Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh

Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh Menengok Cara Kerja Pemetik Cengkeh

Hidayatullah.com– Tolitoli terkenal sebagai salah satu kota penghasil komoditi cengkeh. Kabupaten yang terletak di Sulawesi Tengah ini tampak dikelilingi pegunungan yang diisi rapinya pepohonan cengkeh.

Bagaimana cara memetik cengkeh tersebut? Hidayatullah.com sempat mengikuti proses pemetikan cengkeh di perkebunan dekat Jalan Gunung Cengkeh, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, Tolitoli, Sabtu (2/8/2014).

Untuk mencapai perkebunan cengkeh, para petani atau pemetiknya harus berjalan kaki mendaki. Bagi yang kebunnya terletak tidak jauh dari dataran rendah, tentu lebih mudah mencapainya. Bagi yang kebunnya jauh puncak gunung yang tinggi, bisa makan waktu setengah hari mencapainya.

Para pemilik kebun biasanya menandai pepohon cengkeh dengan tanda-tanda khusus yang berbeda dengan tanda pepohohan kebun milik orang lain. Misalnya dengan menorehkan cat biru di batang pepohonannya.

Pemetik cengkeh belum tentu pemilik kebun. Ada juga pemetik yang disewa oleh pemilik kebun dengan kompensasi tertentu.

Sebelum memetik cengkeh, pemetik memasang tangga bambu terlebih dahulu untuk memanjat pohon cengkeh. Bambu tersebut ditancapkan ke tanah lalu diikat dengan tiga utas tali dari arah berbeda ke pepohonan terdekat. Tujuannya agar tak goyah.

Kenapa pakai tangga? Untuk mempercepat pemetikan. Sebab pohon cengkeh memiliki banyak cabang yang lebih rumit dan memakan waktu lebih lama jika dipanjat langsung melalui batangnya.

Biasanya, satu pohon bisa tiga kali dipanjat dari arah berbeda. Satu pohon besar kadang memakan waktu setengah hari menghabiskan buahnya.

Setelah dipetik di atas pohonnya, pemetik akan memungut buah-buah cengkeh yang jatuh ke tanah. Cengkeh yang dipanen adalah yang masih hijau dan belum berbunga.

“Yang hijau itu yang pas karena berat kalau ditimbang,” ujar Iwan, 30 tahun, salah seorang petani kepada Hidayatullah.com usai memetik cengkeh miliknya.

Usai dipanen, cengkeh dijemur terlebih dahulu hingga kering. Saat itu, harga cengkeh kering sekitar Rp 145 ribu perkilogram.*

Foto dan teks: Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Muh. Abdus Syakur

Berita Terkait

JIC Kembali Gelar Gema Hijrah

JIC Kembali Gelar Gema Hijrah

“Mengkristenkan Jawa”

“Mengkristenkan Jawa”

Levanon: Pemilu Tidak Pengaruhi Hubungan Mesir-Israel

Levanon: Pemilu Tidak Pengaruhi Hubungan Mesir-Israel

Jumlah Penderita TBC Hampir Sama dengan HIV

Jumlah Penderita TBC Hampir Sama dengan HIV

1-4 Muslimah di New York Pernah Didorong dari Peron Kereta karena Berhijab

1-4 Muslimah di New York Pernah Didorong dari Peron Kereta karena Berhijab

Baca Juga

Berita Lainnya