Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Makan Sayuran dan Buah Bisa Kurangi Depresi

Bagikan:

PARA peneliti dari Selandia Baru menemukan hubungan antara mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dalam jumlah banyak, dengan perasaan bahagia.

“Temuan ini menunjukkan, asupan buah dan sayuran berhubungan dengan aspek-aspek lain dari perkembangan manusia, lebih dari sekadar perasaan bahagia,” tulis ketua tim peneliti, psikolog dari Universitas Otago, Tamlin Conner.

Dalam penelitian yang dipublikasikan British Journal of Health Psychology ini, para peneliti menyertakan 405 orang mahasiswa sebagai partisipan.

Selama 13 hari berturut-turut mereka mencatat akitivitas makannya dalam buku harian, mulai dari jumlah porsi buah dan sayuran per hari, makanan penutup hingga berbagai hidangan kentang.

Para peserta juga mengisi kuesioner harian untuk mengukur kreativitas, keingintahuan, dan perkembangan psikologis mereka.

Mereka juga menjawab pertanyaan tambahan yang dirancang untuk mengukur keadaan emosional umum mereka pada hari itu.

Hasil penelitian memperlihatkan, partisipan yang mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dalam jumlah banyak selama lebih dari 13 hari, memiliki rasa ingin tahu, kreativitas, emosi positif lebih tinggi dari orang kebanyakan. Begitu juga dengan keterlibatan mereka dalam aktivitas tertentu.

Mereka cenderung mendapatkan nilai lebih tinggi pada semua skala ini saat mengonsumsi buah dan sayuran dalam jumlah banyak.

“Kami tidak bisa menyimpulkan hubungan antara konsumsi buah dan sayuran dan kesejahteraan eudaemonia (rasa) bersifat sebab akibat,” kata para peneliti seperti dilansir Huffington Post dan Antara.

Menurut mereka, ada kemungkinan perasaan positif yang melibatkan pikiran terlibat sehingga orang menjadi mengonsumsi makanan sehat.

“Di sisi lain, kandungan mikronutrien makanan bisa memberikan penjelasan atas temuan saat ini,” tulis para peneliti.

“Banyak buah-buahan dan sayuran mengandung jumlah vitamin C yang lebih tinggi yang adalah  faktor penting dalam memproduksi dopamin. Dopamin adalah neurotransmitter yang mendasari motivasi dan keterlibatan,” ujar mereka.

Selain itu, para peneliti menunjukkan, antioksidan yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran telah terbukti mengurangi peradangan tubuh sehingga berperan dalam melawan depresi.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Warna-warni pada Buah dan Sayur Bermanfaat untuk Tubuh

Warna-warni pada Buah dan Sayur Bermanfaat untuk Tubuh

Bahan Kosmetik Ibu Pengaruhi Kejiwaan Anak Perempuan

Bahan Kosmetik Ibu Pengaruhi Kejiwaan Anak Perempuan

Pemakaian Bra Tidak Terkait Risiko Kanker Payudara

Pemakaian Bra Tidak Terkait Risiko Kanker Payudara

WHO: Jumlah Perokok Laki-laki Menurun

WHO: Jumlah Perokok Laki-laki Menurun

Rumah Sakit Tangguhkan Studi, karena Terlalu Banyak Donasi

Rumah Sakit Tangguhkan Studi, karena Terlalu Banyak Donasi

Baca Juga

Berita Lainnya