Ahad, 5 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer”

Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer” Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer” Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer” Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer” Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer” Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer” Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer” Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer” Master, Lebih dari “Sekolah Kontainer”

Muridnya rata-rata anak-anak dhuafa, golongan tak mampu, serta korban broken home

 

Hidayatullah.com– Meski sempat diberitakan hendak digusur oleh pemerintah pada 2013 lalu, Sekolah Masjid Terminal (Master) Indonesia terus mengalami perkembangan. Sekolah yang berawal dari sebuah masjid di  Terminal Depok, Jawa Barat ini didirikan oleh Nurrohim, lewat lembaganya, Yayasan Bina Insan Mandiri (YABIM).

Master terletak di Jalan Arief Rahman Hakim, No. 25, Depok, Jawa Barat. Sejak berdiri pada tahun 2000, Master telah meluluskan ribuan muridnya. Muridnya rata-rata anak-anak dhuafa, golongan tak mampu, serta korban broken home. Termasuk anak-anak penghuni terminal.

Tingkat pendidikan Master mulai TK hingga SMA, putra dan putri. Sebagian besar bangunannya berasal dari kontainer yang disumbangkan para donatur. Pengajarnya juga para relawan.

Meski sekolah ini terbuka untuk umum termasuk non Muslim, nuansa keislaman cukup kental di lembaga pendidikan ini. Gambar-gambar diambil pada Rabu, 26 Februari 2014.*

Foto dan teks: Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Muh. Abdus Syakur

Berita Terkait

Belum Berusia 1 Tahun Bayi Jepang Terinfeksi Coronavirus

Belum Berusia 1 Tahun Bayi Jepang Terinfeksi Coronavirus

Muslimah dan Santri Ajak Cegah Corona, Berbagi Masker Gratis

Muslimah dan Santri Ajak Cegah Corona, Berbagi Masker Gratis

NATO Terlibat Penghancurkan Rumah Qadhafi di Tripoli

NATO Terlibat Penghancurkan Rumah Qadhafi di Tripoli

Berjalan 6000 Langkah Setiap Hari Kurangi Risiko Osteoarthritis Lutut

Berjalan 6000 Langkah Setiap Hari Kurangi Risiko Osteoarthritis Lutut

Kejamnya Prajurit Palmach

Kejamnya Prajurit Palmach

Baca Juga

Berita Lainnya