Rabu, 19 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Palestina Terkini

Hampir Kedaluwarsa, Otoritas Palestina Batalkan Kesepakatan Pertukaran Vaksin dengan “Israel”

vaksin kedaluwarsa
Bagikan:

Hidayatullah.com–Otoritas Palestina (OP), pengelola wilayah Palestina yang dijajah, telah membatalkan kesepakatan vaksin yang hampir kedaluwarsa dengan “Israel”.

Dilansir BBC pada Sabtu (19/06/2021), OP mengatakan vaksin Pfizer terlalu dekat dengan tanggal kedaluwarsa.

Sebelumnya, “Israel” mengatakan tidak membutuhkan stok vaksin lama dan akan menggunakannya untuk mempercepat program vaksinasi Palestina.

Sebagai imbalannya, OP akan memberi “Israel” jumlah vaksin yang sama seperti yang mereka harapkan dari Pfizer di akhir tahun.

Namun, ketika suplai pertama dari “Israel” tiba, para pejabat Palestina mengatakan vaksin tersebut mendekati tanggal kedaluwarsa dari yang diperkirakan.

Mereka mengatakan tidak ada cukup waktu untuk menggunakannya, dan kesepakatan itu batal.

Juru bicara OP Ibrahim Melhem mengatakan pengiriman awal sekitar 90.000 dosis gagal sesuai “dengan spesifikasi yang terkandung dalam perjanjian, dan karenanya Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh menginstruksikan menteri kesehatan untuk membatalkan perjanjian”.

“Pemerintah menolak menerima vaksin yang akan kedaluwarsa,” katanya dalam pernyataannya, dilaporkan kantor berita resmi Wafa.

Melhem menambahkan bahwa mereka akan menunggu pengiriman vaksin yang dipesan langsung dari Pfizer.

Dalam sebuah tweet sebelumnya pada hari Jumat, menteri kesehatan baru “Israel” Nitzan Horowitz mengatakan bahwa “virus corona tidak mengenal batas dan tidak membedakan orang”.

Dia mengatakan bahwa “pertukaran vaksin yang penting” adalah untuk kepentingan kedua belah pihak. Dia juga berharap untuk “kerja sama antara Israel dan tetangga Palestinanya di wilayah lain”.

Kantor Perdana Menteri “Israel” Naftali Bennett mengatakan “Israel telah menandatangani perjanjian dengan Otoritas Palestina. Dan akan memasok sekitar satu juta dosis vaksin Pfizer yang akan segera kedaluwarsa”, tanpa menentukan tanggal penggunaan.

“Israel akan menerima jumlah dosis Pfizer yang sama pada September/Oktober 2021. Yang diperuntukkan bagi Otoritas Palestina,” bunyi pernyataan “Israel”.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Mengenal Rabi Yehuda Glick, Provokator Kekerasan di Al-Aqsha

Mengenal Rabi Yehuda Glick, Provokator Kekerasan di Al-Aqsha

6.000 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di ‘Israel’ Setiap Tahun

6.000 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di ‘Israel’ Setiap Tahun

Israel Masukkan Teriakkan Takbir jadi  Delik Kriminal

Israel Masukkan Teriakkan Takbir jadi Delik Kriminal

Israel Buang Sampah Kimia ke Tulkarem

Israel Buang Sampah Kimia ke Tulkarem

Al-Qassam Gempur Tel Aviv dengan  Roket J-80, Kabinet desak Militer Israel Mengalah pada Hamas

Al-Qassam Gempur Tel Aviv dengan Roket J-80, Kabinet desak Militer Israel Mengalah pada Hamas

Baca Juga

Berita Lainnya