Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Konsumsi Buah dan Sayur di Masa Muda Bermanfaat 20 Tahun ke Depan

Fukuhara, Inc./CORBIS
[Ilustrasi] Makanan sehat.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Konsumsi buah-buahan dan sayuran terutama sejak usia 20 tahunan bisa bermanfaat menghalau penyakit jantung hingga 20 tahun ke depan, menurut studi dalam jurnal Circulation.

“Orang-orang tak seharusnya menunggu hingga usia mereka lebih tua untuk mengonsumsi makanan sehat. Apa yang anda makan semasa muda sama pentingnya dengan apa yang anda makan di masa tua nanti,” kata peneliti sekaligus kardiolog dari Minneapolis Heart Institute, Dr. Michael D. Miedema.

Untuk keperluan studi, Miedema dan tim meneliti sekitar 2.506 orang partisipan. Mereka mempelajari bagaimana para partisipan ini mengonsumsi 2000 kalori setiap harinya selama 20 tahun.

Di akhir studi, masing-masing partisipan menjalani pemeriksaan CT untuk mengetahui berapa banyak plak di dinding arteri pada jantung mereka.

Peneliti menemukan, mereka yang banyak mengonsumsi buah dan sayuran (lebih dari 7 porsi per hari) sejak usia muda, 26 persen lebih rendah berisiko muncul plak di arteri mereka hingga 20 tahun ke depan, dibandingkan mereka yang sedikit mengonsumsi buah dan sayur.

Plak terbentuk dari kolesterol, lemak, sel-sel rusak, kalsium dan fibrin. Saat kalsium ada di dalam jantung, maka bisa memunculkan risiko serangan jantung dan penyakit jantung, karena semakin berkurangnya ruang bagi darah mengalir dari dan ke jantung.

Asosiasi Jantung Amerika menamakannya aterosklerosis. Kondisi ini berbahaya terutama saat seorang memasuki usia 50 dan 60 tahunan.

Para peneliti mengatakan, temuan ini mendukung dilakukannya peningkatan asupan konsumsi buah-buahan dan sayuran sebagai pola hidup sehat.

“Temuan kami mendukung peningkatakan asupan buah dan sayuran sebagai bagian dari pola hidup sehat. Studi lanjutan diperlukan untuk mengetahui jenis makanan lain yang berdampak pada kesehatan kardiovaskular dewasa muda,” pungkas Miedema seperti dikutip Antara dari Medical Dail,”*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kemenkes Didesak Batalkan Ambil Alih Perizinan Obat

Kemenkes Didesak Batalkan Ambil Alih Perizinan Obat

YLKI: Harga Obat Mahal karena Masalah Bahan Bakunya

YLKI: Harga Obat Mahal karena Masalah Bahan Bakunya

Peneliti Jepang: Masker Memberikan Proteksi dari Coronavirus, Tapi Tidak Ada yang Sempurna

Peneliti Jepang: Masker Memberikan Proteksi dari Coronavirus, Tapi Tidak Ada yang Sempurna

YLKI Minta Menhub Larang Ruang Merokok di Bus AKAP

YLKI Minta Menhub Larang Ruang Merokok di Bus AKAP

Meningkat, Per Tahun 200 ribu Pasien Kanker Baru Muncul Di Indonesia

Meningkat, Per Tahun 200 ribu Pasien Kanker Baru Muncul Di Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya