Selasa, 25 Januari 2022 / 21 Jumadil Akhir 1443 H

Kesehatan

Orangtua Tunggal Bisa Sebabkan Anak Alami Obesitas

Bagikan:

ORANG tua tunggal jauh lebih mungkin memiliki anak kelebihan berat badan, lapor kantor berita Xinhua mengutip satu penelitian.

Australian Institute of Health and Welfare menyebutkan, tren obesitas terjadi pada kalangan berpenghasilan rendah, ketidakmampuan membayar untuk berpartisipasi dalam berolahraga, dan ketidakmampuan memperoleh makanan sehat, kata News Corp Australia melaporkan.

Penelitian ini memperoleh data, anak perempuan lebih banyak mengalami kelebihan berat badan dan obesitas dibanding anak laki-laki. Hampir satu dari empat anak usia sembilan tahun kelebihan berat badan dan obesitas, juga pada saat mereka berusia 14 tahun.

Sejumlah 27 persen remaja mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, kata laporan itu, dikutip The Malaysian Times belum lama ini.

Anak perempuan menghadapi perjuangan sulit dengan berat badan. Data menyebutkan, 25 persen anak laki-laki berusia di bawah 15 mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, sedang 27 persen anak perempuan mengalami kegemukan.

Memiliki orang tua tunggal, keluarga berpenghasilan rendah, dan tinggal di luar kota, merupakan faktor yang bisa menyebabkan anak mengalami risiko obesitas.

Lebih dari 35 persen anak-anak dengan orang tua tunggal mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, dibandingkan dengan 24 persen anak-anak yang hidup dalam keluarga dengan kedua orang tua.

The National Council of Single Mothers and Their Children mengatakan, salah satu faktor utama yang mendorong obesitas dalam keluarga tersebut adalah anak-anak tidak mengambil bagian dalam olahraga terorganisasi karena mereka tidak mampu membayarnya.

“Makanan juga merupakan masalah besar,” katanya.

Sebelumnya satu studi yang dirilis awal tahun ini menemukan, keluarga berpenghasilan rendah harus menghabiskan setengah upah mingguan untuk makan diet sehat daging, dan makan buah dan sayuran yang direkomendasikan dalam pedoman resmi diet nasional.

Ahli Obesitas dari Sydney University, Profesor Louise Baur mengatakan, obesitas pada anak dan remaja lebih sering terjadi pada orang-orang dari latar belakang yang kurang beruntung dan berpenghasilan rendah.

“Jadi, rumah tangga dengan orang tua tunggal banyak terkait dengan penghasilan rendah,” katanya.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

WHO: Tiap 40 Detik Satu Orang Bunuh Diri, Media Faktor Pemicunya

WHO: Tiap 40 Detik Satu Orang Bunuh Diri, Media Faktor Pemicunya

Penelitian: Senyawa Racun Lebah Madu  Mampu Hancurkan 100 Persen Sel Kanker Payudara

Penelitian: Senyawa Racun Lebah Madu Mampu Hancurkan 100 Persen Sel Kanker Payudara

WHO: Tahun 2015, 2 Juta Orang Mengidap TB yang Sulit Diobati

WHO: Tahun 2015, 2 Juta Orang Mengidap TB yang Sulit Diobati

Akademisi Bali: Obat Herbal Mampu Melawan Virus Corona

Akademisi Bali: Obat Herbal Mampu Melawan Virus Corona

Orangtua Kurang Tidur Bisa Mengauskan Otak

Orangtua Kurang Tidur Bisa Mengauskan Otak

Baca Juga

Berita Lainnya