Telur Ayam Israel  Terinfeksi Virus Salmonella

Laporan: 30% Telur Ayam Israel Terinfeksi Virus Salmonella

Wah, Belut Hidup di Perut Pria Penggila Film Porno

Wah, Belut Hidup di Perut Pria Penggila Film Porno

28 kedua Kekebalan Vaksinasi

Menkes Sebut Butuh 28 Hari untuk Dapatkan Kekebalan Sesudah Vaksinasi Covid-19 Kedua

35 Persen Dokter Dinyatakan Tak Lulus Uji Kompetensi

35 Persen Dokter Dinyatakan Tak Lulus Uji Kompetensi

Pria Homo Lebih Tinggi Terkena Kanker, Ayo Hidup Normal [2]

Pria Homo Lebih Tinggi Terkena Kanker, Ayo Hidup Normal [2]

Baca Juga

Berita Lainnya