Hidayatullah.com http://www.hidayatullah.com Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran Mon, 15 Oct 2018 03:12:19 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.8 61797197 Trump: Menhan Jim Mattis Bisa Jadi Segera Mundur http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/10/15/152666/trump-menhan-jim-mattis-bisa-jadi-segera-mundur.html Mon, 15 Oct 2018 03:12:19 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152666

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Donald Trump menduga menteri pertahanannya, Jim Mattis, kemungkinan “seorang demokrat” dan akan mundur dari jabatannya dalam waktu […]

The post Trump: Menhan Jim Mattis Bisa Jadi Segera Mundur appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Donald Trump menduga menteri pertahanannya, Jim Mattis, kemungkinan “seorang demokrat” dan akan mundur dari jabatannya dalam waktu tidak lama lagi.

Hal itu dikatakan Trump saat menjawab pertanyaan jurnalis Lesley Stahl, dalam program 60 Minutes yang disiarkan CBS News hari Ahad malam (14/10/2018), lansir The Guardian.

“Apakah anda menginginkannya pergi?” pancing Stahl.

“…. Menurut saya dia seperti seorang demokrat, jika anda ingin tahu yang sebenarnya. Namun, Jenderal Mattis adalah seorang pria yang baik. Kami sangat akur. Dia mungkin akan pergi. Maksud saya, pada suatu saat, semua orang akan pergi. Setiap orang. Orang-orang semua pergi. Begitulah Washington,” kata Trump, yang mengaku memiliki hubungan sangat baik dengan Mattis.

Jenderal Jim Mattis adalah seorang komandan marinir AS dalam invasi ke Iraq tahun 2003, dan dinaikkan jabatannya pada masa George W Bush untuk memimpin US Joint Forces Command. Pada masa Barack Obama, dia menjadi pimpinan US Central Command.

Dalam sebuah buku yang diluncurkan bulan lalu, jurnalis Bob Woodward menulis bahwa Mattis secara langsung mengabaikan keinginan Trump untuk membunuh Presiden Suriah bashar Al-Assad. Selain itu, Mattis juga disebut-sebut membandingkan “pemahaman Trump soal ketegangan di Semenanjung Korea” dengan pemahanan anak sekolah dasar kelas lima atau enam.

Mattis membantah pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis dijadwalkan terbang ke Vietnam pada hari Selasa (16/10/2018) dalam kunjungan yang awalnya juga memasukkan China, tetapi kemudian dibatalkan.*

The post Trump: Menhan Jim Mattis Bisa Jadi Segera Mundur appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152666
IMF dan Matinya Industri Strategis Anak Bangsa http://www.hidayatullah.com/artikel/ghazwul-fikr/read/2018/10/15/152650/imf-dan-matinya-industri-strategis-anak-bangsa.html Mon, 15 Oct 2018 01:12:36 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152650

Dengan hadirnya IMF, Indonesia terus terililit utang ribawi, tapi anehnya, mengapa kita mengundangnya dengan gembira?

The post IMF dan Matinya Industri Strategis Anak Bangsa appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

“Fakta, Masalah, dan Solusi; Faktanya adalah Indonesia telah merdeka, masalahnya setelah merdeka lalu apa? Solusinya adalah seminar pembangunan”.

Rudy bersitegang dengan kawan-kawannya dalam kongres PPI seluruh Eropa, Rudy kukuh dengan gagasannya; melaksanakan Seminar Pembangunan, sementara kelompok mahasiswa lainnya menginginkan mengikuti arus politik yang tengah terjadi di Indonesia, mendukung Front Nasional. Rudy tidak saja bersitegang dengan kawan-kawannya, tetapi juga dengan Duta Besar RI untuk Jerman Barat.

Inilah adegan paling menarik bagi saya dalam film Rudy Habibie (2016) karya Hanum Bramantyo. Film ini diangkat dari kisah nyata Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie ketika kuliah di Jerman. Latar isu Front Nasional untuk pembebasan Irian Barat tahun 1959 menjadi salah satu konflik cerita. Waktu itu  siapa yang menolak Front Nasional maka dianggap pemberontak.

Seminar Pembangunan adalah gagasan masa depan Indonesia. Salah satunya impiannya membangun industri manufaktur dan teknologi yang bermanfaat dan bepenaruh untuk dunia. Menurut Rudy, tidak hanya tentang industri dirgantara, tapi juga industri transportasi, perkapalan, dan sebagainya

Gagasan Habibie muda yang dipanggil Rudy menemui pasang surut di sana-sini, intrik politik yang berlangsung di Indonesia membuat visi dan mimpinya diperdebatkan, sedangkan di saat bersamaan ada  tawaran pemerintah jerman untuk mewujudkannya. Di sinilah nasionalisme Habibie diuji.

“Perjalanan ini masih panjang, saya tak akan pernah menyerah, saya mencintai Indonesia, saya percaya Indonesia, dan saya akan kembali. Untuk terus berjuang, untuk ibu pertiwi.” Begitu prinsip JB Habibie muda yang ditampilkan di akhir film. Mimpinya harus dibayar dengan perjuangan yang berat.

Baca: BJ Habibie Tanggapi Santai Cercaan Mantan Menteri Malaysia 

Filmnya berhenti sampai sini. Tapi kisahnya masih berlanjut.

Tahun 1974 Habibie pulang ke Indonesia dengan membawa mimpinya. Gagasannya dalam Seminar Pembangunan, berupa mimpi membangun Indonesia di masa depan segera bisa dilaksanakan.

Benar saja, tahun 1989 majalah Historia mencatat, melalui Keppres No. 59 Habibie sebagai Menristek sudah bisa mengkonsolidasii ‘industri strategis’ dengan memimpin BPIS. BPIS adalah Badan Pengelola Industri Strategis yang menaungi 10 perusahan manufaktur dan teknologi.

Di antara perusahaan itu adalah IPTN (bidang dirgantara), PT PAL Indonesia (bidang perkapalan), PT Pindad (bidang senjata dan pertahanan), PT Industri Kereta Api/INKA (bidang industri perkertaapian), dan perusahaan penting lainnya.

Beberapa perusahaan di bawah pimpinan Habibie mampu menunjukkan kapasitasnya dengan produk berkualitas. IPTN dan INKA menjadi yang paling menonjol.

IPTN berhasil mengembangkan pesawat N250 dengan menerapkan advanced turboprop fly by wire, yang merupakan teknologi tercanggih saat itu. Pesawat penumpang berkapasitas 50 orang yang dikembangkan dari rancangan asli IPTN itu ketika diluncurkan pada 1995 menjadi primadona di kelasnya sekaligus mencemaskan produsen pesawat dunia.

Seakan tak mau kalah, INKA juga berinovasi lewat pengembangan kereta api eksekutif berkecepatan tinggi: Argo Bromo JS950. Pada pengembangan pertama, INKA memanfaatkan lokomotif produksi GE Transportation System, Amerika Serikat (AS). Mampu berkecepatan 100 km/jam.

PT Pindad dan PT PAL juga setali tiga uang sebagai perusahaan yang melahirkan produk-produk canggih. PT. Pindad sukses membangun sejata SS-1 dan SS-2, senjata serbu otomatis yang kemampuannya di bawah AK-47. Sedangkan PT PAL berhasil membangun aneka kapal, dari kapal perang hingga tanker. Lagi-lagi perusahaan ini juga mengejutkan dunia.

Baca: Aksi Global untuk Peluncuran Konferensi Rakyat Menentang IMF-WB 

Namun, ketika industri manufaktur dan teknologi anak bangsa ini mulai tumbuh dan sukses.  Krisis moneter 1998 datang mengundang IMF. Salah satu klausul dalam syarat penawaran IMF adalah menghentikan pendanaan ke perusahaan strategis, padahal waktu itu perusahaan lagi butuh dana. Akhirnya BPIS dipaksa runtuh karena permintaan IMF yang ‘mencurigakan’.

Salah satu ‘anak intelektual’ Habibie, Jusman Syafii Djamal, menceritakan kekecewaannya seperti dikutip Republika. “Kita kadang-kadang juga menyesali kenapa ada krisis ekonomi 97-98. Mengapa juga IMF membatalkan semua program yang telah dirancang 20 tahun? Kita sudah pada ujung keberhasilan, tapi krisis melanda seolah-olah kita kayak  kena tsunami,” kata dia.

Habibie sendiri tak pernah lupa akan runtuhnya perusahaan-perusahaan strategis seperti IPTN yang ia bangun akibat krisis ekonomi 1998 dan membuat perginya ilmuwan-ilmuwan top Indonesia ke luar negeri akibat pemecatan massal. Suara Habibie terasa getir saat mengenang peristiwa itu.

Suatu hari kepada wartawan dan para puluhan peneliti Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang berkumpul di kediamannya, Habibie bercerita jika ia merasa telah membunuh “anak” yang telah dilahirkan, dibesarkan, dan kemudian terpaksa harus hengkang jauh darinya.

Baca: BJ Habibie Dapat Medali Emas Pencetus Pembebasan Pers

Kegetiran Habibie Mengenang Runtuhnya Industri strategis Indonesia ini ditulis Kompas.

“Padahal, Anda tahu di situlah tempat manusia-manusia unggul di mana mereka membuat produk yang dibutuhkan banyak orang,” tutur Habibie.

“Saya serahkan 48.000 orang dan saya serahkan semua itu untuk membuat apakah kereta api, pesawat terbang, apa senjata. Total turn over 10 juta dollar AS, tapi karena reformasi diimbau oleh IMF, kita ramai-ramai membunuhnya. Di kacamata saya, itu kriminal,” ujar Habibie dengan emosional.

“Anda tahu, saya sempat protes industri strategis ditukarkan. Tapi, tidak ada yang mendengar.”

 

 

N-2130,  tipe pesawat jet yang hendak dikembangkan PT IPTN saat masih jaya di bawah arahan BJ Habibie 

Kegetiran Habibie semakin menjadi manakala 16.000 orang yang dipecat ketika itu mendatanginya. Mereka yang tak lagi memiliki pekerjaan merasa kebingungan harus mencari nafkah dari mana. Habibie pun hanya bisa merelakan mereka untuk mencari pekerjaan di luar negeri yang juga sedang gencar memproduksi industri strategisnya.

Alhasil, para ahli Indonesia “hijrah” dan bekerja di perusahaan asing, seperti Boeing dan Airbus. Mereka juga bekerja di Thailand, Brasil, dan Turki.

Namun kedatangan IMF ke Indonesia saat krisis ekonomi 1997-1998 dengan alasan ‘memberikan suntikan dana yang disertai dengan segala persyaratannya’  memiliki resiko. Salah satu persyaratan IMF  adalah ‘memaksa’ pemerintah Indonesia memprioritaskan proyek-proyek negara yang tidak padat modal, seperti proyek di sektor pertanian dan kerajinan, dibandingkan proyek-proyek padat modal, seperti industri manufaktur berteknologi tinggi.* <<(BERSAMBUNG)>> “Ini Kriminal….”

The post IMF dan Matinya Industri Strategis Anak Bangsa appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152650
Peternak Tanah Datar Tak Lagi Shalat Beralas Daun http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/10/15/152655/peternak-tanah-datar-tak-lagi-shalat-beralas-daun.html Mon, 15 Oct 2018 01:12:09 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152655

Selain digunakan untuk ibadah, surau ini juga dapat dipakai para peternak untuk berkumpul, istirahat, dan berteduh dari teriknya matahari dan hujan yang turun.

The post Peternak Tanah Datar Tak Lagi Shalat Beralas Daun appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Seperti warga desa lain, kegiatan penduduk Desa Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, tidak jauh dari berkebun, bertani, dan berternak. Mereka melakoninya setiap hari.

Warga Desa Nagari Andaleh diberdayakan dengan menjadikan mereka seorang peternak profesional. Para calon peternak ini diberi modal kambing berkualitas baik beserta kandangnya. Mereka didampingi dengan cara diberi pelatihan dan pendampingan untuk menjadi peternak yang berkualitas.

Menggembala di ladang bagi warga Desa Nagari Andaleh merupakan rutinitas harian. Sejak pagi hingga sore hari mereka menggembala di ladang. mencari rumput, menjaga ternak-ternaknya.

Jon Masri, salah satu peternak binaan BAZNAS menuturkan, beternak sudah akrab dengan kehidupannya sejak kecil. Masri menuturkan, satu hal yang menjadi masalah saat menggembala kambing seharian adalah tidak ada tempat untuk menunaikan shalat.

“Di tengah menggembala ternak, selama ini kami melakukan shalat zhuhur dan ashar cuma beralaskan daun” katanya.

Beberapa tahun lalu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memilih desa ini sebagai lokasi program Zakat Community Development (ZCD). Program ini berusaha meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan berbagai potensi yang dimilikinya.

BAZNAS bersama para peternak binaan bergotong royong membangun sebuah surau di ladang yang biasa ditempati para peternak untuk menggembala hewan-hewannya.

Surau tersebut dinamakan Surau Gantiang.

Sebanyak 10 peternak dan relawan bahu membahu mendirikan surau berbentuk panggung itu.

Kepala Divisi Pendayagunaan BAZNAS, Randi Swandaru mengatakan, pembangunan surau ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan beribadah warga Nagari Andaleh yang banyak berprofesi sebagai peternak.

“Agar saat waktu shalat tiba, para peternak bisa beribadah dengan nyaman dan terjaga kesuciannya,” kata Randi dalam rilis badan negara itu diterima hidayatullah.com, pekan kemarin (13/10/2018).

Jon Masri bersama teman-temannya kini tak lagi harus menunaikan ibadah shalat di sela-sela merawat hewan ternaknya hanya dengan beralaskan daun.

Selain digunakan untuk ibadah, surau ini juga dapat dipakai para peternak untuk berkumpul, istirahat, dan berteduh dari teriknya matahari dan hujan yang turun.

“Kami bersyukur sekarang punya surau di ladang. InsyaAllah bermanfaat, dapat digunakan oleh peternak dan warga sekitar,” kata Masri.*

The post Peternak Tanah Datar Tak Lagi Shalat Beralas Daun appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152655
IMF-WB Memuji-muji Indonesia yang Dipinjami USD 1 Miliar http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/10/15/152636/imf-wb-memuji-muji-indonesia-yang-dipinjami-usd-1-miliar.html Sun, 14 Oct 2018 23:19:50 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152636

Bank Dunia memberikan komitmen pinjaman sebesar satu miliar dolar AS untuk membantu Indonesia.

The post IMF-WB Memuji-muji Indonesia yang Dipinjami USD 1 Miliar appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia (World Bank/WB) memuji-muji Indonesia setelah dijamu dan dilayani pemerintahan Joko Widodo pada penyelenggaraan pertemuan tahunan di Bali, 2018.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim sama-sama memberikan apresiasi dan pujian atas penyelenggaraan pertemuan tahunan di Bali.

Hal tersebut diungkapkan Kim dan Lagarde dalam jumpa pers penutupan Pertemuan Tahunan IMF-WB yang ikut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Nusa Dua, Bali, Ahad (15/10/2018).

Menurut Lagarde, Bali telah bekerja keras untuk menyiapkan pertemuan ini sejak tiga tahun lalu dan mengibaratkan penyelenggaraan perhelatan akbar ini seperti acara pernikahan karena keramahan masyarakat Indonesia tidak akan hilang ingatan.

“Persiapannya lama, acara berlangsung lancar, lalu tiba-tiba semuanya selesai, dan Anda ingin melakukannya sekali lagi, meskipun saat ini tentu kita sedikit lelah,” kata Lagarde berseloroh kutip Antaranews.

Baca: IMF Puji Indonesia, INDEF: Faktanya Ekonomi Kita Mulai Terkejar Malaysia

Menurutnya, hal ini bisa memberikan cerita baik bagi Indonesia, yang saat ini sedang berjuang untuk memulihkan kembali daerah terdampak bencana alam, dan kondisi global menghadapi ancaman proteksionisme.

“Memori ini akan terus teringat, saya ingin mengucapkan terima kasih dari lubuk terdalam,” kata Lagarde sembari mengucapkan “IMF adalah teman Indonesia” dalam Bahasa Indonesia.

Kim juga memberikan apresiasi yang sama seperti Lagarde sambil kembali mengucapkan rasa belasungkawa atas bencana alam gempa bumi, tsunami dan longsor yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Palu, Sulawesi Tengah.

Ia menyebut Bank Dunia telah memberikan dukungan berupa bantuan guna mendorong proses rehabilitasi maupun percepatan rekonstruksi di daerah bencana agar kegiatan ekonomi dapat kembali pulih dan berlangsung seperti sedia kala.

Pada kesempatan yang sama, pembantu Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah bekerja keras demi acara itu. Ia mengklaim tidak ada satupun keluhan yang diberikan para delegasi yang mengikuti keseluruhan perhelatan sejak 8 Oktober 2018.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada delegasi IMF maupun Bank Dunia atas dukungan yang diberikan ketika Indonesia mengalami bencana alam karena dapat menjadi penyemangat untuk kembali membangun kehidupan di kawasan terdampak.

Sri Mulyani kemudian mengingatkan hal penting yang menjadi salah satu dari memori penyelenggaraan acara ini yaitu pidato Jokowi mengenai pentingnya dunia untuk bersatu dalam menghadapi musuh bersama yang mengacu dari seri televisi “Game of Thrones”.

Sementara itu, Bank Dunia memberikan komitmen pinjaman sebesar satu miliar dolar AS untuk membantu Indonesia dalam proses rekonstruksi pasca terjadinya bencana alam di Lombok dan Palu serta memperkuat ketahanan jangka panjang.

“Upaya pemerintah untuk memulihkan daerah terdampak sudah sangat baik. Kami memberikan bantuan ini untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan Indonesia,” kata Chief Executive Officer Bank Dunia Kristalina Georgieva, di Nusa Dua, Bali, Ahad kemarin.

Pinjaman ini bisa langsung dicairkan sesuai dengan permintaan pemerintah dan didukung oleh pinjaman yang telah diberikan sebelumnya sebesar lima juta dolar agar pemulihan bencana alam dapat berjalan dengan baik.

Paket pinjaman mencakup pemberian uang tunai kepada 150.000 keluarga miskin yang terdampak dalam bencana alam untuk jangka waktu enam bulan hingga setahun.

Skema jaminan sosial ini didesain untuk memperkuat ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja selama masa pemulihan berlangsung, serta mencegah terjadinya kerusakan modal manusia dalam jangka panjang.

Paket senilai satu miliar ini juga dapat dimanfaatkan untuk program pemulihan bencana untuk pembiayaan fasilitas publik dan infrastruktur penting lainnya.

Infrastruktur terdampak yang dapat memanfaatkan bantuan tersebut antara lain rumah sakit, sekolah, jembatan, jalan raya, jalan tol, dan sarana penyediaan air.

Selain itu, bantuan tersebut dapat memperkuat pengawasan dan sistem peringatan dini, memperkuat proses rekonstruksi rumah dan membangun kembali lingkungan infrastruktur dan jasa.

Baca: Voyage to Indonesia, INDEF: Pemerintah Harus Cermati Agenda IMF

Bank Dunia memperkirakan kerugian untuk kerusakan geospasial maupun infrastruktur, bangunan dan rumah tinggal yang terdampak tsunami di Palu mencapai 531 juta dolar AS atau Rp 8,1 triliun.

Rinciannya adalah untuk rumah tinggal 181 juta dolar AS atau Rp 2,75 triliun, bangunan 185 juta dolar AS atau Rp 2,82 triliun, dan infrastruktur 165 juta dolar AS atau Rp2,5 triliun.

Perkiraan tersebut tidak termasuk penghitungan korban jiwa, kehilangan lahan atau gangguan ekonomi akibat mata pencaharian yang hilang.

Dalam kesempatan ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan komitmen dari Bank Dunia ini bisa memperkuat upaya untuk meningkatkan ketahanan maupun memperbaiki tindakan penanganan bencana alam.

Namun, ia mengaku pencairan dana bantuan dan pemanfaatannya harus melalui proses diskusi dengan pihak parlemen.

Diprotes

Sebelumnya, aksi protes yang dikoordinasi secara global pada 8 Oktober 2018 oleh gerakan masyarakat dan organisasi masyarakat sipil siap meluncurkan konferensi menentang IMF-WB (Dana Moneter Internasional – Bank Dunia).

Konferensi ini saat itu akan diluncurkan bersamaan dengan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Bali, Indonesia. Konferensi ini juga mengecam tindakan keras pemerintahan Joko Widodo yang melarang berbagai acara publik di Bali.

Konferensi Rakyat Global Menentang IMF-WB yang independen dan dipimpin oleh inisiatif rakyat saat itu akan diselenggarakan di Auditorium Radio Republik Indonesia, Kota Denpasar, Bali dari tanggal 11-14 Oktober.

Konferensi ini untuk menandai perlawanan masyarakat terhadap manuver bank serta lembaga keuangan lainnya terhadap agenda pembangunan yang digerakkan oleh perusahaan dan dikendalikan untuk keuntungan.

“Tidak ada cara yang lebih baik untuk menyambut Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018, kecuali dengan menguak kedok bagaimana ia terus menerus menyabot ekonomi, sumber daya alam, dan hak-hak masyarakat dengan kebijakan dan proyeknya yang berorientasi keuntungan bagi perusahaan transnasional (TNCs) dan negara adidaya global” jelas Helda Khasmy, Ketua Seruni dan juru bicara Gerakan Rakyat Menentang IMF-WB dalam siaran persnya diterima hidayatullah.com, Ahad (07/10/2018).

Disebutkan, penelitian dari LSM think-tank internasional, IBON International, menunjukkan bagaimana dengan pendekatan ‘Memaksimalkan Pembiayaan untuk Pembangunan’, IMF-WB Group “mengancam untuk memengaruhi bukan hanya kebijakan domestik melainkan juga pada proses pengambilan keputusan itu sendiri, dimana kedudukan dari kepentingan perusahaan dan investor kaya yang harus diutamakan dibanding suara dan kebutuhan masyarakat.”

Namun, aksi memprotes IMF-WB dicekal oleh aparat. Tindakan pencekalan dilakukan aparat terhadap kegiatan seminar, dan workshop dari Aliansi Gerakan Masyarakat Menentang IMF-WB.

Aksi pencekalan terhadap kegiatan itu terjadi sesaat setelah mereka hendak menggelar kegiatan di Hotel Nirmala, Jalan Manhendradata, Denpasar Barat, Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca: Aksi Global untuk Peluncuran Konferensi Rakyat Menentang IMF-WB di Bali

Pihak hotel mengatakan, bahwa polisi melarang segala kegiatan yang berkaitan dengan penolakan IMF-WB.

Komite Peoples’ Global Conference (PGC)  Eni Lestari, mengatakan, pihaknya hanya ingin mengedukasi masyarakat tengang WB-IMF terkait masalah kemanusiaan, masyarakat, tentang perempuan, dan tentang masalah sosial lainnya.

Tindakan pelarangan ini jelas dia bertentangan dengan asas demokrasi yang dianut oleh negara Indonesia. “Kami ke sini bukan untuk merusak siapa-siapa,” ujarnya.

Eni Lestari juga mengungkap, Rabu (10/10/2018) malam, kantor LBH Bali sebagai salah satu organisasi terlibat dalam kegiatan ini juga dikepung oleh sekelompok orang.

“Semalam kantor LBH juga dikepung oleh penjaga masyarakat lokal, aktivis kami banyak yang diintimidasi, diteror di sms. Banyak sekali intimidasi. Padahal kami hanya bersuara,” tandasnya kutip Radarbali.*

Baca: “Aksi Mengkritisi IMF-WB Jangan Dianggap Ancaman oleh Pemerintah”

The post IMF-WB Memuji-muji Indonesia yang Dipinjami USD 1 Miliar appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152636
12 Tewas, 30 Luka dalam Pemilu yang Ajukan Kandidat Perempuan di Afghanistan http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/10/15/152642/12-tewas-30-luka-dalam-pemilu-yang-ajukan-kandidat-perempuan-di-afghanistan.html Sun, 14 Oct 2018 23:13:32 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152642

Sejauh ini kami menerima laporan 12 orang mati dan 32 orang terluka, termasuk anggota keamanan dan warga sipil," kata polisi

The post 12 Tewas, 30 Luka dalam Pemilu yang Ajukan Kandidat Perempuan di Afghanistan appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Setidaknya 12 tewas dan 30 terluka dalam serangan ledakan pada kampanye Pemilu untuk merayakan perempuan sebagai calon dalam pemilihan parlemen Afghanistan pada 20 Oktober ini.

Juru bicara polisi di provinsi timur laut Takhar, Khalil Asir mengatakan, bahan peledak ditempatkan di sepeda motor dekat perhimpunan itu, yang seharusnya memperkenalkan calon, Nazifa Yousufi Bek kepada umum.

“Sejauh ini kami menerima laporan 12 orang mati dan 32 orang terluka, termasuk anggota keamanan dan warga sipil,” kata Asir dikutip Newsbeezer.

Hingga saat ini, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Baca: Pilpres Penuh Kecurangan, Ashraf Ghani Dinyatakan sebagai Presiden Afghanistan 

Bek adalah salah satu dari 417 wanita untuk pemilihan Wolesi Jirga (Majelis Rendah) berikutnya.

Dua lainnya diculik, dan empat luka-luka oleh militan, kata para pejabat dikutip Reuters.

Taliban memperingatkan warga Afghanistan untuk tidak turut serta dalam proses pemilihan, kutip Anadolu.

Baca: Capres Afghanistan Abdullah akan Menolak Hasil Pemilu 

Empat hari lalu, seorang kandidat dan delapan orang pendukungnya tewas dalam serangan bunuh diri di sebelah selatan Provinsi Helmand.

Pekan lalu, 13 orang tewas dan lebih dari 20 orang terluka dalam serangan serupa di Provinsi Nangarhar.

Rakyat Afghanistan akan menggelar pemilihan umum 20 Oktober mendatang.

Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) menyatakan keprihatinannya akan kekerasan selama kampanye.*

The post 12 Tewas, 30 Luka dalam Pemilu yang Ajukan Kandidat Perempuan di Afghanistan appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152642
Tepat Setahun Serangan Bom Terburuk di Somalia, Pelakunya di Eksekusi http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/10/15/152638/tepat-setahun-serangan-bom-terburuk-di-somalia-pelakunya-di-eksekusi.html Sun, 14 Oct 2018 22:57:37 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152638

Hidayatullah.com—Seorang pria yang divonis bersalah terlibat dalam serangan bom paling buruk dalam sejarah Somalia, telah dieksekusi bertepatan dengan setahun terjadinya […]

The post Tepat Setahun Serangan Bom Terburuk di Somalia, Pelakunya di Eksekusi appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com—Seorang pria yang divonis bersalah terlibat dalam serangan bom paling buruk dalam sejarah Somalia, telah dieksekusi bertepatan dengan setahun terjadinya ledakan.

Hampir 600 orang tewas ketika sebuah trusk yang dipenuhi bahan eksplosif diledakkan di sebuah perempatan jalan paling sibuk di kota itu. Hassan Adan Isak mengendarai salah satu kendaraan yang terlibat dalam serangan di ibukota Mogadishu, demikian pernyataan dari pengadilan.

“Hari ini, 14 Oktober 2018, hukuman mati dilaksanakan terhadap dirinya,” bunyi pernyataan itu seperti dikutip situs Radio Shabelle. Sumber-sumber kepolisian mengatakan dia dieksekusi oleh regu penembak.

Hari Ahad (14/10/2018), acara peringatan digelar di perempatan tersebut. Tempat itu sekarang dinamai perempatan 14 Oktober, guna mengenang orang-orang yang terbunuh di sana.

Tak satu kelompok bersenjata pun yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Namun, para koresponden mengatakan bahwa semua indikasi mengarah pada kelompok Al-Shabab, lapor BBC.

Sebelum peringatan di Mogadishu, Sabtu malam (13/10/2018), dua pelaku bom bunuh diri membunuh 20 orang di Baidoa. Puluhan orang dikabarkan terwas akibat serangan tersebut.

Al-Shabab mengatakan pihaknya adalah pelaku serangan bom bunuh diri di kota yang terletak di bagian barat daya Somalia itu.*

The post Tepat Setahun Serangan Bom Terburuk di Somalia, Pelakunya di Eksekusi appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152638
Palu Berangsur Pulih http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/10/15/152634/palu-berangsur-pulih.html Sun, 14 Oct 2018 22:43:06 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152634

Dibukanya kembali kegiatan komersial di Pelabuhan Pantoloan karena melihat kondisi perekonomian di wilayah Palu dan sekitarnya yang sudah mulai pulih.

The post Palu Berangsur Pulih appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Kondisi Kota Palu, Sulawesi Tengah, perlahan mulai pulih tahap demi tahap pasca dilanda gempa dan tsunami pada Jumat (28/09/2018) lalu.

“Keadaan di Palu berangsur membaik,” ujar pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah di Palu, Ustadz Muhammad, yang kampusnya ditempati posko bersama para relawan dari berbagai lembaga dan institusi, kepada hidayatullah.com, Senin (15/10/2018).

Sementara itu aktivitas di sejumlah sarana transportasi publik, seperti Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie dan Pelabuhan Pantoloan memang sudah berlangsung setelah turut terdampak bencana. “Sudah berfungsi,” jelasnya.

Sedangkan sebagian relawan sudah berangsur meninggalkan Palu meskipun sebagian lainnya datang untuk melanjutkan tugas-tugas relawan.

Namun demikian, masih banyak korban bencana yang menempati lokasi pengungsian. Pekan lalu dilaporkan bahwa ada pengungsi yang baru mendapatkan bantuan medis setelah sepekan lebih terlewat pasca bencana.

Baca: “Baru Hari ini Tim Medis sampai ke Desa Kami…”

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mulai melayani operasi komersial di Pelabuhan Pantoloan terhitung sejak Jumat, 12 Oktober 2018.

Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Farid Padang mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah membuka pelayanan kapal H+2 atau Ahad, 30 September 2018, pasca terjadinya gempa dan tsunami yang ikut menerjang Pelabuhan Pantoloan pada Jumat sore, 28 September 2018.

“Meski beberapa segmen dan dermaga sepanjang kurang lebih 150 meter harus mengalami perbaikan yang cukup besar, tapi kami sudah melayani operasional kapal dua hari sejak gempa dan tsunami yang terjadi waktu itu,” kata Farid lansir KBRN, Ahad kemarin.

Baca: Agar Trauma Tak Bertahan Lama di Donggala

Dia menuturkan, dengan peralatan seadanya akibat satu unit crane di Pelabuhan Pantoloan mengalami kerusakan karena tersapu gelombang tsunami, pihaknya tetap melayani kapal yang tiba dan berangkat di Pelabuhan Pantoloan, terutama kapal-kapal yang mengangkut bantuan untuk korban gempa dan tsunami Sulteng, serta kapal yang mengangkut para pengungsi.

Sejauh ini menurut Farid, meskipun dengan kondisi kekurangan alat crane yang ada di Pelabuhan Pantoloan, pihaknya terus melakukan assessment bagian-bagian yang bisa dilayani.

Baca: Masjid Selamat dari Terjangan Tsunami Palu

“Untuk itu, kami perlu mendatangkan crane pengganti, utamanya untuk kelancaran kegiatan bongkar muat barang dari kapal yang sandar di Pantoloan. Rencananya, kami akan mendatangkan 2 unit crane pengganti (mobile crane) dari Surabaya.”

Farid mengungkapkan, dibukanya kembali kegiatan komersial di Pelabuhan Pantoloan karena melihat kondisi perekonomian di wilayah Palu dan sekitarnya yang sudah mulai pulih pasca gempa dan tsunami yang terjadi beberapa waktu lalu.*

Berita gempa dan tsunami Palu bekerjasama dengan Dompet Dakwah Media

The post Palu Berangsur Pulih appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152634
“Baru Hari ini Tim Medis sampai ke Desa Kami…” http://www.hidayatullah.com/berita/berita-dari-anda/read/2018/10/14/152628/baru-hari-ini-tim-medis-sampai-ke-desa-kami.html Sun, 14 Oct 2018 08:55:40 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152628

Masyarakat korban bencana juga belum berniat kembali ke rumah karena saat itu masih mengalami trauma.

The post “Baru Hari ini Tim Medis sampai ke Desa Kami…” appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Berada di daerah tinggi dan dekat dengan daerah wisata pemandian air panas Bora, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, salah seorang warga memghampiri ambulans  tim medis Islamic Medical Service (IMS).

Dia meminta bantuan dokter relawan berkenan datang ke tenda mereka yang berada di salah satu lajur jalan raya. Tim IMS pun tiba di lokasi, disambut beberapa orang keluarga. Tim menyaksikan seorang nenek tua dengan tubuh kurus terbaring beralaskan kasur tipis dengan kaki diperban.

Beberapa jam sebelumnya, ada tim medis salah satu partai memberikan layanan media, tpai dikarenakan keterbatasan perlengkapan, nenek itu hanya mendapatkan balutan dikaki yang terluka dan patah.

Tim medis IMS membuka ulang balutan serta membersihkan luka dengan pelayanan terbaik, lalu memberikan sepalak untuk menyanggah kaki nenek yang patah.

Baca: Agar Trauma Tak Bertahan Lama di Donggala

Selesai memberikan tindakan, tim kembali dijemput untuk datang ke rumah Bapak Hendarto, salah seorang korban bencana gempa dan tsunami yang menimpa Kota Palu, Sigi, Donggala, dan sekitarnya di Sulawesi Tengah.

Hendarto mempersilakan tim layanan kesehatan menggunakan rumahnya. Ia juga memanggil masyarakat sekitar agar datang untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Baru hari ini medis sampai ke desa kami, Pak, sebelumnya kami bingung harus berobat kemana. Mau turun (dari pegunungan) jarak cukup jauh. Alhamdulillah kebetulan bapak-bapak datang ke tempat kami, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ungkap Hendarto, 11 Oktober 2018 itu, setelah ayahnya mendapat layanan sebab menderita asma dan terbaring saja pasca gempa yang datang pada 28 September lalu.

Baca: 5 LSM Ternama Turki yang Turun ke Sulawesi Tengah

Setiap lokasi yang dikunjungi tim medis IMS selalu ada tindakan. Karena banyak dari korban bencana yang menderita patah tulang tertimpa bangunan, atau luka-luka terkena barang-barang ketika berusaha menyelamatkan diri saat gempa.

Meski masih ada beberapa bangunan rumah yang utuh, masyarakat tetap menggunakan tenda di depan masing-masing rumah.

Masyarakat korban bencana juga belum berniat kembali ke rumah karena saat itu masih mengalami trauma. Hampir setiap hari getaran gempa masih terasa di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala. Hal tersebut membuat mereka enggan kembali ke dalam rumah yang sewaktu-waktu bisa saja rubuh jika gempa berkekuatan besar kembali datang.

Sebelumnya, setelah beberapa hari mengadakan pengobatan gratis di Palu, tim medis IMS  menyusuri jalan sejauh 49 KM dari posko utama Hidayatullah Peduli dan berhenti di posko pengungsian Desa Dalaka, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.

Baca: Pengungsi Palu Sebagian Lebih Butuh Makanan dan Layanan Kesehatan

Bertempat di sebuah panggung khusus kegiatan desa, bersama dengan bidan puskesmas setempat IMS dan Sahabat Al-Aqsha menyediakan layanan kesehatan untuk masyarakat Desa Sindue yang terdampak gempa Donggala.

Kedatangan tim medis, Rabu (10/10/2018) itu, sudah lama ditunggu masyarakat. Sebab banyak yang membutuhkan tindakan. Beberapa pasien yang hadir langsung menerima perawatan luka, mulai dari membersihkan luka hingga menerima jahitan akibat terdampak bencana gempa.

Anak-anak korban bencana juga penuh ceria menerima bantuan dari posko Hidayatullah peduli berupa popok, biskuit, permen, dan berbagai macam makanan ringan lainnya. Untuk balita diberikan juga bantuan bubur bayi, minyak telon, dan selimut.

Baca: Masa Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang jadi 13-26 Oktober

Sejak dimulai pukul 10.00 hingga 16.00 WITA, sebanyak 110 pasien menerima layanan kesehatan gratis dari tim medis. Didominasi oleh anak-anak, perempuan dewasa, dan sebagian kecil pria dewasa. Beberapa penyakit utama yang diderita adalah hipertensi, hermatitis (gatal-gatal), maag, ISPA, dan diare akut.

Dokter Suprapto selaku kepala tim medis IMS mengungkapkan, “Alhamdulillah kita masih terus melayani masyarakat yang terdampak gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan sekitarnya. Tidak masyarakat saja namun para relawan dan tim SAR juga kita berikan layanan.”

Relawan yang semenjak hari pertama pasca bencana sudah berada lokasi untuk bahu membahu bersama SAR gabungan dan relawan yang lain. Di antara mereka mengalami kelelahan sehingga diharuskan untuk sementara istirahat yang cukup. Ada juga relawan mengalami luka-luka ketika sedang melakukan evakuasi korban.* Kiriman Imron

Berita gempa dan tsunami Palu bekerjasama dengan Dompet Dakwah Media

The post “Baru Hari ini Tim Medis sampai ke Desa Kami…” appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152628
Pendeta AS Bebas, Trump Berharap Miliki Hubungan Baik dengan Turki http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2018/10/14/152645/pendeta-as-bebas-trump-berharap-miliki-hubungan-baik-dengan-turki.html Sun, 14 Oct 2018 06:15:40 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152645

Brunson dituduh menjadi memata-mata PKK - yang terdaftar sebagai kelompok teroris baik oleh AS dan Turki

The post Pendeta AS Bebas, Trump Berharap Miliki Hubungan Baik dengan Turki appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia berharap bahwa dengan pembebasan Pastor Andrew Brunson di Turki akan mengarah pada hubungan yang lebih baik dengan Ankara.

Perkembangan terakhir terjadi, setelah berbulan-bulan perselisihan diplomatik antara AS dan Turki, yang mengarah ke penurunan tajam mata uang lira.

Trump juga membantah laporan kantor berita NBC bahwa dua neagraes mencapai kesepakatan rahasia untuk pembebasan Brunson dengan imbalan pengurangan ‘tekanan ekonomi’ AS terhadap Ankara.

“Saya tidak bernegosiasi untuk tebusan. Namun, AS sangat menghargai hubungan baik antara Washington dan Turki, “kata Trump di Twitter dikutip AFP.

Baca: PengadilanTurki Menolak Banding Status Tahanan Rumah Pastor AS

Terbang ke Jerman

Sementara itu, Andrew Craig Brunson berangkat menuju Jerman dengan jet pribadi dari kediamannya di provinsi barat Turki, Izmir setelah penetapan bebas.

Pengadilan Izmir hari Jumat memvonis penjara tiga tahun dan 45 hari penjara terkait kasus terorisme.

Dengan keputusan itu, maka Brunson resmi bebas dari penjara karena telah menjalani masa tahanan.

Status tahanan rumah dan pencegahan ke luar negeri terhadap Brunson juga dicabut, tulis Anadolu.

Baca: Benarkah ‘Perang Dagang’ AS – Turki karena Pendeta Tak Dikenal?

Pastor Brunson ditangkap pada 9 Desember 2016 dengan tuduhan menjadi anggota Organisasi Teror Fetullah (FETO).

Pada 25 Juli, pengadilan Izmir memutuskannya menjadi tahanan rumah karena faktor kesehatan.

Brunson dituduh menjadi memata-mata PKK – yang terdaftar sebagai kelompok teroris baik oleh AS dan Turki – dan FETO, kelompok di balik upaya kudeta yang kalah di Turki Juli 2016.*

The post Pendeta AS Bebas, Trump Berharap Miliki Hubungan Baik dengan Turki appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152645
Derita Uighur: Diintai, Ditahan Massal, Disiksa, Keluarga Diceraiberaikan http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2018/10/14/152620/derita-uighur-diintai-ditahan-massal-disiksa-keluarga-diceraiberaikan.html Sun, 14 Oct 2018 04:46:07 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=152620

"Mereka dipaksa untuk menyanyikan lagu-lagu politik dan mempelajari pidato-pidato Partai Komunis China."

The post Derita Uighur: Diintai, Ditahan Massal, Disiksa, Keluarga Diceraiberaikan appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Amnesty Internasional memaparkan penderitaan orang-orang yang telah kehilangan kontak dengan keluarga ataupun teman mereka yang ditahan di Uighur Xinjiang (XUAR).

Telah diwawancarai lebih dari 100 orang di luar China yang telah kehilangan anggota keluarga mereka di XUAR dan orang-orang yang disiksa di kamp-kamp penahanan di sana.

Amnesty Internasional mengungkap, penahanan orang-orang dari kelompok etnis mayoritas Muslim di XUAR meningkat sejak Maret 2017, ketika aturan terkait “deradikalisasi” diadopsi di daerah tersebut.

“Secara terbuka atau pribadi menunjukkan afiliasi agama dan budaya termasuk menumbuhkan jengggot yang ‘tidak normal’, menggunakan hijab, melaksanakan ibadah, berpuasa atau tidak meminum alkohol, atau memiliki buku atau artikel terkait Islam ataupun budaya Uighur dapat dianggap sebagai ‘ekstremis’,” ungkap Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, dalam laporan Amnesty International tentang kondisi Muslim Uighur kepada hidayatullah.com, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Saya Muslim Uighur yang Melarikan Diri dari Aksi Brutal China

Bepergian ke luar negeri untuk bekerja dan melanjutkan pendidikan khususnya ke negara-negara mayoritas Muslim atau melakukan komunikasi dengan orang-orang yang berada di luar China, kata Amnesty, bisa menjadi alasan utama seseorang menjadi target dari aktivitas pengintaian.
Laki-laki, perempuan, muda ataupun tua, mereka yang tinggal di kota atau di daerah perdesaan semuanya beresiko untuk ditahan.

Pemeriksaan keamanan yang hampir ada di setiap wilayah dan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari bagi mereka yang tinggal di XUAR.
“Sering petugas keamanan memerika telepon genggam untuk memeriksa konten-konten yang mencurigakan atau memeriksa identitas orang-orang menggunakan software pendeteksi wajah,” tutur Amnesty.

Orang-orang dengan mudah dicurigai melalui pemantuan pesan-pesan yang dikirimkan di aplikasi media sosial seperti WeChat yang tidak menggunakan sistem enkripsi. Menggunakan aplikasi alternatif berenkripsi seperti WhatsApp bisa berujung pada penahanan.

Baca: Kemana Keadilan bagi Muslim Uighur di China?

Amnesty menceritakan, otoritas setempat menyebut kamp-kamp itu sebagai pusat “transformasi-melalui-pendidikan”, tapi banyak juga yang menyebutnya “kamp-kamp pendidikan ulang”.
“Mereka yang dikirim ke kamp-kamp tidak akan menjalani pengadilan dan tidak memiliki akses pengacara dan tidak memiliki hak untuk menggugat penahanan tersebut. Orang-orang akan menderita berbulan-bulan di kamp-kamp penahanan karena hanya otoritas setempat yang berhak untuk menyatakan apakah seseorang telah ‘berubah’ atau belum,” ujarnya.

Seorang warga Uighur, Kairat Samarkan, dikirim ke kamp penahanan pada Oktober 2017 pada saat kembali ke XUAR setelah melakukan kunjungan singkat ke Kazakhstan. Polisi mengatakan kepada dia bahwa dia ditahan karena memiliki dua kewarganegaraan dan hal tersebut dianggap sebagai pengkhianatan terhadap negara. Ia dibebaskan pada Februari 2018.

Kairat menceritakan kepada Amnesty bahwa tangan dan kakinya dibelenggu dan dia dipaksa untuk berdiri tegap dan tidak boleh bergerak selama 12 jam ketika pertama ditahan.
Ada sekitar 6.000 orang di kamp yang sama, dimana mereka dipaksa untuk menyanyikan lagu-lagu politik dan mempelajari pidato-pidato Partai Komunis China. Mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara dan dipaksa menyanyikan “Hidup Xi Jinping” sebelum makan.
“Kiarat mengatakan kepada Amnesty International bahwa penyiksaan yang dideritanya mengakibatkan dia mencoba untuk bunuh diri sebelum akhirnya dibebaskan,” ujarnya.

Mereka yang menolak atau gagal menunjukkan perkembangan terancam hukuman mulai dari makian hingga tidak diberi makan, ditempatkan di ruang isolasi dan dipukuli. Banyak laporan terkait kematian di dalam tahanan termasuk bunuh diri oleh mereka yang tidak sanggup menjalani proses tersebut.

“Otoritas setempat menjustifikasi penggunaan tindakan ekstrem tersebut dengan dalih untuk melawan ‘terorisme’ dan menjamin ‘keamanan nasional’. Bagaimanapun juga, tindakan untuk melindungi warga negara dari ancaman harus proporsional,” tegas Amnesty.

Kamp-kamp penahanan massal tersebut, kata Amnesty, adalah tempat untuk mencuci otak dan menyiksa. Penahanan karena menghubungi keluarga di luar negeri, menurutnya, menunjukkan betapa tindakan otoritas China sangat tidak dapat dibenarkan.

Baca: Kisah Sedih Etnis Uighur yang Lari dari Kekejaman China

Mencerai-beraikan Keluarga

Selama berbulan-bulan, anggota keluarga dari korban yang ditahan di kamp penahanan hanya bisa menanggung penderitaan mereka sendirian. Mereka berharap kehilangan kontak dengan orang yang mereka cintai tersebut hanya sementara saja. Mereka khawatir akan memperkeruh situasi jika mencoba mencari pertolongan dari luar. Dikarenakan hingga saat ini belum ada kejelasan informasi, banyak dari mereka yang mulai secara publik berbicara.

Bota Kussaiyn, seorang mahasiswa yang berasal dari etnis Kazakh yang sedang belajar di Moscow State University, berbicara dengan ayahnya, Kussaiyn Sagymbai, melalui WeChat pada bulan November 2017. Berasal dari XUAR, keluarga mereka pindah dan menetap di Kazakhstan pada tahun 2013.

Ayah Bota kembali ke China pada akhir 2017 untuk bertemu seorang dokter tapi otoritas setempat menyita paspornya setelah sampai di XUAR. Bota mengetahui dari anggota keluarganya bahwa ayahnya dikirim ke “Kamp Pendidikan Ulang”.

Kerabatnya di XUAR sangat mengkhawatirkan bahwa komunikasi lebih jauh akan membuat mereka dalam ancamanan. Mereka akhirnya menghentikan komunikasi dengan Bota.

Baca: Home Stay: ‘Deradikalisasi dan Indoktrinasi’ ala Komunis China pada Keluarga Muslim

Bota mengatakan kepada Amnesty: “Ayah saya adalah seorang warga negara biasa. Kami adalah keluarga yang bahagia sebelum dia ditahan. Kami tertawa bersama. Sekarang kami tiak bisa tertawa lagi dan tidak bisa tidur di malam hari. Kami hidup dalam ketakutan setiap hari. Kejadian ini meninggalkan trauma mendalam pada ibu saya. Kami tidak tahu dimana ayah kami sekarang. Kami bahkan tidak tahu apakah dia masih hidup. Aku ingin melihat ayahku lagi.”

Banyak anggota keluarga dan teman yang tinggal di luar negeri mengatakan mereka merasa bersalah karena komunikasi mereka membuat para kerabat di XUAR dalam bahaya.
“Otoritas setempat menuduh mereka memiliki hubungan dengan grup dari luar dan pemerintah China menuduh mereka mempromosikan ‘ekstremisme’ agama atau membuat rencana ‘teror’,” kata Amnesty.

Untuk menghindari kecurigaan dari otoritas, warga etnis Uighur dan Kazakhs dan lainnya di XUAR telah memutuskan hubungan dengan teman dan keluarga yang tinggal di luar China. Mereka memberitahu teman untuk tidak menghubungi atau meminta menghapus kontak di aplikasi media sosial. Karena para kerabat yang tinggal di luar negeri tidak mendapatkan informasi yang cukup maka mereka hanya bisa menduga hal terburuk telah terjadi.

Ketika orangtua ditahan, maka anak-anaklah yang menderita karena banyak keluarga yang akan mengalami kesulitan ekonomi. Anak-anak yang lebih tua dikirim ke pusat-pusat pelatihan milik negara, sementara adik-adik mereka dikirim ke “pusat-pusat kesejahteraan” yang dibangun sejak tahun 2017.

Baca: Muslim Uighur: “Situasi di Negara Kami Tidak Manusiawi”

Pengintaian

Untuk menambah tekanan kepada kerabat yang tinggal di luar negeri, petugas keamanan China secara agresif berupaya merekrut mata-mata yang berasal dari komunitas-komunitas yang ada di luar negeri. Mereka-mereka yang ditargetkan diancam bahwa keluarga mereka di XUAR akan ditahan jika mereka tidak kooperatif. Jika mereka koperatif, otoritas China menjanjikan anggota keluarga yang mereka cintai akan diperlakukan dengan tidak keras.

Ketidaktahuan mengenai komunitas-komunitas mana saja di luar negeri yang menjadi pelapor kepada otoritas keamanan China membuat kerabat hidup dalam kecurigaan, isolasi, dan ketakutan.

“Kampanye sistematis oleh otoritas China membawa konsekuensi yang buruk bagi kehidupan jutaan orang. Sekarang saatnya otoritas setempat untuk terbuka mengenai kamp-kamp tersebut dan menyatukan mereka kepada keluarga mereka kembali,” pungkas Amnesty.* Andi

Baca: Dunia Harus Desak China atas Kejahatan pada Uighur

The post Derita Uighur: Diintai, Ditahan Massal, Disiksa, Keluarga Diceraiberaikan appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
152620