Selasa, 2 Maret 2021 / 18 Rajab 1442 H

Kesehatan

Ingin Berbahagia ke Kantor? Singkirkan Mobil, Kayuh Sepeda

Bagikan:

MUNGKIN ini manfaat pergi ke kantor dengan bersepeda. Menurut penelitian terbaru, selain menjadi paling sehat di antara para pekerja, mereka yang selalu pulang pergi dengan bersepeda juga merasa menjadi orang paling bahagia.

Penyebabnya karena pengendara sepeda tidak perlu berurusan dengan penuh sesaknya penumpang di dalam angkutan. Atau tidak perlu merasa pusing dengan kemacetan, atau ugal-ugalannya pengemudi. Terlebih lagi saat tiba di kantor, mereka merasa seperti telah melakukan latihan yang solid dan siap menangani kesibukan.

Secara umum mereka yang bersepeda ke tempat kerja dilaporkan bahagia selama di dalam perjalanan, dibandingkan dengan mereka yang mengemudi atau naik angkutan umum.

Laman Free Malaysia Today memberitakan (3/6/2014), para peneliti dari Clemson University di Carolina Selatan, AS, menyaring data dari American Time Use Survey, yang mensurvei  lebih dari 13.000 responden tentang suasana hati mereka selama melakukan kegiatan, termasuk kendaraan berbeda yang digunakan dalam perjalanan.

“Pesepeda umumnya dari kalangan lebih muda dan secara fisik sehat, yang umumnya memiliki semangat lebih berbahagia,” kata pemimpin peneliti, Eric Morris.

Setelah pengendara sepeda, penumpang mobil merupakan komuter (ulang-alik rumah dan kantor) paling bahagia kedua, diikuti oleh orang-orang yang mengendarai mobil ke kantor.

Siapakah kalangan komuter paling suka jengkel? Tentu tidak sulit menjawabnya. Mereka para komuter yang mengambil angkutan bus atau kereta api untuk bekerja.

Temuan ini, yang diterbitkan dalam jurnal Transportation, dapat digunakan untuk membantu angkutan umum meningkatkan pelayanan, atau menekankan lebih besar lagi untuk program bersepeda ke kantor.

Sekarang program ini sudah dilakukan di lebih 600 kota di seluruh dunia.

Studi yang juga dilakukan di London dan Cambridge ini mendapatkan kesimpulan, skema bersepeda di London telah memberikan pengaruh positif pada kesehatan secara keseluruhan pada penduduk, khususnya di kalangan laki-laki dan pengguna yang lebih tua.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Rumah Sakit Tangguhkan Studi, karena Terlalu Banyak Donasi

Rumah Sakit Tangguhkan Studi, karena Terlalu Banyak Donasi

Sedikit Bergerak, Jusru banyak Resiko Penyakit

Sedikit Bergerak, Jusru banyak Resiko Penyakit

Disalahgunakan, RS Hong Kong Hentikan Tes Gen

Disalahgunakan, RS Hong Kong Hentikan Tes Gen

Konsumsi Ikan Lahirkan Anak Cerdas dan Pandai Bergaul

Konsumsi Ikan Lahirkan Anak Cerdas dan Pandai Bergaul

Studi: Madu Terbukti Lebih Baik dalam Meredakan Batuk Daripada Obat Antibiotik

Studi: Madu Terbukti Lebih Baik dalam Meredakan Batuk Daripada Obat Antibiotik

Baca Juga

Berita Lainnya