Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Palestina Mengutuk Rencana Pemukiman Baru ‘Israel’

The Palestinian Information Center
Pemukiman Ilegal Zionis di Tanah Palestina
Bagikan:

Hidayatullah.com–Otoritas Palestina (OP) pada Rabu (20/01/2021) mengutuk tender ‘Israel’ untuk pembangunan lebih dari 2.500 unit permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki, lapor Anadolu Agency. Pembangunan pemukiman empat kali lipat selama masa jabatan Presiden AS Donald Trump.

“‘Israel’ berpacu dengan waktu untuk menghilangkan apa yang tersisa dari kemungkinan solusi dua negara dan menempatkan lebih banyak hambatan di depan pemerintahan baru AS,” kata juru bicara OP Nabil Abu Rudeineh dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita resmi Wafa.

Juru bicara itu meminta pemerintah AS yang baru untuk mengambil posisi yang jelas tentang kebijakan permukiman ‘Israel’ jika ingin mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan itu.  “Semua aktivitas pemukiman ilegal dan melanggar hukum internasional,” kata Abu Rudeineh.

Pada hari Selasa (19/01/2021), ‘Israel’ menerbitkan tender untuk membangun 2.572 rumah pemukim baru di Tepi Barat, termasuk 460 unit di Yerusalem Timur, menurut LSM Peace Now.  Langkah itu dilakukan setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada 11 Januari menyetujui pembangunan 800 unit permukiman di wilayah pendudukan.

Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dianggap sebagai “wilayah pendudukan” di bawah hukum internasional, membuat semua permukiman Yahudi di sana ilegal.*

Rep: Fida A
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Kepedulian Warga Malaysia Kepada Rakyat Palestina

Kepedulian Warga Malaysia Kepada Rakyat Palestina

Zionis Yakin, 200 Persen Roket Qassam akan Menusuk Israel

Zionis Yakin, 200 Persen Roket Qassam akan Menusuk Israel

Zionis Israel Bangun Sinagog Baru di Kompleks Al-Aqsha

Zionis Israel Bangun Sinagog Baru di Kompleks Al-Aqsha

Netanyahu Pertegas Nafikan Janjinya Bekukan Permukiman

Netanyahu Pertegas Nafikan Janjinya Bekukan Permukiman

HAMAS Disebut Sukses Tukaran Tawanan, Israel Kecewa Abbas

HAMAS Disebut Sukses Tukaran Tawanan, Israel Kecewa Abbas

Baca Juga

Berita Lainnya