Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Tidur Cukup Kurangi Risiko Terkena Demensia

Ilustrasi.
Bagikan:

PARA peneliti menemukan, mendapatkan tidur yang cukup setiap malam dapat melindungi otak dari degenerasi. Sebaliknya, mereka yang kurang tidur memiliki risiko menderita demensia.

Para peneliti dalam penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Neurology itu mengatakan, orang yang kurang mendapatkan asupan oksigen dalam darahnya lebih cenderung memiliki kelainan pada jaringan otaknya yang berhubungan dengan perkembangan demensia.

Selain itu, orang-orang kurang memiliki waktu untuk tidur nyenyak atau disebut gelombang tidur lambat, memiliki kemungkinan lebih besar kehilangan sel-sel dalam otak dibandingkan mereka yang lebih banyak memiliki waktu untuk tidur nyenyak.

“Hasil penelitian menunjukkan kalau kadar oksigen yang rendah dalam darah dan kurangnya waktu untuk tidur nyenyak, dapat berkontribusi pada proses yang menyebabkan penurunan kognitif dan demensia,” kata penulis studi, Rebecca Gelber dari Pacific Health Research and Education Institute di Honolulu, Hawaii.

Ia mengungkapkan, gelombang tidur lambat penting dalam pengolahan memori baru dan mengingat fakta-fakta. Seiring bertambahnya usia, orang-orang cenderung menghabiskan lebih sedikit waktu tidur di gelombang lambat.

Untuk sampai pada kesimpulan ini, Gelber dan timnya melakukan studi pada 167 orang laki-laki Jepang-Amerika. Para partisipan ini menjalani tes tidur di rumahnya masing-masing saat usia mereka sekitar 84 tahun. Rata-rata setelah enam tahun masa penelitian, mereka meninggal, demikian seperti dilansir Antara.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Bahan Kosmetik Ibu Pengaruhi Kejiwaan Anak Perempuan

Bahan Kosmetik Ibu Pengaruhi Kejiwaan Anak Perempuan

Dampak Meniup Air Panas Bagi Kesehatan

Dampak Meniup Air Panas Bagi Kesehatan

Terapi Adiksi Pornografi, Ramadhan Madrasah Mengontrol Diri

Terapi Adiksi Pornografi, Ramadhan Madrasah Mengontrol Diri

Kolesterol Jahat Suburkan Tumor Otak

Kolesterol Jahat Suburkan Tumor Otak

WHO Umumkan Virus Corona Darurat Kesehatan Global

WHO Umumkan Virus Corona Darurat Kesehatan Global

Baca Juga

Berita Lainnya