Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kesehatan

Anak Zaman Modern: Lebih Tinggi, Tapi Kurang Sehat

Bagikan:

Hidayatullah.com—Bila dibandingkan dengan generasi 50 tahun lalu, anak-anak zaman sekarang terlihat lebih tinggi. Tapi meski lebih tinggi, ternyata orang dulu terbukti lebih sehat dibandingkan anak-anak sekarang. Mengapa demikian?

“Ada banyak perubahan yang baik untuk kesehatan anak-anak, tetapi ada juga orang-orang yang berpendapat generasi kini kurang sehat dibandingkan orangtua atau kakek-neneknya yang mungkin umurnya lebih pendek, karena sebabnya tingginya tingkat obesitas dan perubahan gaya hidup,” jelas Bernard Harris, profesor di Southampton University, seperti dilansir Dailymail, Selasa (7/6/2011).

Pada 50 tahun yang lalu, anak-anak lebih bugar dibandingkan dengan anak-anak sekarang. Dan penelitian yang dipublikasikan bulan lalu menunjukkan, bahkan sepuluh tahun yang lalu mereka juga lebih kuat.

Studi lain menemukan adanya peningkatan jumlah anak-anak sekolah dasar yang menderita rasa sakit tipe rematik karena sering menggunakan ponsel dan game konsol. Padahal pada zaman dulu menurut peneliti, masalah pergelangan tangan dan nyeri jari hanya dialami pasien usia lanjut dengan rematik kronis.

“Rata-rata tinggi anak meningkat antara 1 cm hingga 3 cm setiap dekade selama 50 tahun terakhir. Jadi anak-anak sekarang rata-rata antara 5 cm hingg 15 cm lebih tinggi,” kata Profesor Mitch Blair dari Royal College of Paediatrics and Child Health.
Alasan utamanya adalah perbaikan gizi terutama selama kehamilan dan asupan yang lebih baik dari vitamin dan mineral. Ini juga kemungkinan karena penurunan wanita merokok selama kehamilan.

“Tentu saja perbaikan gizi dan penurunan ibu merokok adalah kabar yang sedikit lebih baik. Tapi terjadi pula peningkatan nyeri punggung bawah karena tekanan ekstra pada tulang belakang,” kata Dr Gavin Sandercock, ahli kebugaran anak di Essex University.

Menurut Profesor Blair, selain lebih tinggi, anak-anak zaman sekarang juga lebih besar karena memiliki lebih banyak massa otot.

“Namun banyak anak yang menjadi lebih berat karena tidak aktif. Jumlah makanan anak telah menurun selama bertahun-tahun, tetapi mereka makan lebih banyak lemak dan gula dan menjadi kurang aktif dengan munculnya mobil, TV dan remote control,” tambah Dr Sandercock.

Pada tahun 1966, BMI rata-rata untuk anak usia 8 tahun adalah 16,55. Dan pada tahun 2007, rata-rata tersebut meningkat menjadi 17,18.

“Berat badan berlebih di sekitar perut, yang dikenal sebagai lemak visceral, bisa memicu diabetes tipe 2. Kami telah mendiagnosa anak-anak 14 tahun dengan diabetes tipe 2, padahal penyakit ini pada 20 tahun lebih banyak dikaitkan dengan usia yang lebih tua,” kata Dr Sandercock.

Ada juga puluhan ribu anak-anak di Inggris yang terdiagnosa dengan sindrom metabolik seperti diabetes, pembuluh darah dan penyakit jantung yang hampir tidak pernah terjadi pada anak-anak dekade lalu.

“Kami juga melihat banyak anak-anak kelebihan berat badan dengan tekanan darah tinggi,” kata Dr Sandercock.

Hal-hal inilah yang akhirnya membuat anak-anak zaman sekarang lebih cepat puber, lebih cepat mengalami kekeroposan gigi, penurunan kebugaran yang akhirnya mengurangi usia harapan hidup.*

Rep: Muhammad Usamah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

IDI: Peraturan Baru BPJS Kesehatan Bakal Turunkan Kualitas Pelayanan Dokter

IDI: Peraturan Baru BPJS Kesehatan Bakal Turunkan Kualitas Pelayanan Dokter

Daging Langka, Konsumsi Saja Ikan dan Tempe

Daging Langka, Konsumsi Saja Ikan dan Tempe

UMY Deklarasikan Dusun Sehat Bebas Asap Rokok di Bantul

UMY Deklarasikan Dusun Sehat Bebas Asap Rokok di Bantul

Makan Daging Kambing, Siapa Takut!

Makan Daging Kambing, Siapa Takut!

investasi minuman keras

Alkohol Sebabkan 1 Kematian Setiap 10 Detik

Baca Juga

Berita Lainnya