Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Anak Mendengkur Punya Masalah Perilaku

Bagikan:

Hidayatullah.com—Anak-anak yang banyak mendengkur, atau karena gangguan pernafasan lain, cenderung beresiko lebih tinggi memiliki masalah pada perilaku dan emosinya di kemudian hari, demikian menurut studi yang dilakukan terhadap lebih dari 10.000 anak di Amerika Serikat, lansir Reuters (07/03/2012).

Hasil studi yang dimuat di jurnal Pediatrics itu, bukan yang pertama kalinya menghubungkan antara masalah perilaku dengan gangguan tidur akibat sistem pernafasan.

Tim peneliti pimpinan Karen Bonuck dari Albert Einstein College of Medicine, New York, mengikuti perkembangan lebih dari 10.000 anak sejak masa bayi hingga usia 7 tahun.

Sebanyak 45 persen anak ditemukan tidak memiliki masalah pada pernafasan di saat tidur di malam hari, berdasarkan keterangan dari para orangtua. Sisanya, memiliki gangguan pernafasaan saat bayi atau ketika anak berusia dini.

Secara keseluruhan, tim Bonuck menemukan, anak-anak yang memiliki gangguan pernafasan pada saat tidur ketika masih bayi atau setelahnya, cenderung memunculkan gejala gangguan pada perilaku dan emosinya, seperti ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) atau kegelisahan pada usia 7 tahun.

Sekitar 13,5 persen anak dengan gangguan pernafasan ketika tidur memunculkan gejala gangguan perilaku pada usia 7 tahun. Sementara di kalangan anak yang tidak memiliki gangguan pernafasan saat tidur, angkanya hanya sekitar 8 persen.

Meskipun demikian, peneliti belum memastikan apakah gangguan perilaku dan emosi pada anak-anak itu termasuk ADHD. Sebab, penilaiannya sejauh ini baru pada hasil pengamatan oleh orangtua. Untuk itu, anak-anak yang dicurigai memiliki gangguan perilaku akan diteliti lebih lanjut.

Selain itu, Bonuck juga menegaskan agar orangtua yang anaknya mengalami gangguan pernafasan saat tidur tidak perlu panik bahwa anaknya dikemudian hari akan bermasalah. Sebab menurut Bonuck, gangguan emosi dan perilaku disebabkan oleh banyak faktor, dan orangtua dapat memberikan perhatian dan perawatan dini untuk anak-anaknya, sehingga resiko gangguan perilaku dan emosi di kemudian hari dapat ditekan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Spirulina, Si Hijau Sahabat Anak

Spirulina, Si Hijau Sahabat Anak

Produsen Obat Hepatitis C Dianggap Mengutamakan Keuntungan

Produsen Obat Hepatitis C Dianggap Mengutamakan Keuntungan

Hormon Stres Bisa Sebabkan Ingatan Jangka Pendek Hilang

Hormon Stres Bisa Sebabkan Ingatan Jangka Pendek Hilang

Penelitian: Pisang Obat Alami Sembuhkan Diare

Penelitian: Pisang Obat Alami Sembuhkan Diare

Cegah Penularan Virus Corona, Kemkes Ajak Hidup Bersih dan Sehat

Cegah Penularan Virus Corona, Kemkes Ajak Hidup Bersih dan Sehat

Baca Juga

Berita Lainnya