Selasa, 30 November 2021 / 24 Rabiul Akhir 1443 H

Palestina Terkini

13 Keluarga Palestina di Silwan Menghadapi Pembongkaran Rumah

Bagikan:

Hidayatullah.com — Batas waktu yang ditetapkan oleh pendudukan “Israel” untuk menghancurkan rumah 13 keluarga Palestina di daerah Al-Bustan di lingkungan Silwan Yerusalem telah berakhir pada hari Ahad (27/06/2021). Keluarga-keluarga itu sekarang menghadapi deportasi paksa untuk membuka jalan bagi sebuah taman arkeologi “Israel”, lansir Middle East Monitor.

Mengomentari masalah ini, seorang aktivis yang dilaporkan oleh Al-Araby Al-Jadeed menyatakan bahwa lingkungan Al-Bustan, rumah bagi sekitar 1.500 penduduk Palestina, berisiko dibersihkan secara etnis.

Penduduk di daerah itu diberi tenggat waktu, yang lewat pada Ahad sore, untuk menghancurkan rumah mereka sendiri; jika tidak, pasukan Zionis “Israel” akan melakukan pembongkaran dan menagih mereka denda $20.000.

Pengadilan pendudukan “Israel” telah mengeluarkan perintah pembongkaran terhadap 71 rumah lain di daerah yang sama, tanpa menentukan tanggal pelaksanaannya.

Ini adalah bagian dari kebijakan pembersihan etnis dan likuidasi kehadiran Arab di lingkungan dekat Masjid Al-Aqsha, kantor berita Wafa melaporkan, yang menyatakan bahwa tindakan tersebut bertujuan untuk mengubah struktur demografis dan meningkatkan jumlah pemukim ilegal “Israel” di Yerusalem.

Daerah Al-Bustan di Silwan, yang terletak di selatan Kota Tua Yerusalem, adalah rumah bagi 119 keluarga di 88 bangunan di bawah ancaman pembongkaran demi taman arkeologi “Israel”.

Sejak 2005, warga Al-Bustan telah menerima peringatan untuk menghancurkan hampir 90 rumah dengan dalih membangun tanpa izin.

Kota Pendudukan “Israel” Yerusalem telah secara resmi mengubah nama Al-Bustan menjadi Gan Hamelekh (Taman Raja), mengklaim bahwa itu adalah taman untuk raja-raja “Israel” ribuan tahun yang lalu.

Terletak di selatan Kota Tua Yerusalem, berdekatan dengan temboknya, Silwan memiliki populasi sekitar 33.000 warga Palestina dan telah menjadi sasaran organisasi pemukim ilegal “Israel” selama bertahun-tahun.

Dalam beberapa kasus, penduduk Palestina terpaksa berbagi rumah dengan pemukim, menurut kantor berita Wafa.

Beberapa dari keluarga ini telah tinggal di Silwan selama lebih dari 50 tahun sejak mereka mengungsi dari Kota Tua pada 1960-an.*

Rep: Fida A.
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Pasukan Zionis Hancurkan Sebuah Masjid di Palestina

Pasukan Zionis Hancurkan Sebuah Masjid di Palestina

Video Jihad Islam Ledakkan Jip Zionis Dilansir

Video Jihad Islam Ledakkan Jip Zionis Dilansir

Tahanan Palestina Dilarang Terima Kunjungan Anak ‘Bayi Tabung’nya

Tahanan Palestina Dilarang Terima Kunjungan Anak ‘Bayi Tabung’nya

Gaza Semakin Berdarah, Korban Tewas 572 Orang

Gaza Semakin Berdarah, Korban Tewas 572 Orang

Berkembang Pesat, Akhir 2018 Jumlah  Orang Palestina di Dunia 13 Juta

Berkembang Pesat, Akhir 2018 Jumlah Orang Palestina di Dunia 13 Juta

Baca Juga

Berita Lainnya