Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Mereka Memilih Berani

Ustadz Ini Diusir dari Kontrakan Saat Merintis Pesantren

Bagikan:

Hidayatullah.com | GEDUNG-gedung SMP dan SMK Al Qalam Hidayatullah Magetan itu cukup megah. Namun siapa sangka ia dibangun oleh pemuda tanpa modal rupiah.

AInur Rofiq berangkat saja  ditugaskan ke Magetan. Padahal ia sama sekali belum pernah berkunjung ke kabupaten yang terletak di kaki Gunung Lawu itu, walau ia sendirinya asli Jawa Timur. Bukan tugas yang enteng-enteng saja. Tugas berat. Mendirikan pesantren! Tapi ia merasa siap.

Jangankan  dibayangkan Rofiq membawa uang segepok. Ia hanya dibekali uang yang hanya cukup untuk ongkos perjalanan dari Surabaya  menuju Magetan. Ia juga belum tahu alamat yang dituju. Ia benar-benar terjun bebas. yang menjadi bekal utamanya adalah keyakinan kepada pertolongan Allah SWT. Itulah yang selalu diajarkan  Ustadz Abdulrahman, Pembina Hidayatullah Surabaya.

Sesiap-siapnya Rofiq, begitu tutun di terminal bis Magetan ia bingung juga. “Saya bingung mau kemana,” katanya wartawan Hidayatullah.com pertengahan Desember lalu. Ia kemudian memilih meluncur ke Masjid Agung  Magetan. Di situlah ia memohon petunjukkan kepada Allah SWT.

Dan pertongan itu begitu dekat. Ada seseorang yang memberi informasi yayasan yatim piatu. Ke situlah Rofiq menumpang menginal. Dari sinilah perjuangan mendirikan pesantren dimulai. Tidak mudah tentunya.

Ia pindah dari satu tempat lain ke tempat lain. Pernah pula diusir dari rumah kontrakan. Dianggap ustadz yang tidak realitis. Parahnya lagi, ia pernah makan daun jati hanya sekedar agar bisa bertahan hidup.

Saksikan video selengkapnya di chanel Suara Hidayatullah di youtube dengan judul Perjuangan “Mendirikan Pesantren Hidayatullah Magetan’.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Setelah Berbagi Kurban, Kembali Mengantar Syadahat Warga Pedalaman Halmahera

Setelah Berbagi Kurban, Kembali Mengantar Syadahat Warga Pedalaman Halmahera

Membangun Pesantren di Daerah Buangan

Membangun Pesantren di Daerah Buangan

Kandang Sapi ‘Disulap’ Menjadi Kelas

Kandang Sapi ‘Disulap’ Menjadi Kelas

Fatu Marando, Medan Dakwah Penuh Tantangan

Fatu Marando, Medan Dakwah Penuh Tantangan

Masjid Bersemi dari Kandang Sapi

Masjid Bersemi dari Kandang Sapi

Baca Juga

Berita Lainnya