Ahad, 5 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta

Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta Berkunjung ke ‘Arab Saudi’ di IIBF Jakarta

Hidayatullah.com–Pada perhelatan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2014 di Istora Senayan, Jakarta, Kerajaan Arab Saudi menjadi tamu kehormatan. Arab Saudi pun menempati ruang khusus dalam pameran buku internasional Indonesia yang ke-34 Itu.

Di stand khususnya, Arab Saudi memamerkan berbagai kebudayaan khas Timur Tengah. Salah satu yang menarik adalah pameran tentang Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Terdapat pula sejumlah karya ilmiah mahasiswa, berbagai karya yang memperlihatkan kemajuan kontribusi perempuan di Arab Saudi, dan sebagainya.

Di antaranya pameran foto-foto human interest yang bercerita mengenai kehidupan masyarakat Saudi.

Pada stannya di ruang Papua 1, dipamerkan pakaian-pakaian khas wanita Arab. Di sini, para pengunjung dibagikan sejumlah souvenir seperti poster bergambar Masjidil Haram dan pin secara gratis. Tampak seorang Muslimah penjaga stan menyediakan jasa penulisan nama dalam tulisan Arab di balik poster itu.

Di stan lainnya di paviliun utama, dibagikan pula buku-buku mengenai profil Arab Saudi.

Pantauan hidayatullah.com pada Ahad (02/11/2014), stan-stan Arab Saudi paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung yang kebanyakan mahasiswa-i Muslim.

Suasana Arab Saudi tampak pada acara yang digelar oleh Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) pada 1-9 Nopember 2014 ini.

Selama 34 kali penyelenggaraan IIBF, tahun ini untuk pertama kalinya diadakan program “Focused Country. Negara yang menjadi “Focused Country” pertama adalah Kerajaan Arab Saudi, sebab negara ini memiliki kerja sama sangat erat dengan Indonesia.

IIBF 2014 diikuti oleh 11 negara, yakni: Indonesia, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea, China, Taiwan, Kanada, Pakistan, Mesir, dan Arab Saudi. Serta diikuti 87 peserta yang terdiri dari penerbit, toko buku, distributor buku, perpustakaan dan lembaga kebudayaan dari 11 negara tersebut.

IIBF 2014 dalam agendanya dihadiri oleh delegasi dari asosiasi perbukuan internasional, seperti ASEAN Book Publishers Assosiation (ABPA) dan Asia Pacific Publishers Association (APPA). *

Foto dan teks: Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Muh. Abdus Syakur

Berita Terkait

Menuai Rumah Tuhan “ala Gereja Bethany”

Menuai Rumah Tuhan “ala Gereja Bethany”

Air Susu Ibu Terbukti Kuatkan Paru-Paru

Air Susu Ibu Terbukti Kuatkan Paru-Paru

MUI: Politik Uang Hukumnya Haram

MUI: Politik Uang Hukumnya Haram

Armada Dakwah Memudahkan Mobilitas Dai di Yogyakarta

Armada Dakwah Memudahkan Mobilitas Dai di Yogyakarta

Penerbangan Komersial Pertama ‘Israel’-UEA Dijadwalkan Pekan Depan

Penerbangan Komersial Pertama ‘Israel’-UEA Dijadwalkan Pekan Depan

Baca Juga

Berita Lainnya