Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kisah & Perjalanan

Pengaruh Islam Indonesia di Australia

BBC
Pengaruh Islam hingga kini masih terus mempengaruhi kehidupan penduduk asli
Bagikan:

Hidayatullah.com–Mungkin hanya sedikit warga Australia yang menyadari bahwa penduduk asli negara itu sudah rajin menjalin komunikasi dengan kaum Muslim di Indonesia, jauh sebelum datangnya koloni Kristen.

Dan, pengaruh Islam hingga kini masih terus mempengaruhi kehidupan penduduk asli, tulis Janak Rogers di BBC.

Sebuah kapal kecil dengan warna putih dan kuning yang terdapat di Pegunungan Wellington, Australia utara, meceritakan kisah yang berbeda dari yang mungkin banyak orang ketahui.

Kapan orang Makassar datang masih belum diketahui pasti. Sejumlah peneliti sejarah mengatakan mereka datang pada 1750-an, tetapi penelitian radiokarbon terhadap kapal menunjukan lebih tua dari itu, sekitar 1664 atau mungkin awal 1500.
Pengaruh budaya

Mereka rupanya datang rutin untuk mengambil teripang, yang harganya mahal karena dipakai untuk pengobatan dan makanan China.

Nelayan Muslim Makassar mencari teripang hingga ke Australia

Nelayan Muslim Makassar mencari teripang hingga ke Australia

Orang Makassar ini menjadi titik awal upaya hubungan internasional penduduk asli Australia, menurut antropolog John Bradley dari Universitas Monash. Dan hubungan ini ternyata sukses!

“Mereka melakukan hubungan dagang. Ini berlangsung adil – tanpa ada penilaian rasial, tidak ada kebijakan ras,” kata John Bradley dikutip BBC,  Rabu (25/06/2014).

Ini bertolak belakang dengan Inggris. Inggris memiliki pandangan bahwa daratan tidak dimiliki siapapun, karena itu mereka umumnya menjajah wilayah baru begitu saja – tanpa ada ada pengakuan hak-hak penduduk asli yang menempati wilayah itu.

Sejumlah pedagang Makassar menetap dan menikah dengan penduduk asli, meninggalkan jejak religi dan budaya di Australia.
Nelayan Muslim Makassar mencari teripang hingga ke Australia.

Lukisan kapal Indonesia di gua Austalia utara. Kapal ini adalah kapal tradisional Indonesia yang dibawa nelayan Muslim dari Makassar dalam misinya mencari teripang laut

Lukisan kapal Indonesia di gua Austalia utara. Kapal ini adalah kapal tradisional Indonesia yang dibawa nelayan Muslim dari Makassar dalam misinya mencari teripang laut

Ini bisa terlihat dari lukisan gua dan kesenian penduduk asli. Kepercayaan Islam mempengaruhi mitologi mereka.

“Juka Anda pergi ke timur laut Arnhem Land, ada jejak (Islam) pada lagu, lukisan, tari, dan ritual pemakaman mereka,” kata Bradley.

“Ini cukup jelas terlihat karena dari analisa linguistik Anda akan mendengar nyanyian pujian kepada Allah, atau setidaknya doa kepada Allah.”*

Mahasiswa Indonesia Raih Gelar Master dengan Nilai Tertinggi di Universitas Al-Azhar

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kisah Mantan Aspri Wapres: Melamar Calon Istri Bermaharkan Tesis

Kisah Mantan Aspri Wapres: Melamar Calon Istri Bermaharkan Tesis

Kaifa Haluk Yaa Sharon?

Kaifa Haluk Yaa Sharon?

Dari Jakarta Mau Banyak Anak, Dari Flores Cari Berkah

Dari Jakarta Mau Banyak Anak, Dari Flores Cari Berkah

Pengalaman Hidup di Qatar yang Diisolasi

Pengalaman Hidup di Qatar yang Diisolasi

Pengemis Hasilkan 700 Juta Riyal di Arab Saudi Setiap Tahun

Pengemis Hasilkan 700 Juta Riyal di Arab Saudi Setiap Tahun

Baca Juga

Berita Lainnya