Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Rokok Elektronik Juga Berbahaya

Bagikan:

Hidayatullah.com—Lembaga pengawas obat dan makanan (FDA) Filipina hari Rabu (26/6/2013) memperingatkan bahaya rokok elektronik terhadap kesehatan orang bukan perokok (perokok pasif).

Direktur Jenderal FDA Filipina Kenneth Hartigan-Go mengatakan, berdasarkan sejumlah peneltitian rokok elektronik (e-cigarette) tidak bebas emisi. Studi yang menyatakan rokok elektronik mengandung polutan antara lain dilakukan oleh Pusat Penelitian Kanker Jerman (DKFZ) unit Pencegahan Kanker di Heidelberg dan oleh WHO Collaborating Center for Tobacco Control.

“Rokok elektronik mengandung zat organik berbahaya, termasuk propylene glycol, perasa dan nikotin, yang dikeluarkan dalam bentuk kabut atau aerosol ke udara di dalam ruangan,” jelas Go dikutip Xinhua.

Menurut berbagai studi, kata Go, partikel cair sangat lembut yang dikeluarkan oleh rokok elektronik berukuran 2,5 mikrometer. Partikel itu bisa masuk hingga ke paru-paru. Partikel-partikel cair yang dikeluarkan rokok elektronik tersebut akan terbang bebas ke udara di dalam ruangan, lalu terhisap oleh orang lain yang bukan perokok.

Jika beberapa orang menggunakan rokok elektronik secara bersamaan dalam satu ruang, polutan udara akan terkumpul dalam jumlah yang cukup banyak dan bisa membahayakan perokok pasif,” jelasnya.

Dengan adanya temuan itu, Go mendesak masyarakat terutama kalangan muda untuk berhenti dan menjauhkan merokok sama sekali, baik itu rokok, cerutu ataupun rokok elektronik.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pemberian ASI Lebih Lama Bermanfaat Kesehatan dan Terhindar Resiko Kanker Payudara

Pemberian ASI Lebih Lama Bermanfaat Kesehatan dan Terhindar Resiko Kanker Payudara

Studi: 80% Pengidap Covid-19 di Inggris Tidak Menampakkan Gejala Inti Saat Dites

Studi: 80% Pengidap Covid-19 di Inggris Tidak Menampakkan Gejala Inti Saat Dites

Ingin Berbahagia ke Kantor? Singkirkan Mobil, Kayuh Sepeda

Ingin Berbahagia ke Kantor? Singkirkan Mobil, Kayuh Sepeda

Rajin Makan Pisang dan Kurangi Keripik Cegah Stroke

Rajin Makan Pisang dan Kurangi Keripik Cegah Stroke

Meningkatnya Jumlah Perokok Ancaman Serius Indonesia

Meningkatnya Jumlah Perokok Ancaman Serius Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya