Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Awas! Coca-Cola Produk Inggris Picu Kanker

Bagikan:

Hidayatullah.com–Buat Anda penggemar soft drink, saatnya berhati-hati. Kabar terbaru menyebutkan, minuman ringan Coca Cola produk Inggris disebut-sebut mengandung zat warna 4-menthylimidazole (4-MI) yang dapat memicu penyakit kanker.

Seorang ahli kesehatan di California mengungkapkan bahwa seseorang yang mengkonsumsi zat 4-MI sebanyak 30 mcg secara rutin dapat berisiko terkena kanker.

Menurut sebuah studi, kandungan 4-MI pada Coca-Cola yang diproduksi di Inggris sangat besar, yakni 135 mcg. Jumlah ini lebih banyak 34 kali lipat daripada zat 4-MI yang terkandung dalam Coca-Cola yang dijual di Amerika Serikat, yakni hanya sebesar 4 mcg.

Demikian yang dinyatakan Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kesehatan Masyarakat (CSPI) yang bekerja sama dengan Yayasan Konsumen Makanan untuk Anak-anak di Inggris.

Dikutip liputan6 dari Dailymail, Selasa (26/06/2012) di AS, produk minuman ringan Coca-Cola telah mengubah proses pembuatan Coca-Cola dengan menurunkan kadar 4-MI menjadi sangat rendah, sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat. Namun, pabrik minuman soda itu tidak melakukan hal serupa di negara lain, termasuk di Inggris.

Untuk itu, masyarakat di Inggris berkampanye untuk melarang peredaran Coca-Cola di Inggris, sebagai negara konsumen Coca-Cola terbesar di dunia dengan penjualan hingga Rp 13 triliun per tahun.

CSPI menyatakan bahwa kandungan zat 4-MI pada Coca-Cola di berbagai negara sangat beragam, mulai sebesar 56 mcg di Cina hingga 267 mcg di Brasil. Tapi hasil tersebut tidak berlaku untuk produk Diet Coke dan Coke Zero meski mengandung sedikit zat 4-MI.

Badan Pengawas Kesehatan dan Lingkungan di California telah memperingatkan dengan keras tentang peredaran Coca-Cola pada 2007 silam, karena saat itu kandungan 4-MI di AS masih tinggi. Menurut lembaga tersebut, konsumsi zat 4-MI dalam jangka panjang dapat memicu kanker paru-paru.

Sementara itu, pihak Coca-Cola membantah keras klaim para ahli tersebut. Menurutnya, keputusan untuk mengubah proses pembuatan Coca-Cola di AS, karena untuk memperbaiki kualitas minuman untuk mengurangi risiko dari kaleng dan botol yang digunakan, bukan mengurangi zat 4-MI di dalamnya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MasyaAllah, Umur Tiga Tahun Kecanduan Alkohol

MasyaAllah, Umur Tiga Tahun Kecanduan Alkohol

Tidur Siang terlalu Lama berkait dengan Kematian Dini

Tidur Siang terlalu Lama berkait dengan Kematian Dini

WHO: 30 Persen Kanker Akibat Kegemukan

WHO: 30 Persen Kanker Akibat Kegemukan

Percaya Tuhan, Obat Depresi dan Lebih Sehat

Percaya Tuhan, Obat Depresi dan Lebih Sehat

Ini Cara Praktis Mengatasi Bau Mulut

Ini Cara Praktis Mengatasi Bau Mulut

Baca Juga

Berita Lainnya