Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Bukan Pernikahan Biasa…

Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa… Bukan Pernikahan Biasa…

Hidayatullah.com– Sebuah pernikahan tak biasa digelar oleh Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan, Kalimantan Timur. Bertempat di Masjid Ar-Riyadh, Gunung Tembak, sebanyak 35 pasang mujahid-mujahidah dakwah dinikahkan secara massal pada Ahad (29/03/2015) lalu.

Para pengantin putra ditempatkan di ruang utama sementara masjid yang sedang dalam perombakan itu. Sedangkan lokasi para pengantin putri bertempat di area khusus wanita, sekitar 100 meter di samping masjid.

Dalam prosesi ijab-kabul, para pengantin dibagi menjadi lima kelompok (lima meja aqad). Setiap meja dikawal seorang petugas KUA Balikpapan Timur.

Yang unik, proses penjodohan mereka dilakukan oleh panitia khusus yang dibentuk. Sebagaimana tradisi di Hidayatullah, sebelum menikah mereka mendapatkan pembekalan selama beberapa hari.

Jangan heran jika para pengantin putra dan putri itu tak pernah bertemu langsung sebelumnya. Mereka baru saling bertemu saat penyerahan mahar di rumah-rumah warga pesantren yang telah ditentukan.

Acara ini dihadiri ribuan tamu undangan, termasuk Pimpinan Umum Hidayatullah Ustadz Abdurrahman Muhammad, Ketua YPPH Balikpapan Ustadz Zainuddin Musaddad, perwakilan dari Kementerian Agama Balikpapan, staf ahli Pemerintah Kota Balikpapan, dan Istri Walikota Balikpapan Arita Rizal Effendi.

Hadir pula KH Muhammad Arif Sulla, dai Indonesia yang kini bermukim di Arab Saudi, memberi nasihat dan membacakan doa. Berita selengkapnya silahkan baca di sini!.*

Foto dan teks: Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Muh. Abdus Syakur

Berita Terkait

Pilih Afrika, Libya Keluar Dari Liga Arab

Pilih Afrika, Libya Keluar Dari Liga Arab

Bukti Miras Sebagai Sumber Masalah “Kejahatan”

Bukti Miras Sebagai Sumber Masalah “Kejahatan”

Pesawat Tempur Rezim Bashar Tembaki Pengungsi di Kamp Kamuna

Pesawat Tempur Rezim Bashar Tembaki Pengungsi di Kamp Kamuna

Co-pilot Germanwings: Suatu Hari Dunia akan Mengenal Namaku

Co-pilot Germanwings: Suatu Hari Dunia akan Mengenal Namaku

Ngabu Burit Ala Mahasiswa Al-Azhar

Ngabu Burit Ala Mahasiswa Al-Azhar

Baca Juga

Berita Lainnya