Hidayatullah.com http://www.hidayatullah.com Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran Thu, 21 Mar 2019 07:14:36 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.8 61797197 MUI Dukung Pelatihan SDM Kuatkan Dewan Pengawas Syariah http://www.hidayatullah.com/berita/ekonomi-syariah/read/2019/03/21/161819/mui-dukung-pelatihan-sdm-kuatkan-dewan-pengawas-syariah.html Thu, 21 Mar 2019 07:14:36 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161819

Pelatihan itu bagus guna meningkatkan kompetensi SDM yang bertujuan sebagai penguatan bagi Dewan Pengawas Syariah...

The post MUI Dukung Pelatihan SDM Kuatkan Dewan Pengawas Syariah appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Amirsyah Tambunan, mengapresiasi pelatihan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pada Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) yang diselenggarkaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan syariah.

Menurutnya, pelatihan itu bagus guna meningkatkan kompetensi SDM yang bertujuan sebagai penguatan bagi Dewan Pengawas Syariah (DPS) agar dapat memastikan pelaksanaan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berbasis Syariah (Fatwa No. 117/DSN-MUI/IX/2018) berjalan baik.

Pada era teknologi sekarang ini, jelas Amirsyah, merupakan keniscayaan melakukan pembiayaan kegiatan pinjam meminjam uang secara langsung berdasarkan perjanjian baik tertulis maupun tidak tertulis.

Pinjam meminjam, lanjutnya, secara langsung banyak diminati oleh pihak yang membutuhkan dana cepat atau pihak yang karena sesuatu hal tidak dapat diberikan pendanaan oleh industri jasa keuangan konvensional seperti perbankan, pasar modal, atau perusahaan pembiayaan.

“Sesuai manfaat ekonomi, kerugian yang ditimbulkan, serta dampak hukum dari kegiatan pinjam meminjam yang dilakukan secara langsung sepenuhnya menjadi tanggung jawab para pihak sesuai dengan kesepakatan yang telah diperjanjikan,” ujarnya pada acara yang dilaksanakan di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (21/03/2019).

Namun, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga Ketua DPS Lembaga Pembiayaan MyBank Unit Syariah ini menilai, bahwa praktik dimaksud masih terdapat banyak kelemahan.

Di antaranya seperti; pelaksanaan kegiatan pinjam meminjam dilakukan oleh para pihak yang sudah saling mengenal dan harus bertatap muka, subjektifitas terhadap penilaian risiko gagal bayar, kesulitan dalam penagihan pembayaran, maupun tidak adanya sistemasi pencatatan pelunasan pinjaman yang telah dilakukan.

Karenanya, Amirsyah juga berpesan, terutama dalam era perkembangan ekonomi digital, perlunya mengembangkan inovasi penyediaan layanan dalam kegiatan pinjam meminjam yang salah satunya ditandai dengan adanya penyediaan Layanan Jasa Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi sesuai Peraturan OJK No. 77/POJK.01/2016.

Sementara itu, Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi mengatakan, masih terdapat kesenjangan antara minat masyarakat yang tinggi untuk meminjam dana, namun akses kepada lembaga pembiayaan dan perbankan masih mengalami kendala.*

The post MUI Dukung Pelatihan SDM Kuatkan Dewan Pengawas Syariah appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161819
Baznas-Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Hilang Banjir Papua http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/03/21/161815/baznas-tim-sar-gabungan-terus-cari-korban-hilang-banjir-papua.html Thu, 21 Mar 2019 06:40:14 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161815

"Baznas kemudian membangun jembatan darurat agar aktivitas masyarakat yang terputus bisa terhubung kembali."

The post Baznas-Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Hilang Banjir Papua appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tanggap Bencana (BTB) sejak Ahad (17/03/2019) bersama tim SAR gabungan juga terus melakukan proses pencarian korban yang masih menghilang pascabanjir bandang yang menerjang Sentani, Jayapura, Papua.

Dengan menyisir sejumlah titik di wilayah Sentani, sampai saat ini sudah ditemukan sebanyak 8 korban dari laporan sebanyak 79 korban hilang.

Baznas juga mendirikan posko di Jalan Kemiri, Sentani, yang menjadi pusat pelayanan pendistribusian logistik bantuan dan makanan siap saji.

Baca: Tim SAR Temukan Jenazah Sudah Tak Dikenali di Papua

Dalam melakukan pelayanannya, Baznas menerjunkan tim dari BTB dan Rumah Sehat Baznas (RSB).

Baznas melalui tim BTB memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir bandang di Sentani, yang terjadi pada Sabtu (16/03/2019) malam.

Baca: Tanggap Darurat Banjir Papua 16-29 Maret, 2.317 Personil Diterjunkan

Kepala BTB Dian Aditya Mandana Putri mengatakan, salah satu bentuk pelayanan yang dilakukan adalah dengan membangun jembatan darurat yang menjadi penghubung antara Komplek BTN Sosial dengan Perumahan BPD Gunung, Sentani.

“Banjir yang menerjang pada Sabtu malam lalu membuat banyak bangunan terendam dan fasilitas umum rusak salah satunya jembatan yang berada di Kelurahan Hinekombe. Baznas kemudian membangun jembatan darurat agar aktivitas masyarakat yang terputus bisa terhubung kembali,” katanya dalam siaran persnya, Kamis (21/03/2019).

Baca: Kebutuhan Mendesak Korban Banjir Papua

Ia menambahkan, proses pembangunan jembatan darurat ini dilakukan BTB secara gotong royong bersama masyarakat sekitar pada Kamis (21/03/2019) pagi. Jembatan itu dibuat menggunakan balok kayu yang berasal dari batang pohon kelapa.*

The post Baznas-Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Hilang Banjir Papua appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161815
Kāfir Dzimmī atau Warga Negara? http://www.hidayatullah.com/artikel/tsaqafah/read/2019/03/21/161812/kafir-dzimmi-atau-warga-negara.html Thu, 21 Mar 2019 05:00:26 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161812

"‘Kufr’ dan ‘kāfir’ sebenarnya sudah tampak jelas bahwa memang istilah keduanya asalnya adalah wahyu Allah, firman Allah.

The post Kāfir Dzimmī atau Warga Negara? appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Oleh: Qosim Nursheha Dzulhadi

 

SYEIKH  al-Qaradhawī, mengatakan, istilah ahl ad-dzimmah adalah sebutan yang positif. Karena maknanya: mereka di bawah jaminan Allah, rasul-Nya, dan jaminan umat Islam. Padahal, dengan istilah ini, umat Islam ingin menjaga perjanjian dengan Allah, agar tak ada satu bentuk perjanjian pun yang dikhianati. (Syekh Yusuf al-Qaradhawī, Khithābunā al-Islāmī, 46).

Padahal, mendiskusikan istilah ‘kāfir Dzimmī’ atau istilah ahl ad-dzimmāh identik dengan negara Islam. Atau, satu bentuk negara yang modelnya adalah khilāfah. Sedangkan Indonesia bukan negara Islam dan tidak berdasarkan khilāfah, sebagaimana disepakati. Meskipun begitu, Indonesia bukan negara sekular apalagi komunis. Apakah ada semacam ketakutan dari musuh Islam terhadap kaum Muslimin di Indonesia? Jika tidak, berarti usul untuk penggantian istilah ‘kāfir’ dan ahl ad-dzimmah adalah ‘lebay’. Apalagi jika istilah ‘kāfir’ dan ‘Dzimmī’ dipandang sebagai ‘kekerasan teologis’. Atau pertanyaannya dibalik: Tidakkah para pengusul itu menyadari bahwa apa yang mereka lakukan juga dipandang sebagai ‘pemaksaan teologis’? Karena mereka telah memaksa umat Islam, agar mengubah keyakinan mereka selama ini

            Mencermati masalah ini, mengingatkan penulis kepada satu buku penting yang ditulis oleh Syekh Muhammad al-Ghazālī (w. 1997) dari Mesir. Tajuk bukunya at-Ta‘asshub wa at-Tasāmuh baina al-Islām wa al-Masīhiyyah (Kairo: Nahdhah Mishr, 2005). Diantara isinya adalah menyoroti berbagai upaya yang mengkritik ajaran Islam atas nama ‘nasionalisme’ (wathaniyyah). Dan beliau menyatakan, “Kita tegaskan bahwa berbagai bentuk gerakan ‘nasionalisme’ yang membenci Islam merupakan ciptaan Barat. Ini merupakan ekspresi dari kesuksesan serangan besar yang dilancarkan oleh Perang Salib gaya baru terhadap agama kita.” (Syekh al-Ghazālī, at-Ta‘asshub wa at-Tasāmuh, 23).

            Dan serangan yang tersusun rapi ini, tegas Syekh al-Ghazālī bersandar pada dua jenis penulis: Pertama,penulis yang masih menyandang nama Islam, meskipun tidak tahu apa-apa tentang Islam. Pemikirannya diambil dari sumber Eropa.Kerjanya menyerang Islam demi menguntungkan pihak-pihak yang ingin menghabisi Islam saja, kemudian jalan menjadi lempang bagi negara-negara Kristen dan Israel.

            Kedua,penulis Katolik, yang dalam kerjanya ini menyatakan bahwa ini murti gerakan ilmiah. Bukan karena benci kepada Islam, tidak pulak untuk membela Kristen. Namun salah seorang penulisnya malah menuduh Nabi Muhammad Saw. dan para Sahabat sebagai orang-orang yang lapar dan tergiur untuk melakukan ekspansi. Bahkan, dia menyatakan bahwa sepanjang 14 abad, sejarah Islam mengandung kezaliman terhadap pengangut agama lain. Seolah-oleh dia berkata, “Inilah lembaran hitam kalian. Bagaimana bisa kalian ingin menerapkan kembali hukum Islam?” (Syekh al-Ghazālī,at-Ta‘asshub wa at-Tasāmuh, 24).

            Hal di atas, kata Syekh al-Ghazālī, konteksnya di Mesir. Tentu kita tahu mayoritas penduduk Mesir adalah Muslim. Kristen Koptik hanya minoritas. Ini tentu keberhasilan dakwah Rasulullah Saw. di sana. Dimana diawali dengan pernikahan beliau dengan seorang wanita Koptik, Māriah al-Qibthiyyah yang kemudian melahirkan putera beliau bernama Ibrāhīm. Dilanjutkan kemudian dengan Gubernur hebat, ‘Amr ibn al-‘Āsh, yang sampai saat ini masjidnya terus dikenang: Masjid ‘Amr ibn al-‘Āsh.

            Selain itu, di Mesir ada seorang penulis liberal yang bernama Fahmī Huwaidī yang menulis satu karyanya yang bertajuk ‘Muwāthinūn Lā Dzimmiyyūn’ (Warga Negara, BukanKāfir Dzimmī) (Kairo: Dār as-Syurūq, cet. II, 1990). Usulan Fahmī Huwaidī hari ini diamalkan di Indonesia. Orang kāfir akhirnya diganti dengan ‘non-Muslim’. Kemudian, mereka harus setara dengan umat Islam: sama-sama warga negara (muwāthinūn). Seolah-olah selama ini mereka tidak dianggap sebagai warga negara. Padahal, selama ini semua pemeluk agama selain Islam di Indonesia memang ‘warga negara’.

Makna ‘Kufr’ dan ‘Kāfir

            Di dalam Al-Qur’an dijelaskan tentang makna kata ‘kufr’. Diantara maknanya adalah ‘kufur nikmat’, lawat dari ‘syukur’ (Qs. 76: 3, 11: 68). Kalau kata kerja kafaradisandingkan dengan partikel ‘bi’ (kafara bi), maka artinya ‘lawan dari beriman’ (tidak beriman, Qs. 2: 256). Kemudian jika ia muncul secara mutlak, tidak diikat oleh apapun, maka maknanya adalah ‘tidak beriman’ atau ‘ingkar’ kepada perkara yang semestinya diimani. Di sini kata ‘kafir’ lawannya adalah ‘mukmin’ (Qs. 64: 2).

            Penting dicatat bahwa istilah ‘kafir’ ini merupakan pembahasan kuno, sudah lama sekali. Ia ada dalam rumpun bahasa Semit, seperti kata cover dalam bahasa Inggris yang artinya ‘menghalangi atau menutup’. Dalam bahasa ada kata ‘kawwara’ yang artinya‘laffa’(menolak). Ada juga kata ‘ghafara’ yang maknanya ‘satara’ (menutup). Ada juga kata‘ghamara’ dan ‘ikfaharra’ yang juga maknanya ‘menutup’. (Lihat, Imam ‘Abd al-Hamid al-Farahi, Mufradāt al-Qur’ān, ed. Dr. Muhammad Ajmal Ayyub al-Ishlahi (Beirut: Dār al-Gharb al-Islāmī, 2002), hlm. 304-306).

            Jadi, maka ‘kufr’ memang tidak satu. Tapi, yang mungkin menjadi diskusi hangat saat ini ‘kufr’ yang menjadi lawan ‘iman’. Tentu ini benar, karena makna ‘kufr’ adalah ‘tidak beriman’ atau ‘ingkar’. Apakah mengingkari keimanan kepada Allah dan rasul-Nya (Nabi Muhammad Saw.) atau mengingkari atau menolak untuk mensyukuri nikmat Allah.

Hakikat ‘Kāfir

            Imam at-Tahanawi dalam Mausū‘ah Kasysyāf Isthilāhāt al-Funūn wa al-‘Ulūmmenjelaskan makna ‘kafir’. Di dalam Syarh al-Maqāshid disebutkan bahwa seorang ‘kafir’ jika menampakkan iman, maka namanya ‘munāfiq’. Bila menampakkan kekufurannya setelah beriman, maka namanya ‘murtad’. Dan jika menyatakan Tuhan punya “teman”, maka dia ‘musyrik’. Jika memeluk sebagian agama dan kitab yang telah mansūkh(dihapus), maka dia namanya Ahli Kitab (kitābī).

            Jika ada yang berpandangan bahwa zaman ini qadīm, maka dia dinamakan duhrī. Jika tidak menegaskan adanya Allah sebagai Pencipta (al-bārī) maka namanya mu‘atthil. Jika mengakui kenabian Nabi Muhammad Saw. sekaligus mengakui keyakinan lain, maka namanya zindīq. Ini adalah pandangan al-Maulawi ‘Abd al-Hakim dalam Hāsiyat al-Khayālī(Lihat, Muhammad ‘Ali at-Tahānawī, Mausū‘ah Kasysyāf Ushthilāhāt al-Funūn wa al-‘Ulūm, ed. Dr. ‘Ali Dahrūj (Beirut-Lebanon: Maktabah Lubnān Nāsyirūn, 1996): 2/1368-1369).

            Dari penjelasan mengenai ‘kufr’ dan ‘kāfir’ sebenarnya sudah tampak jelas bahwa memang istilah keduanya asalnya adalah wahyu Allah, firman Allah. Ini bukan buatan Nabi Muhammad Saw. Dan, kaum Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) sejatinya mengenal Nabi Muhammad Saw. sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka sendiri. Meskipun begitu mereka tidak beriman kepada beliau, bahkan kufur kepada beliau dan memusuhi beliau. (al-Imam al-Qadhi ‘Alī ibn ‘Alī ibn Muhammad ibn Abī al-‘Izz al-Hanafī ad-Dimasyqī (w. 792 H), Syarh al-‘Aqīdah at-Thahāwiyah, ed. ‘Abd ar-Rahman Fahmī az-Zawāwī (Kairo: Dār al-Ghad al-Jadīd, 1430 H2009 M), hlm. 260-261).

            Maka, Al-Qur’an dan Sunnah sudah benar ketika menyebut siapa saja yang tak mengimani apa yang diimani oleh umat Islam sebagai ‘kāfir’. Karena Al-Qur’an, Sunnah, dan karya para ulama berbahasa Arab, maka istilah yang digunakan sangat teknis, ‘kāfir’, bukan non-Muslim atau non-Mu’min. Karena istilah ‘kufr-īmān’ dan ‘kāfir-mu’min’ adalah istilah teknis, penggunaannya khusus, tidak mungkin diutak-atik, diubah-ubah. Sama dengan istilah-istilah lain, semisal: ‘rusyd-ghayy’, ‘haq-dhalāl’, atau ‘hidāyah-dhalālah’, ‘thayyib-khabīts’, dan lain sebagainya.Ini bahasa wahyu, bahasa Allah, bahasa Al-Qur’an.Maka, tidak seorang pun yang bisa mengubahnya. Inilah bahasa internal-teologis umat Islam. Tapi dalam mu’amalah, interaksi sosial, habl min an-nās, kata ‘kāfir’ tidak akan pernah digunakan secara vulgar. Karena umat Islam punya kewajiban penting dalam mu’amalah, yaitu perintah Allah ‘wa qūlū li an-nās husnan’ (ucapkanlah kepada manusia hal yang indah-indah, yang baik-baik, Qs. 2: 83).

            Maka, hemat penulis, mengatakan kata ‘kāfir’ kepada pemeluk agama di luar Islam di ruang publik tidak dapat dibenarkan. Dan selama ini pun ini yang berjalan. Sebagaimana penganut agama lain, misalnya Nasrani, juga tak mungkin mengatakan ‘domba tersesat’ secara vulgar maupun di ruang publik kepada orang Islam. Karena jika ini dilakukan akan memicu permusuhan antar-agama. Dan tentu akan membahayakan kerukunan umat beragama dan merusak stabilitas bangsa dan negara Indonesia.[]

Aktivis Muslim dan penulis buku ‘Membongkar Kedok Liberalisme di Indonesia’

The post Kāfir Dzimmī atau Warga Negara? appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161812
Duka Selimuti Memorial Park Saat Pemakaman Korban Teror Masjid Selandia Baru http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2019/03/21/161806/duka-selimuti-memorial-park-saat-pemakaman-korban-teror-masjid-selandia-baru.html Thu, 21 Mar 2019 04:40:21 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161806

Kegagalan pihak berwenang untuk mempercepat proses mengidentifikasi mereka yang telah meninggal semakin menambah kesedihan masyarakat, terutama keluarga para korban

The post Duka Selimuti Memorial Park Saat Pemakaman Korban Teror Masjid Selandia Baru appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

 Hidayatullah.com–Ratusan pelayat hari Rabu, 20 Maret 2019, berkumpul di komplek pemakaman di dekat Linwood Islamic Centre di Christchurch, salah satu dari dua tempat ibadah yang sasaran serangan teroris yang menewaskan 50 jemaah shalat Jumat.

Suasana duka menyelimuti  Memorial Park di Christchurch, Selandia Baru, ketika enam jenazah  mulai dimakamkan dikuburkan  dekat Masjid Linwood sejauh ini. Termasuk pengungsi Suriah, Khalid Mustafa (44), dan Hamza yang berusia 15 tahun.

Junaidi Ismail (36),  Ashraf Ali dan dua korban lagi namanya tak dikenal  juga dimakamkan dalam acara tersebut dengan ditemani oleh banyak penyunjung untuk membantu membawa dan mengubur jenazah ke tempat peristirahatan perakhir.

Putra Khalid, yang terluka dalam insiden itu, Zaid (13), juga duduk kursi roda dan melakukan doa  untuk almarhum ayah dan saudara lelakinya.

“Aku tidak seharusnya berdiri di depanmu, aku seharusnya berbaring di sebelahmu,” kata Zaid di makam ayah dan kakaknya.

Baca: ‘Khilafah Utsmani dan Perang Salib’, Pesan Teror Brenton Tarrant

Pelayat berbaris untuk membantu mengisi liang lahat dengan tanah menggunakan tangan mereka setelah jenazah korban diletakkan untuk beristirahat. Orang-orang diminta untuk tidak menggunakan sekop untuk memastikan semua orang mendapat bagiannya.

Pelayat menggambarkan kesedihan emosional yang dialami oleh semua orang di upacara hari Rabu (20/3).

“Semua orang berduka dengan cara yang tidak bisa kami jelaskan,” Gulshad Ali, yang melakukan perjalanan dari Auckland untuk menghadiri pemakaman itu, mengatakan kepada Aljazeera. “Saya merasa hancur, secara emosional saya terguncang melihat jenazah-jenazah dimakamkan.”

Imam Mohamed Aljibaly dari Pusat Islam Australia, mengatakan, keluarga itu melarikan diri dari perang delapan tahun yang berlarut-larut di Suriah, tetapi akhirnya mereka terbunuh di  negara teraman di dunia.

“Mereka adalah ayah dan anak, saudara lelaki Suriah yang lolos dari perang dan pembunuhan yang terjadi setiap hari tetapi terbunuh di Selandia Baru yang dianggap sebagai rumah baru,” katanya dikutip AFP.

Putra Khalid, yang terluka dalam insiden itu, Zaid (13), juga duduk kursi roda dan melakukan doa untuk almarhum ayah dan saudara lelakinya

“Ada ayah dan anak. Dia adalah saudara kami dari Suriah dan dia melarikan diri dari apa yang terjadi di Suriah setiap hari, dan pembantaian yang terjadi di sana hampir setiap hari, hanya untuk meninggal di Selandia Baru, tempat yang dia anggap sebagai rumah barunya karena dia adalah seorang pengungsi,” kata Aljibaly.

Baca:  Teror Masjid Selandia Baru Akibat Usaha Adu Domba Antar Agama

Perdana Menteri Ardern mengatakan dia sangat sedih mendengar berita bahwa keluarga Mustafa dari Suriah telah terbunuh di peristiwa “mengerikan” yang terjadi hari Jumat (15/3).

“Saya tidak bisa mejelaskan sulitnya mengetahui bahwa ada keluarga yang datang ke sini untuk mendapatkan keselamatan dan perlindungan, dan mereka seharusnya aman di sini … Ini adalah rumah mereka,” kata Ardern kepada Aljazeera saat konferensi pers di kantor polisi Christchurch Central.

Pemimpin Selandia Baru itu sebelumnya mengunjungi SMA Cashmere Christchurch, tempat Hamza belajar.

“Saya mendengar kesedihan mereka, (dan) saya turut merasakannya,” katanya.

Sementara itu, polisi dalam sebuah pernyataan mengatakan pihak berwenang telah mengidentifikasi 27 mayat dan akan menyerahkannya kepada keluarga mereka hari ini.

Baca:  Dubes Australia: Teror di Selandia Baru Bertentangan dengan Agama

Kegagalan pihak berwenang untuk mempercepat proses mengidentifikasi mereka yang telah meninggal semakin menambah kesedihan masyarakat, terutama keluarga para korban.

Kepolisian Selandia Baru pada Rabu menyebutkan identitas enam korban penembakan di Masjid An Noor.

Pimpinan kepolisian sermpat, Komisaris Mike Bush mengatakan 21 mayat telah selesai diidentifikasi dan sudah diserahkan kepada keluarga. Pemeriksaan post-mortem terhadap 50 jenazah sudah selesai, kata polisi.

Tetapi beberapa keluarga menyatakan frustrasi dengan proses identifikasi yang beberapa kali tertunda. Mohamed Safi, 23 tahun, yang ayahnya Matiullah Safi meninggal akibat serangan di Masjid Al Noor, mengeluhkan kurangnya informasi.

Dia mengatakan kepada kantor berita AFP: “Mereka hanya mengatakan bahwa mereka sedang melakukan prosedur mereka … Mengapa saya tidak tahu apa yang dilakukan mereka dalam mengidentifikasi jenazah?”

Baca:  [Update] 50 Orang Meninggal Korban Teror di Masjid Selandia Baru

Imigran

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa, polisi mengatakan: “[Kami] sangat menyadari frustrasi oleh keluarga dengan lamanya waktu yang diperlukan untuk proses identifikasi setelah serangan teror Jumat.

“Kami melakukan semua yang kami bisa lakukan, dan secepat mungkin kami akan menyerahkan jenazah korban kepada orang-orang yang mencintainya,” ujarnya dikutip BBC.

Layanan imigrasi Selandia Baru mengatakan terus dan akan memproses visa bagi keluarga para korban yang ingin datang dari luar negeri untuk menghadiri pemakaman.

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern menyerukan perjuangan global untuk membasmi ideologi rasis sayap kanan menyusul serangan mematikan pekan lalu di dua masjid di Kota Christchurch.

Baca:  Selandia Baru: Serangan di masjid adalah momen dampak atas politik kejahatan

Dalam salah-satu wawancara pertamanya sejak tragedi itu, dia mengatakan kepada BBC bahwa dia menolak gagasan yang menyebut bahwa kehadiran migran telah memicu rasisme.

“Tapi saya akan menyerukan perjuangan global,” tambahnya.

“Apa yang terjadi di Selandia Baru adalah kekerasan yang dibawa oleh seseorang yang tumbuh dan belajar ideologinya di tempat lain.

“Jika kita ingin memastikan secara global bahwa kita adalah dunia yang aman dan toleran serta inklusif kita tidak dapat memikirkan hal ini dalam konteks perbatasan.”

Dia membela kebijakan negaranya yang menerima pengungsi, dengan mengatakan: “Kami adalah negara yang ramah,” katanya kepada BBC.*

The post Duka Selimuti Memorial Park Saat Pemakaman Korban Teror Masjid Selandia Baru appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161806
Utamakan Akhlak, Muliakan Tamu http://www.hidayatullah.com/kolom/meminang-surga/read/2019/03/21/161801/utamakan-akhlak-muliakan-tamu.html Thu, 21 Mar 2019 02:53:37 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161801

Berbeda pilihan bukan penghalang untuk tetap memberikan sambutan yang baik dan menunjukkan adab yang baik

The post Utamakan Akhlak, Muliakan Tamu appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

 

INSYAALLAH hari ini KH. Ma’ruf Amin akan berkunjung ke Pondok Pesantren Hidayatullah di Gunung Tembak. Ini merupakan kunjungan yang sangat bersejarah karena inilah untuk pertama kalinya dalam sejarah Hidayatullah Gunung Tembak, beliau berkenan berkunjung.

Maka sudah sepatutnya sebagai kehadiran beliau disambut dan sebagai tamu, beliau dimuliakan. Begitulah akhlak santri kepada seorang ‘alim, dan seperti itulah akhlak tuan rumah kepada tamu.

Bahwa kedatangan beliau ke Gunung Tembak saat ini hampir pasti juga dalam kedudukan sebagai calon wakil presiden, di luar kedudukan beliau sebagai seorang ‘alim, itu persoalan yang berbeda. Justru ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi kaum muslimin bahwa berbeda pilihan bukan penghalang untuk tetap memberikan sambutan yang baik dan menunjukkan adab yang baik.

Kita semua sudah sangat tahu melalui berbagai cuitan pribadi warga Hidayatullah, publikasi di majalah resmi milik Majalah Hidayatullah, bahwa konsekuensi dari mengikuti Ijtima’ ‘Ulama adalah mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, yakni Prabowo – Sandi.

Justru karena pilihan kita bukan alasan politik praktis, tetapi bentuk ketaatan kepada Ijtima’ ‘Ulama, maka kita harus senantiasa berusaha menunjukkan akhlak mulia sebagai seorang muslim sebagaimana telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah Muhammad ﷺ, para sahabat radhiyallahu ‘anhum, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan orang-orang shalih sesudahnya.

Inilah garis kita. Cawapres Sandiaga Uno sendiri senantiasa menunjukkan di berbagai kesempatan bagaimana beliau tetap menjaga akhlaknya, bahkan kepada orang-orang yang menghadangnya saat akan berkampanye. Maka kita tunjukkan pula akhlak yang baik kepada tamu, meskipun pilihan politiknya berbeda.

Lebih-lebih ketika yang datang adalah seorang ‘alim, maka sepatutnya kita tunjukkan penghormatan kita sebagai santri, sebagai warga Hidayatullah. Ikramdhuyuf (memuliakan tetamu).

Ingatlah bahwa pertimbangan pertama kita adalah agama; dienul Islam yang haq. Kita berakhlak sesuai tuntunan agama. Adapun soal Capres Cawapres, kita tetap memilih nomor urut 02. Insya Allah.*

IG @Mohammadfauziladhim

The post Utamakan Akhlak, Muliakan Tamu appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161801
Tim SAR Temukan Jenazah Sudah Tak Dikenali di Papua http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/03/21/161798/tim-sar-temukan-jenazah-sudah-tak-dikenali-di-papua.html Thu, 21 Mar 2019 02:26:19 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161798

Kondisi di lapangan masih darurat. Baik pengungsi maupun relawan juga masih memerlukan kebutuhan mendesak.

The post Tim SAR Temukan Jenazah Sudah Tak Dikenali di Papua appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Dalam upaya pencarian dan penyelamatan, tim SAR gabungan menemukan sejumlah jenazah korban banjir bandang Papua yang sudak tidak dikenali lagi.

Setidaknya ada dua jenazah yang ditemukan dalam kondisi tak dikenali lagi, satu laki-laki dan satu perempuan.

Dankorlap TASK Hidayatullah Peduli Papua Ahmad Hamim yang turut dalam pencarian bersama tim SAR gabungan, mengatakan, pencarian itu dilakukan pada Rabu (20/03/2019).

Setelah mengikuti apel bersama para relawan/SAR gabungan di posko induk Kantor Bupati Jayapura, Papua, pada pukul 08.00 WIT, tim melakukan pencarian ke sejumlah titik.

Baca: Tanggap Darurat Banjir Papua 16-29 Maret, 2.317 Personil Diterjunkan

Regu 1 TASK bergerak di Kampung Kemiri, Sentani, Kabupaten Jayapura. “(Di sini) ditemukan 1 jenazah, laki-laki (tidak dikenali),” ujar Hamim kepada hidayatullah.com, Kamis (21/03/2019).

Sedangkan regu 2 bergerak di kawasan Perumahan Taruna. “(Di sini) ditemukan 1 jenazah, perempuan (tidak dikenali),” ujarnya.

Untuk regu 3 di Perumahan Gajahmada, menemukan 2 jenazah.

Korban ditemukan dalam keadaan tubuhnya sudah membusuk sebagian, tertimbun tanah dan material yang terbawa saat banjir bandang.

Baca: 104 Orang Meninggal di Papua, Pemakaman Massal Besok

Selain melakukan operasi SAR, TASK Hidayatullah melakukan asesmen ke daerah-daerah yang terdampak bencana dan titik pengungsian. Antara lain mengunjungi warga di Pulau Danau Sentani. Di sini, masih berdasarkan laporan Hamim, terdapat 57 kepala keluarga (KK) yang mengungsi termasuk 15 ibu menyusui. Di daerah sebanyak 18 rumah mengalami rusak parah.

Sedangkan di Masjid Doyo Baru, terdapat 40 KK dan 10 orang ibu menyusui.

TASK Hidayatullah juga membagikan makanan siap saji sebanyak 200 bungkus di sepanjang jalan Pasar Lama.

Adapun puluhan personil TASK yang diterjunkan terdiri SAR Hidayatullah, BMH Papua, santri dan pengasuh, serta relawan Al-Birr dari Jakarta, sebut Hamim.

Baca: Kebutuhan Mendesak Korban Banjir Papua

Ia juga menyampaikan kondisi di lapangan masih darurat. Baik pengungsi maupun relawan juga masih memerlukan kebutuhan mendesak.

“Dana operasional, untuk sementara dana di backup BMH perwakilan Papua dan dana pribadi relawan (sangat terbatas),” sebut Hamim, pria asal Solo, Jawa Tengah, yang sudah makan asam garam sebagai relawan ke berbagai lokasi bencana ini.*

The post Tim SAR Temukan Jenazah Sudah Tak Dikenali di Papua appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161798
Menhub ungkap Jokowi Arahkan Menteri Agar Kunjungi Pesantren http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/03/21/161794/menhub-ungkap-jokowi-arahkan-menteri-agar-kunjungi-pesantren.html Thu, 21 Mar 2019 01:49:01 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161794

“Saya pembantu Presiden. Saya diminta, jangan lupa mengunjungi pesantren."

The post Menhub ungkap Jokowi Arahkan Menteri Agar Kunjungi Pesantren appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com– Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, ada arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menteri yang berkunjung ke daerah harus menyempatkan diri ke pesantren.

“Saya pembantu Presiden. Saya diminta, jangan lupa mengunjungi pesantren,” ujar Menhub Budi di Pondok Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Mangkoso, Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (20/03/2019).

Demikian alasan Menhub Budi Karya berkunjung ke pesantren yang membina tiga kampus dengan total 2.882 santri-santriwati tersebut.

Kunjungan Menhub Budi Karya ke pesantren tersebut dilakukan di sela-sela peninjauan pembangunan jalur Kereta Api (KA) Lintas Makassar-Parepare, Sulsel.

Setelah meninjau progres pembangunan proyek andalan Sulsel yang menghubungkan Makassar dan Parepare itu, Menhub menyempatkan diri berkunjung ke Barru.

Memang, lokasi pesantren yang sudah berusia 80 tahun itu tidak jauh dari jalur kereta api. Menhub Budi Karya didampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Dalam kunjungan tersebut, kutip INI-Net, Kamis (21/03/2019), Budi Karya menyumbang dana Rp 50 juta dan 100 sak semen untuk pesantren.

Budi Karya juga berjanji akan membantu pengadaan bus untuk pesantren yang berdiri pada 21 Desember 1938 itu oleh KH Ambo Dalle itu. Gubernur Sulsel pun menjanjikan 2 unit bus.

Jokowi merupakan calon presiden petahana pada Pemilihan Umum yang akan digelar tanggal 17 April 2019 mendatang.*

 

The post Menhub ungkap Jokowi Arahkan Menteri Agar Kunjungi Pesantren appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161794
[Video] Indonesia Sudah Punya, Mesir Beli Jet Tempur Su-35 dari Rusia Senilai $2 Miliar http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2019/03/21/161775/video-indonesia-sudah-punya-mesir-beli-jet-tempur-su-35-dari-rusia-senilai-2-miliar.html Wed, 20 Mar 2019 23:10:37 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161775

Hidayatullah.com–Kairo dan Moskow telah menandatangani kesepakatan pembelian lebih dari 20 jet tempur Su-35 senilai $2 miliar. Perjanjian jual-beli pesawat tempur […]

The post [Video] Indonesia Sudah Punya, Mesir Beli Jet Tempur Su-35 dari Rusia Senilai $2 Miliar appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Kairo dan Moskow telah menandatangani kesepakatan pembelian lebih dari 20 jet tempur Su-35 senilai $2 miliar.

Perjanjian jual-beli pesawat tempur yang disepakati akhir 2018 itu menyebutkan bahwa pengiriman pertama akan dilakukan pada tahun 2020-2021, menurut para petinggi industri pertahanan Rusia yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir RT hari Senin (18/3/2019) dari koran bisnis Kommersant.

Salah satu sumber mengatakan, dengan disepakatinya perjanjian itu, pabrik pembuat pesawat terbesar di Komsomolsk-on-Amur di kawasan Timur Jauh akan bekerja dalam kapasitas penuh selama beberapa tahun.

Jet tempur Su-35 merupakan pesawat perang multifungsi yang dirancang Sukhoi berdasarkan pesawat legendaris Su-27 bermesin ganda yang lincah bermanuver di udara. Prototipe Su-35 pertama kali dirilis tahun 2007 dan produksinya dimulai tahun 2009 (lihat video di bawah). Jet tempur itu kemudian diikuti oleh generasi kelima pesawat siluman PAK-FA.

Dilengkapi dengan 12 sampai 14 weapon hardpoints (posisi di mana senjata diletakkan), Su-35 mampu melesatkan peluru kendali radar K-77M yang memiliki kemampuan jelajah hampir 200 kilometer. Jet tempur itu juga dilengkapi dengan meriam 30mm dengan 150 putaran untuk tembakan beruntun atau pertempuran kejar-kejaran di udara. Su-35 juga mampu membawa amunisi dari darat ke udara berbobot sampai 8.000 kilogram.

Su-35 buatan Sukhoi saat ini dipakai Angkatan Udara Rusia.

Variannya yang diberi nama Su-35SK dibeli militer China. Pengiriman 4 pesawat pertama dilakukan pada tahun 2016, kemudian 10 pesawat di tahun 2017, dan terakhir 10 pesawat tahun 2018.

Pada Februari 2018, pemerintah Rusia dan Indonesia mencapai kesepakatan pembelian 11 pesawat Su-35 senilai $1,14 miliar, yang pengiriman pertamanya dikabarkan dilakukan pada Oktober 2018.

Menyusul kesuksesan penggunaan Su-35 di Suriah, sejumlah negara mengutarakan minatnya untuk memiliki pesawat tersebut. Uni Emirat Arab, India, Aljazair, Vietnam, Kazakhstan, Korea Utara, Pakistan dan Sudan disebut-sebut sebagai calon pembeli potensial Su-35.*

The post [Video] Indonesia Sudah Punya, Mesir Beli Jet Tempur Su-35 dari Rusia Senilai $2 Miliar appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161775
Kanselir Merkel Persilahkan Huawei Ikut Bangun 5G di Jerman http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2019/03/21/161772/kanselir-merkel-persilahkan-huawei-ikut-bangun-5g-di-jerman.html Wed, 20 Mar 2019 23:00:19 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161772

Hidayatullah.com—Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa pemerintahannya tidak akan mengecualikan Huawei atau perusahaan apapun dari peluang membantu pembangunan teknologi telekomunikasi […]

The post Kanselir Merkel Persilahkan Huawei Ikut Bangun 5G di Jerman appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com—Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa pemerintahannya tidak akan mengecualikan Huawei atau perusahaan apapun dari peluang membantu pembangunan teknologi telekomunikasi 5G di Jerman karena semata berasal dari China.

“Pemerintah sudah mengatakan bahwa pendekatan kami tidak semata mengecualikan satu perusahaan atau satu aktor, melainkan kami memiliki persyaratan yang harus dipenuhi oleh para kompetitor untuk [pembangunan] teknologi 5G ini,” kata Merkel dalam pertemuan tahunan Global Solutions Summit di Berlin hari Selasa (19/3/2019) seperti dilansir RT.

Lebih lanjut Kanselir Merkel mengatakan bahwa regulasi yang berkaitan dengan pembangunan 5G di Jerman akan diatur dalam legislasi telekomunikasi yang baru.

“Dan kemudian kami harus berbicara dengan mitra-mitra kami, sebab mereka juga memiliki ide-ide,” imbuh kepala pemerintahan Jerman itu.

Komentar Merkel itu dibuat satu pekan setelah dia menyatakan bahwa Jerman akan menetapkan standar keamanannya sendiri untuk jaringan telekomunikasi bergerak 5G.

Beberapa bulan terakhir pemerintah Washington yang dipimpin Presiden Donald Trump menyeru kepada pemerintah negara-negara sekutunya agar menolak bekerja sama dengan Huawei.

Dubes AS untuk Jerman Richard Grenell mengirim surat kepada Menteri Perekonomian Jerman Peter Almaier berisi peringatan risiko keamanan apabila Huawei diikutsertakan dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Tidak hanya itu, dalam suratnya Grenell juga mengatakan bahwa pengabaian terhadap peringatan Washington tersebut dapat mengakibatkan diturunkannya level kerja sama intelijen antara kedua negara.

Berlin sudah menyuarakan protesnya atas keberatan Amerika Serikat atas Huawei tersebut, dan menegaskan Washington tidak memberikan bukti apapun bahwa produk China akan menimbulkan bahaya bagi keamanan negara.

Mantan kanselir Jerman Gerhard Schroeder mengkritik keras surat Grenell itu sebagai “pemerasan terang-terangan.”

Awal bulan maret ini Huawei mengumumkan bahwa pihaknya mengajukan gugatan hukum atas pemerintah Amerika Serikat terkait keputusannya melarang badan-badan federal menggunakan produk-produknya.*

The post Kanselir Merkel Persilahkan Huawei Ikut Bangun 5G di Jerman appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161772
Di Uganda Tiga Orang Meninggal Seratusan Sakit Makan Bantuan Pangan PBB http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2019/03/21/161709/di-uganda-tiga-orang-meninggal-seratusan-sakit-makan-bantuan-pangan-pbb.html Wed, 20 Mar 2019 22:45:58 +0000 http://www.hidayatullah.com/?p=161709

Hidayatullah.com–Uganda sedang menyelidiki pasokan bahan pangan dari World Food Program (WFP) setelah tiga orang meninggal dunia dan lebih dari 150 […]

The post Di Uganda Tiga Orang Meninggal Seratusan Sakit Makan Bantuan Pangan PBB appeared first on Hidayatullah.com.

]]>

Hidayatullah.com–Uganda sedang menyelidiki pasokan bahan pangan dari World Food Program (WFP) setelah tiga orang meninggal dunia dan lebih dari 150 orang lainnya jatuh sakit beberapa hari ini, kata pihak kepolisian.

Bantuan pangan itu bagian dari program Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk masyarakat di Karamoja, daerah semi-kekeringan di mana badan urusan bantuan pangan PBB itu sejak lama menyalurkan makanan ke warga yang mengalami gagal panen.

Orang-orang mengalami diare, mimisan dan gangguan kesehatan lain setelah mengkonsumsi makanan yang diberikan, kata polisi dalam pernyataan yang dirilis Senin malam (18/3/2019) seperti dilansir Reuters.

Sampel makanan dan air seni pasien sudah dikirim ke laboratoriun milik pemerintah untuk dianalisis.

WFP belum bersedia memberikan komentar perihal investigasi yang dilakukan kepolisian itu.

WFP hari Sabtu mengatakan bahwa pihaknya sudah menghentikan sementara pembagian Super Cereal –bahan pangan campuran yang diimbuhi berbagai macam vitamin dan mineral– di seluruh wilayah kerjanya di Uganda.

Uganda saat ini menampung pengungsi dalam jumlah banyak, terutama dari negara Sudan Selatan dan Republik Demokratik Kongo di mana gangguan keamanan menyebabkan ratusan ribu orang terpaksa meninggalkan kampung halamannya.*

The post Di Uganda Tiga Orang Meninggal Seratusan Sakit Makan Bantuan Pangan PBB appeared first on Hidayatullah.com.

]]>
161709