Rabu, 20 Oktober 2021 / 13 Rabiul Awwal 1443 H

Kesehatan

Majelis Fatwa Malaysia Haramkan Rokok Elektronik

Rokok elektronik.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Majelis Fatwa Malaysia mengharamkan penggunaan rokok elektronik atau vape karena dianggap merugikan manusia secara cepat atau lambat.

Ketua Majelis Fatwa Tan Sri Dr Abdul Shukor Husin mengatakan, keputusan itu diambil setelah meneliti hasil kajian dari sudut syariah, medis dan sains serta unsur pemubaziran dan budaya tidak sehat.

Abdul Shukor seperti dikutip berbagai media setempat di Kuala Lumpur, Selasa mengatakan, umat Islam dilarang mengambil bahan yang memudaratkan secara jelas atau tidak, secara segera atau perlahan-lahan bisa mengakibatkan kematian, kerusakan badan, bisa menyebabkan penyakit berbahaya atau kemudaratan pada akal.

“Rokok elektronik dan vape termasuk dalam perkara jijik seperti memudaratkan dan bau yang busuk,” ujarnya dikutip Antara Selasa (22/12/2015).

“Jika dilihat dari sudut Qiyas atau perumpamaan, penggunaan rokok elektronik dan vape bisa diibaratkan seperti perbuatan minum bahan beracun atau menghisap rokok sesungguhnya,” katanya.

Abdul Shukor mengatakan, rokok elektronik dan vape diharamkan berdasar kaedah Saad al-Zaraia yaitu menutup keburukan yang lebih besar dan lebih bahaya yang mungkin terjadi pada masa depan.

Majelis Fatwa Malaysia pada 23 Maret 1995 telah menyatakan bahwa merokok adalah haram karena terdapat kemudaratan.*

Rep: Ahmad
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Berada di Depan Layar dalam Waktu Lama Tingkatkan Keluhan pada Punggung

Berada di Depan Layar dalam Waktu Lama Tingkatkan Keluhan pada Punggung

Anti-PD1s dan anti-PDL1s Terobosan Baru Pengobatan Kanker Paru

Anti-PD1s dan anti-PDL1s Terobosan Baru Pengobatan Kanker Paru

Lagi, 2 Warga Palestina Meninggal karena H1N1

Lagi, 2 Warga Palestina Meninggal karena H1N1

Berkhitan Dapat Kurangi Risiko Terkena Kanker Prostat

Berkhitan Dapat Kurangi Risiko Terkena Kanker Prostat

Film Lucu Bikin Jantung Sehat

Film Lucu Bikin Jantung Sehat

Baca Juga

Berita Lainnya