Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Larangan Total Membuat Perokok Berhenti Secara Pemanen

400.000 orang di seluruh AS mati tiap tahun akibat penyakit diakibatkan rokok. Foto: Himbauan bahaya rokok di Malaysia
Bagikan:

Hidayatullah.com | ANT–Larangan total merokok –baik di rumah maupun di tempat-tempat umum– membantu perokok mengurangi atau berhenti merokok secara permanen, demikian hasil penelitian dari para peneliti pada Fakultas Kedokteran Universitas California di San Diego (UCSD) yang dimuat jurnal Preventive Medicine.

Dr. Wael K. Al-Delaimy dari UCSD dan para koleganya mensurvey 1.718 perokok dewasa di California dan mendapati kesimpulan bahwa pelarangan total merokok baik di rumah maupun di di luar rumah telah meningkatkan kesempatan perokok untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaannya merokok.

California adalah negara bagian pertama di AS yang melarang merokok di tempat publik pada 1994.

Tim mendapati fakta bahwa larangan merokok di rumah berkaitan dengan turun secara signifikannya kebiasaan merokok atau bahkan meninggalkan kebiasaan itu.  Fakta ini tak terjadi pada daerah yang tidak menerapkan ketentuan larangan merokok secara total.

“Pada rumah yang sama sekali dilarang merokok, kami mendapati para perokok yang mengurangi konsumsi merokok dan berupaya keluar (dari kebiasaan ini) ketimbangan di rumah yang membolehkan merokok di sejumlah bagian rumah itu,” kata Al-Delaimy seperti dikutip medicalnewstoday.com.

Saat bersamaan, para perokok yang tinggal di kota-kota yang menerapkan ketentuan dilarang merokok, lebih berhasil meninggalkan kebiasaannya merokok dibandingkan dengan perokok di daerah yang tidak memiliki ketentuan larangan merokok.

Menurut Smoke-Free San Diego, sekitara 400.000 orang di seluruh Amerika Serikat mati setiap tahun akibat penyakit-penyakit yang berkaitan dengan rokok.

Di samping penyebab penyakit kanker dan kardiovaskuler, merokok juga meningkatkan sejumlah risiko kesehatan seperti kemandulan dan rendahnya angka kelahiran.

Tapi yang menjadi keprihatinan paling besar dari merokok adalah akibat asap rokok yang meninggalkan racun pada rambut, pakaian, interior mobil, karpet dan media-media lain yang menyerapnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei Direktorat Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, 24 persen pelajar SMP dan siswa SMA di Samarinda, Kalimantan Timur, diketahui merokok.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Profesional Muda Rentan Terkena Kolesterol Jahat

Profesional Muda Rentan Terkena Kolesterol Jahat

62 Daerah Raih Penghargaan karena Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

62 Daerah Raih Penghargaan karena Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

Dinas Kesehatan Dorong Para Ibu Berikan ASI Eksklusif ke Anak

Dinas Kesehatan Dorong Para Ibu Berikan ASI Eksklusif ke Anak

Produsen Obat Hepatitis C Dianggap Mengutamakan Keuntungan

Produsen Obat Hepatitis C Dianggap Mengutamakan Keuntungan

BNN: Rokok Salah Satu Pintu Masuk Narkoba

BNN: Rokok Salah Satu Pintu Masuk Narkoba

Baca Juga

Berita Lainnya