Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK

Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK Bendera Indonesia Robek Saat ‘Kawal’ Presiden-Wapres Jokowi-JK

Hidayatullah.com– Acara pawai Syukuran Rakyat atas pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla (JK) pada Senin (20/10/2014) menyisakan momen tersendiri.

Pada kirab yang digelar dari Bundaran HI – Monas, Jakarta Pusat itu, massa mengusung bendera raksasa dengan tinggi 14 meter dan lebar 45 meter. Yang tampaknya lepas dari pengamatan media massa, bendera tersebut ternyata robek saat diusung mengawal rombongan Jokowi-JK.

Pantauan hidayatullah.com di lokasi, awalnya bendera tersebut diarak di kawasan Bundaran HI sebelum kedatangan Jokowi-JK. Di sini bendera itu tampak belum terrobek. Beberapa saat sebelum kedatangan rombongan presiden sekitar pukul 13.30 Wib, bendera sempat digulung.

Merah Putih raksasa itu kembali dibentangkan dan diarak massa saat presiden-wapres mulai bergerak di Jl MH Thamrin menuju Istana Negara. Bendera ini diusung di belakang kedua pemimpin negara yang saat itu usai dilantik di Gedung DPR/MPR, Senayan.

Ketika hidayatullah.com memotret suasana pawai dari atas Jembatan Penyeberangan Orang Bank Indonesia, tak jauh dari Monas, rupanya bendera itu terlihat sudah robek. Robekan itu terdapat di kain Merah bagian selatan bendera. Dalam bolongan robekan itu, tampak tiga orang peserta pawai berdiri sambil berjalan. Seorang darinya mengacungkan salam 3 jari, yang duanya tertawa kegirangan. Beberapa saat kemudian, jumlah massa yang masuk ke bolongan robek itu bertambah.

Meski bendera kebangsaan Indonesia itu robek, media ini tidak melihat sama sekali penindakan atau respon dari para aparat keamanan, baik polisi maupun TNI, yang memang mengawal ketat pawai tersebut. Cuma terlihat sejumlah massa yang sesekali berusaha menutup robekan itu dengan menyatukan kainnya dan memegangnya kuat-kuat. Juga dengan mengikatnya agar robekan tidak melebar. Saat itu angin bertiup cukup kencang.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa penyebab bendera raksasa yang diusung massa Jokowi-JK itu bisa robek.

Seperti diketahui, dalam aturan kenegaraan Indonesia, setiap orang dilarang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain terhadap bendera Merah Putih dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara.

Setiap orang juga dilarang mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.*

Foto dan teks: Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Muh. Abdus Syakur

Berita Terkait

Orang Terkaya Suriah Ungkap Pertengkaran Besar dengan Sepupunya, Bashar Al-Assad

Orang Terkaya Suriah Ungkap Pertengkaran Besar dengan Sepupunya, Bashar Al-Assad

Solidaritas atas Syuhada, Gereja Ramallah Tak Nyalakan Pohon Natal

Solidaritas atas Syuhada, Gereja Ramallah Tak Nyalakan Pohon Natal

Malaysia Minta Google Blokir Film Anti Islam

Malaysia Minta Google Blokir Film Anti Islam

Kasus Penipuan Mencatut FPI, Pelaku Dipolisikan

Kasus Penipuan Mencatut FPI, Pelaku Dipolisikan

Berlindung pada Asing, Festival Film Gay Digelar di Indonesia

Berlindung pada Asing, Festival Film Gay Digelar di Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya