Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

‘Israel’ Berencana Membawa Lebih dari 2.000 Orang Yahudi Ethiopia

AP
Anggota komunitas Yahudi Ethiopia memegang foto kerabat di Israel selama acara solidaritas di Addis Ababa, 28 Februari 2018
Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu telah mengatakan kepada mitranya dari Ethiopia bahwa negaranya memiliki niat untuk “segera” membawa lebih dari 2.000 orang Yahudi Ethiopia. Pengumuman itu datang pada Jumat (09/10/2020) setelah panggilan telepon dengan Perdana Menteri Abiy Ahmed, Daily Sabah melaporkan.

Kantor Netanyahu mengatakan keputusan itu “keluar dari komitmennya untuk melanjutkan migrasi orang Yahudi ke ‘Israel’.”

Sekitar 13.000 orang Yahudi Ethiopia berada di ibu kota, Addis Ababa, serta Gondar, kebanyakan dari mereka menunggu untuk dibawa ke ‘Israel’.

Sebagian besar mereka hidup dalam kondisi yang mengerikan dan mengancam akan melakukan mogok makan jika mereka tidak diizinkan melakukan perjalanan ke ‘Israel’. Banyak yang mengatakan mereka memiliki anggota keluarga yang menetap di negara Yahudi.

“Sekitar 250 orang telah pergi ke ‘Israel’ dalam setahun terakhir sampai Covid-19 datang. Sekarang perjalanan telah berhenti, tetapi pejabat Zionis melakukan wawancara online, ”Nigusie Alemu Eyasu, direktur program Komunitas Yahudi Ethiopia, mengatakan kepada The Associated Press (AP).

Aktivis mengatakan pemerintah Zionis pada 2015 berjanji untuk membawa sisa orang Yahudi Ethiopia ke wilayah mereka.

Pada tahun 1991, ketika Ethiopia berada di tengah-tengah perang saudara, ‘Israel’ melakukan Operasi Solomon, mengangkut sekitar 14.500 orang Yahudi Ethiopia keluar dari negara itu dalam waktu kurang dari dua hari.

Sebelumnya, Kepala Badan Yahudi untuk ‘Israel’, Isaac Herzog, mengatakan negara Zionis itu berencana menarik 250.000 imigran Yahudi untuk menetap di negara penjajah itu selama tiga hingga lima tahun.

Menurut hukum ‘Israel’, semua orang Yahudi, tidak peduli di mana mereka lahir atau apa nenek moyang mereka, adalah warga negara Israel yang berhak. Sejumlah organisasi membantu mereka membuat Aliyah, imigrasi ke ‘Israel’ dengan janji pekerjaan dan stabilitas.

Orang Yahudi Ethiopia sering disebut di negara mayoritas Kristen Ortodoks itu sebagai “Falashas”, istilah merendahkan yang diterjemahkan sebagai “orang asing” atau “migran”.*

Rep: Fida' A.
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Penjajah Israel Perpanjang Masa Tahanan Remaja Palestina yang Tampar Tentaranya

Penjajah Israel Perpanjang Masa Tahanan Remaja Palestina yang Tampar Tentaranya

Mengklaim Donor Terbesar, Nikki Haley Sebut Negara Islam Banyak Bicara Soal Palestina

Mengklaim Donor Terbesar, Nikki Haley Sebut Negara Islam Banyak Bicara Soal Palestina

2400 Tawanan Separuh Anak-Anak Mendekam di Penjara Israel

2400 Tawanan Separuh Anak-Anak Mendekam di Penjara Israel

Warga Gaza Bakar Bendera Amerika dan Foto Obama

Warga Gaza Bakar Bendera Amerika dan Foto Obama

500 Pemukim Yahudi Cengkram Kehidupan 300 Ribu Warga Palestina di Khalil

500 Pemukim Yahudi Cengkram Kehidupan 300 Ribu Warga Palestina di Khalil

Baca Juga

Berita Lainnya